Senin, 01 Juni 2020

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Syeikh Muhammad Al syanqithi, berkata: 
" Semoga Allah mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis betapa perlunya Ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui ini "

Ustman bin sawad, ulama salaf, bercerita tentang ibunya. Seorang wanita yang Ahli ibadah. Ketika ibunya akan  meninggal dunia ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata: " wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaran ku alam hidup ku dan setelah kematian ku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku."  Kemudian ia meninggal dunia

Aku suka berziarah ke makam nya setiap hari jum'ah. Aku berdo'a untuknya dan aku memohon ampun baginya dan semua Ahli kubur di situ.

Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku. Aku berkata : " wahai ibuku, bagaimana keadaanmu..? "
Ia menjawab : " wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku Alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terbuat dari tenunan kain sutera."
Aku berkata : " apakah ibu ada keperluan kepadaku..?"
Ia menjawab : " iya, janganlah kamu tinggalkn ziaroh yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang kedatangan mu pada hari jum'ah ketika berangkat dari keluargamu. Orang-orang akan berkata kepadaku : " ini anakmu sudah datang," dan aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang."

Basysyar bin gholib, ulama salaf juga berkata :" aku bermimpi Robiah Al-adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendo'akannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku :" Wahai basysyar , hadiah-hadiahmu selalu Sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, di tutupi dengan sapu tangan sutera. "
Aku berkata:" bagaimana hal itu bisa terjadi..?"
Ia menjawab: "  begitulah do'a orang-orang yang masih hidup, dan do'a itu di kabulkan, maka do'a itu di letakan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera, lalu hadiah itu di berikan kepada orang mati yang di do'akan itu. Lalu di katakan kepadanya: " Terimalah ini hadiah si Fulan kepadamu."

Seberapa sering kita berZiaroh ke makam orang tua, keluarga, dan guru kita yang telah meninggal dunia..?
Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah..?
Sesungguhnya ziaroh dan do'a kita sangatlah penting bagi mereka.

Allahu ta'ala a'lam bishowab.

Minggu, 31 Mei 2020

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

SEORANG lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah toko megah. Dari bajunya, terlihat lelaki tua itu adalah seorang fakir.

Para pengunjung di toko tersebut yang mayoritas adalah orang² berada (borjuis), mereka rata-rata melihat dengan pandangan aneh kepada lelaki tua tersebut. Tetapi tidak dengan sang pemilik toko.

”Mau cari apa pak?” Tanya pemilik toko dengan ramah.

”Anu… Saya mau beli selimut enam helai untuk saya dan anak istri saya. Tapi…” Jawabnya ragu.

”Tapi kenapa pak?”

“Saya hanya punya uang 100 riyal. Apa cukup untuk membeli enam helai selimut? Tak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin,” Ucap lelaki tua tersebut.

”Oh tentu cukup pak. Saya punya selimut bagus dari Turki. Harganya cuma 20 riyal saja. Kalau bapak membeli lima saya kasih bonus satu helai", jawab sang pemilik toko sigap.

Lega, wajah lelaki tua itu bersinar cerah. Ia menyodorkan uang 100 riyal, lalu membawa pulang selimut yang dibelinya.

Seorang teman pemilik toko yang sedari tadi melihat dan mendengar percakapan tersebut kemudian bertanya pada pemilik toko,

”Tidak salah??? Kau bilang selimut itu yang paling bagus dan mahal yang ada di tokomu ini. Kemarin kau jual kepadaku 450 riyal. Sekarang kau jual kepada lelaki tua itu 20 riyal??” Protesnya heran.

”Benar. Memang harga selimut itu 450 riyal, dan aku menjualnya padamu tidak kurang dan tidak lebih. Tetapi kemarin aku berdagang dengan manusia. Sekarang aku berdagang dengan Allah ﷻ,” Ucap sang pemilik toko dengan tenang.

“Demi Allah ﷻ! Sesungguhnya aku tidak menginginkan uangnya sedikitpun. Tapi aku ingin menjaga harga diri lelaki tua tersebut agar dia seolah tidak sedang menerima sedekah dariku hingga bisa membuatnya malu,” sambungnya.

Menghela nafas sejenak, sambungnya kembali, “Demi Allah ﷻ! Aku hanya ingin lelaki tua itu dan keluarganya terhindar dari cuaca musim dingin yang sebentar lagi datang. Dan aku pun berharap Allah ﷻ menghindarkanku dan keluargaku dari panasnya api neraka.”

Sungguh, diperlukan SENI dan TRIK dalam beramal dan BERSEDEKAH agar membuat hati orang lain senang dan bahagia tanpa merasa malu atau rendah.

Allah ﷻ berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَــنَّةَ 

"Sesungguhnya Allah ﷻ Membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka". (QS. At-Taubah : 111)

Rasulullah ﷺ bersabda,

وَأَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِم

"Dan amal perbuatan yang paling dicintai Allah adalah menggembirakan seorang muslim". (HR. Thabrani di dalam al-Mu’jam al-Kabir, no. 13646).

#SEMOGA_KITA_BISA
#Aamiiin

سُبْحَانَ اللَّهِ ، وَالْحَمْدُ لِلَّه ، وَلاَ اِلهَ إِلاَّ اللَّه ، وَاللَّهُ أَكْبَر .
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّـدِنَا مُحَمَّدْ

"BERDAGANG DENGAN ALLAH"

"BERDAGANG DENGAN ALLAH". 

Seorang petani di Cipanas Cianjur jawabarat, mengurus lahan pertaniannya yang ditanami sayuran kangkung cabut, bayam, caisim, dan sawi putih selama berbulan bulan, menggarap lahan, menyemai bibit, dan memupuk serta merawat nya hingga panen.. 

Telah diperhitungkan waktu panen saat ramadhan menjelang lebaran, karena biasanya pengalaman tahun tahun sebelumnya sayuran dihargai lebih tinggi..

Qadarullaah..  terjadi pandemi.. hati petani resah, setiap hari mencari informasi tentang  perkembangan  kondisi , dan ternyata berhembus kabar bahwa pemerintah melakukan pencegahan penyebaran dengan melaksanakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Petani ini adalah salah satu suplier sayuran ke pasar induk di Jakarta , namun dengan psbb tak ada lagi aktifitas jual beli kesana. Hatinya semakin gundah.. terbayang panen kali ini tak bisa di jual sesuai ekspektasi.

Tengkulak berkeliaran, menawarkan "solusi" ,membeli semua hasil panen namun dengan harga murah.

" Kami cuma mau bantu aja, sebenarnya belum tau juga mau jual kemana, orang ga boleh kemana-mana, ya..itu sih terserah kalo mau(jual) silahkan, kalo ga mau ya gapapa.. kita kasian aja..sayuran ga di panen kan sayang.." bujuk tengkulak menekan. Harga.

Petani bimbang.. harga beli tengkulak ga masuk akal seandainya setara dengan modal pun sudah rugi tenaga dan waktu, apalagi ini dibawah modal, ruginya banyak...

Teman teman petani ini banyak juga yang akhirnya menjual ke tengkulak..

" Tuh si Acep juga jualnya ke saya, dari pada udah dipetik dibawa ke Jakarta dijalan nanti disuruh puter balik, rugi ongkos rugi tenaga mau dikemanain ntar sayurannya?" Ujar tengkulak..

Petani memilih bersabar.. 

"Nanti saya diskusi dulu sama orang rumah" petani berdiplomasi

" Ya ,terserah jangan lama lama ya, ntar keburu kehabisan duit saya sama yang lain.." tengkulak pakai jurus pamungkas..

"Ditunggu sampai seminggu sebelum lebaran aja pak siapa tau ada perubahan peraturan" nasihat istrinya

Tiba sepekan sebelum hari raya, keadaan tak kunjung  membaik, harga sayur jungkir balik.

Betapa sedihnya petani..

Selepas shalat subuh, ia pergi ke kebun..
Sepanjang jalan ia terus bershalawat..
Tiba di kebun, ia lepaskan pandangan ke hamparan sayur yang subur,segar dan menghijau. Butiran airmata menetes membasahi pipinya, disentuhnya daun daun sawi itu lembut seraya, berdoa kepada Allaah swt.

"Ya Allaah, Engkau menjadi saksi hamba sudah maksimal ikhtiar, mohon berikan hamba ampunan dan rahmatMu.. jika sekira dosa dosa hamba menjadi penghalang datangnya rezeki mu ampuni lah hambaMu ini ya Allaah.. berikanlah kami rahmatMu petunjuk agar kami tak salah langkah.. ya Allaah.. beri hamba kekuatan dan ketenangan menghadapi takdir ini..hamba percaya tak ada yang sia sia atas segala ciptaanMu." Doa petani pagi itu diantara pohon pohon sayur..

Dilihatnya berita dari handphone, kabar tentang betapa banyak orang yang tak punya meski hanya untuk sekedar makan. Mereka tak mampu beli lauk atau sayur.. padahal biasanya mungkin merekalah konsumen petani selama ini .

Dan siapakah yang mampu menggerakkan hati, tangan dan langkah petani yang kemudian memiliki keyakinan untuk menjual semua sayuran itu hari ini.. iya, beliau menjual semua sayurnya bukan kepada manusia, melainkan kepada pemilik rezeki pecipta manusia. Di tutupnya portal berita setika itu juga, dan dengan mantap ia berkata " wahai Allaah aku akan jual semua sayuran ini kepadaMu, jika semua pasar tak mampu membeli dengan harga yang pantas, maka aku yakin hanya Engkaulah yang sanggup membayar dengan harga terbaik, akan aku panen semua sayuran ini dan aku akan anterkan pada mahlukMu yang membutuhkannya, aku mohon ya Allaah terimalah amal kami.." seru petani sambil berderai airmata..

Matahari belum terlalu tinggi ini ramadhan hari ke 26 besok hari ke 27, di waktu duha diantarnya segerobak penuh sayur ke pesantren disekitar tempat tinggal petani .

"Ambillah, semua sayuran ini sudah di bayar, saya hanya diminta mengantarkannya kesini" jawab petani ketika ditanya berapa harga semua sayur tersebut. 

Selanjutnya diantar ke RS ,ke puskesmas, ke mesjid ,ke kampung pemulung, ke tetangga tetangga, yang mampu apalagi yang kurang mampu, ke rumah para assatidz ,sampai ke balai desa.

Menjelang magrib baru selesai prosesi kurir sayuran dikerjakan.

Selepas shalat magrib dan berbuka ,badan petani terasa amat kelelahan, kakinya pegel pegel, sakit semua. Namun entah bagaimana hatinya bahagia, tak ada sedih, tak ada kuatir,tak ada penyesalan atas "kekonyolan" yang ia kerjakan bersama keluarganya seharian ini  

Sore itu entah ada berapa ratus perut yang terisi dengan menu sayuran yang sehat, dan setiap pemilik perut tersebut berdoa dan bersyukur kepada Allaah.. doa mereka hampir sama " semoga Allah , membalas kebaikan siapapun yang memberi sayuran ini dengan kebaikan dan keberkahan yang berlimpah"

Barangkali itulah asbab ketenangan jiwa yang dirasakan petani..

Tak ada serupiah pun yang ia bawa meski seluruh "dagangannya" habis terjual hari ini..

Hingga keesokan harinya tiba tiba seseorang menghubunginya via Wa, dari nomor yang tak ia kenal..

" Pak Ade, saya Imron kita belum pernah jumpa tapi saya mendengar tentang bapak dari pak Kades tadi siang, katanya bapak panen sayur lalu dibagikan gratis ke warga, kalo boleh saya ingin menitipkan infaq kebetulan ini bulan Ramdhan , mungkin Tak banyak, namun semoga bermanfaat untuk membeli benih dan pupuk agar bapak bisa tetap bertani setelah ini..bisa saya minta no.rek bapak?"

Demikian isi pesan di what's up yang diterima petani

Kawan jika ditaksir tengkulak seluruh kebun dihargai 1,5 juta. 

Padahal modalnya 3.5 juta rupiah.. panen diharapkan pak tani mendapat 5 juta rupiah. 

Namun karena dijual kepada Allah maka harganya diberi harga terbaik ...dibayar dua kali lipat yaitu mnjd  *Rp.10.000.000,-* 

dan masih ada harapan balasan pahala surga insyaallaah..

Ibarat petani, sebenarnya kita semua  juga bs memiliki peluang yang sama. 

Sungguh jual beli yang tak akan pernah menemukan kata rugi adalah berjual beli dengan Rabb kita Allaah SWT.

Copas Ummi Mira
judul merupakan kesimpulan'Ku saja(dausfz)
:Nm, BALLMOON.
#ceritaDiBalikCovid19
#hikmahRamadhan

*gambar sbg gambaran petani sayur yg hebat.

Senin, 18 Mei 2020

13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi

_*Syaikh Mahir Al Mu’aiqily*_, pemilik suara emas yang menjadi Imam Masjidil Haram memberikan 13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi agar bisa meraih keutamaan dan keberkahan _*malam Lailatul Qadar*_.

1. Sedekahkan kepada siapa saja setiap hari minimal Rp 1.000 dalam 10 malam terakhir ini sehingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau menyedekahkan sebanyak Rp 1.000 selama 84 tahun atau Rp 1.000 x 365 hari x 84 tahun.

2. Kerjakan shalat sunah minimal 2 rakaat tiap malam sehingga jika Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau shalat 2 rakaat selama 84 tahun atau 2 rakaat x 365 hari x 84 tahun.

3. Bacalah surat Al Ikhlas minimal 3 kali setiap malam hingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau mengkhatamkan Quran selama 84 tahun.

4. Bacalah tafsir surat Al-Qadar, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada Lailatul Qadar. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya, insya Allah.

5. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk memperbanyak amal shaleh dan beribadah semaksimal mungkin. Karena seluruh malam dari sepuluh malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai kesempatan meraih Lailatul Qadar terlewati begitu saja.

6. Hafalkan doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan oleh baginda Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wasallam ini:

_*ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN, TUHIBBUL ‘AFWA FA’ FU’ANNI*_

(Ya Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku)

7. Sempatkan tidur siang (qaylulah) sejenak jika memungkinkan.

8. Jangan lupakan keluargamu! Nabi Muhammad senantiasa membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. semangati dan berilah motivasi pada mereka!

9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri akan berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian yang syar’i ketika beribadah.

10. Jagalah perut agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isya dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk mendirikan sholat malam.

11. Seluruh ibadah di bulan Ramadhan ini bukan lah ajang untuk pasang status (misalnya : “Alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-Nya malam ini” dsb) di Facebook atau media sosial seperti *Tahajud call..mari tahajud..dan lainnya* Biarlah itu jadi rahasia indah antara engkau dengan Allah.

12. Sabar adalah kunci untuk mendapatkannya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Di siang hari anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau aktifitas lainnya. Ini adalah saat untuk mengerahkan kesabaran semaksimal mungkin. Ingatlah Allah telah memberi kita kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang lagi.

13. Ini yang paling penting: Berbaik sangkalah pada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah dan Pengampun. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-Nya. Jangan biarkan keragu-raguan dan prasangka buruk menjauhkanmu dari-Nya.

Senin, 11 Mei 2020

SOLUSI ANAK TANTRUM KARENA SUKA MAIN HAPE

SIAPA BOSS NYA?

A= "Anak saya kecanduan Hp, sampai susah makan, dipanggil ngga peduli, disuruh malah berontak, gimana solusinya? "

B= "Ya diambil saja Hp nya, sembunyikan chargernya, power bank nya, jangan isi pulsa, jangan isi paket data. "

A= "Tapi dia marah-marah, menangis, tantrum. Saya ngga sanggup mengatasi. "

B= "Harus sanggup. Yang memberi Hp pertama kali ke anak, siapa? Orang tua kan? Maka orang tua juga yang harus mengambil Hp nya, menghentikannya. "

*
💕💕💕✅✅✅✅✅✅✅
Saya lalu melihat si ibu berusaha mengambil hp dari anaknya. Si anak marah-marah.
Dijambaknya jilbab ibunya, dipukulinya badan ibunya.
Dan saya lihat si ibu diam saja.
Jilbab dijambak pun kepalanya dibiarkan ketarik sampai kesakitan.
Hanya lirih mengatakan "Ngga boleh hp-an kata bu Afi itu loh.. "

Hhmm... 😭😭😭😭😭
Disitulah salahnya.
Anak-anak sudah dikondisikan menjadi "bos".
Dan orang tua menjadi "pelayan" yang sendika dawuh.
Makin lama makin menjadi hingga akhirnya orang tua merasa ngga sanggup meng-handle lalu dibawalah ke tempat terapi 😑

Kata seorang trainer terapi dari Australia, ketika ditanya oleh peserta bagaimana mengatasi anak tantrum, jawabnya simple, "Who's the boss? "
Orang tua atau anak yang jadi bosnya?

Jangan kalah sama anak.🙏🙏🙏🙏🙏
Anak menangis? Tantrum? Biar saja.
Tetap jangan diberi apa yang dia inginkan.
Karena tantrumnya akan terus dijadikan senjata saat minta sesuatu.
Jangan panik lihat anak menangis.
Nanti juga akan diam sendiri.
Harus tahan mendengar dan melihat tangisnya.
Ngga ada ceritanya anak mati karena menangis kok.
(Duh... Sadis ya jawabannya 😂)

Tetap tenang, pegang tangannya, sigap mencegah jika anak mau memukul dsb.😁😁😁

Teknik khusus menangani anak tantrum bisa bervariasi tergantung kondisi tantrumnya.
Bisa didekap dari belakang, atau kaki ditekuk, atau didudukkan di bean bag, atau yang sangat parah ditengkurapkan di atas matras.
Dan banyak teknik lainnya. Intinya terapis harus sigap.
Telat sedikit, terapisnya yang bonyok kena pukulan, jambakan, cakaran 😂

Prinsipnya, anak harus diberi pemahaman bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi, bahwa dia tidak boleh menjadi raja yang harus dituruti semua semuanya.

Setelah anak akhirnya paham bahwa usaha (tantrum) nya ngga membuahkan hasil dan akhirnya tenang, beri reward pelukan, usapan kepala atau punggung penuh kasing sayang, lalu bisikkan "Kamu hebat. Ibu sayang sama kamu. "

Lalu, jangan biarkan anak bengong tanpa aktivitas.
Berikan permainan-permainan yang menarik.
Lebih menarik dari gadget. Main pasir, main air, atau main bubble.
Banyak ragamnya.

Orang tua juga jangan lupa. Ikutlah bermain bersama anak.
Jangan minta anak lepas Hp tapi diri sendiri selalu main Hp di depan anak.
"Children see, children do."

Tulisan bunda Afiyah Latifah Tauhid di wall fb nya.
👇👇👇👇👇👇

Ingatlah,
jangan biarkan si kecil lupa akan dunianya..
jagalah ia, beri ia perhatian dan kasih sayang dengan tidak kasih gadget dengan alasan "yg penting dia tenang , ga rewel, dst...."

STOP! Jangan beri Gadget pada si kecil...

Minggu, 10 Mei 2020

**USTADZ TERTUDUH MENCURI*

**USTADZ TERTUDUH MENCURI*

Seorang Ustadz diundang makan malam oleh sepasang suami istri di rumah mereka.

Setelah Ustadz itu pergi,
si istri berkata kepada suaminya,
Uang kita hilang, aku pikir Pak Ustadz yang mengambil uang 5jt di meja itu..

"Padahal uang itu akan aku berikan untuknya."

Dengan marahnya si suami berkata, "Jika begitu dia pencuri!
Jadi kita tidak perlu datang ke pengajiannya lagi.

Dua bulan kemudian si wanita bertemu dengan Ustadz itu di jalan dan dengan terpaksa menyapa Sang Ustadz.

"Ass. Wr. Wb. Pak Ustadz, tentu anda menyadari bahwa sudah lama kami tidak hadir di pengajian karena kami marah padamu.

Ketika anda makan malam di rumah kami, di meja ada uang 5jt yang hilang, setelah anda pergi.

Dan Pak Ustadz adalah satu-satunya orang yang datang ke rumah kami hari itu."

Sang Ustadz dengan tersenyum menjawab:
Ya benar aku yang mengambil uang itu dan menaruhnya dalam Alqur’an anda, agar tidak terkena tumpahan saus."

Maafkan saya kalau waktu itu saya tidak beri tau anda, karena saya pikir kalian tiap hari pasti buka Alqur’an.

Wanita itupun amat malu dan meminta maaf kepada sang Ustadz.

Setelah Kembali ke rumah, dia mengambil Alqur’an dan menemukan 5jt berada didalam Alqur’an sudah selama dua bulan.

Selama dua bulan si wanita dan suaminya tidak pernah membuka dan membaca Alqur’an.

Selama dua bulan mereka telah menuduh Ustad-nya itu telah mencuri uang mereka.

Sahabat..
Semoga kita tidak seperti kisah suami dan isteri diatas..

Jarang Membaca Alqur’an,
berprasangka buruk dan menghakimi orang lain yang belum tentu bersalah.

Selamat memperingati Malam Nuzulul Qur'an
Tiada Hari tanpa membaca Alqur'an..
semangat ya saudara saudariku...💪🏾

Senin, 04 Mei 2020

Penyakit Yang Di Akibatkan Oleh Pandangan Hasad/Dengki dan Takjub/Kagum (Penyakit 'Ain).

Penyakit Yang Di Akibatkan Oleh Pandangan Hasad/Dengki dan Takjub/Kagum (Penyakit 'Ain).

Kisah ini adalah hal yang misteri. Bukan kisah sesuatu yang menyeramkan, tetapi menakutkan. Mengenai terjadinya, pengirimnya, dan sebabnya yang sepele, sehingga terjadi hal yang tidak masuk akal manusia, baik hal medis maupun nonmedis (bukan gangguan jin). Bahkan kadang sering terjadi tanpa di sadari.
Saat itu, setelah melakukan penyelidikan mistis di rumah salah satu keluargaku yang kerap membuat beberapa keluarganya sering sakit (pengusiran jin buaya). Setelah selesai dan alhamdulillah berhasil, kami pulang ke samarinda, di perjalanan aku bersama rekan2 tim mampir untuk makan siang di suatu rumah makan. Saat sedang makan, terdengar dari dalam rumah tersebut suara tangisan seorang anak, kadang sambil berteriak. Kamipun berpikir jika ada hal yang tidak biasa yang terjadi pada anak itu. Setelah selesai makan, akupun bertanya pada seorang penjaga rumah makan itu, yang di jawabnya jika anak pemilik warung makan itu sedang sakit sudah dua hari ini, kejang kejang, kadang matanya melotot. Sudah di obati namun masih kumat lagi. Anaknya tersebut terkena sakit stuip (step) katanya. Lalu aku meminta ijin untuk melihatnya dan kami ingin membantunya, melihat niat kami dan seorang teman timku yang dokter, penjaga itu memanggil pemiliknya.

Saat pemilik rumah makan itu datang menemui kami, aku melihat ada yang aneh juga pada ibu pemilik rumah makan tersebut, sebut saja namanya ibu rika. Namun pikiran kami hanya tertuju pada anaknya. Setelah berbincang sejenak, ibu rika mempersilakan kami masuk ke dalam rumahnya untuk melihat kondisi anaknya. Kamipun masuk dan melihat. Anak itu laki laki berusia 5 tahun. Menangis kencang sambil melotot matanya, kadang menunjuk nunjuk. Temanku pun mengambil beberapa peralatan di mobil. Kemudian ia menyalakan peralatan dan mendeteksinya, namun tidak ada sama sekali hal hal yang kami duga. Tidak ada gangguan dari jin seperti dugaan kami. Lalu aku menanyakan kepada ibu rika, riwayat anaknya juga penyakit yang pernah di deritanya. Sambil teman timku yang dokter memeriksa keadaan anaknya. Dari hasil pemeriksaan teman dokter kami, memang ada gejala epilepsi, namun harus di pastikan terlebih dahulu. Iapun memberikan sedikit obat untuk menenangkan anaknya, serta suntikan di duburnya untuk menghentikan kejangnya.

Dari cerita ibu rika, anaknya memang tidak ada riwayat sakit apapun, dan hal ini (penyakit ini) baru saja terjadi. Kemudian ibu rika menelpon suaminya untuk pulang karena anaknya sakit. Sambil menunggu suaminya datang, kami bercerita tentang anaknya tersebut. Kata ibu rika, padahal anaknya itu baik, sudah rajin ibadah, bahkan sudah hafal beberapa surah surah alquran, bahkan ada surah yang panjang. Beberapa kali juara lomba adzan dan lomba membaca alquran. Keluarga ibu rika ini memang keluarga sederhana, suaminya bekerja di salah satu perusahaan tambang. Kemudian, agak beberapa lama, suaminya datang, pak tarjo namanya. Setelah pak tarjo datang, kami melakukan pemeriksaan lagi kpd anaknya. Namun tiba tiba, anaknya kembali kejang kejang dan melotot. Lalu teman timku yang spesialis peruqyah mengatakan jika anaknya tersebut ternyata terkena penyakit 'ain. Karena telah di deteksi secara medis dan deteksi gangguan jin, tidak ada gangguan apapun. Lalu temanku tersebut melakukan pengobatan secara ruqyah.

Kata Ain berasal dari Bahasa Arab dengan mengambil kata ‘ana-Ya’inu yang artinya kurang lebih adalah tatapan seseorang yang menampilkan kekaguman namun dibarengi dengan rasa iri dan kebencian terhadap orang yang ditatapnya. Tak hanya menampilkan kebencian dan rasa iri, penyakit ain ini juga dapat menyampaikan racun jiwanya kepada orang yang ditatapnya serta membahayakan bagi apa yang dilihat oleh hati yang hasad.

Secara sederhana, penyakit ‘ain adalah penyakit yang disebabkan oleh rasa dengki ataupun kagum pada seseorang yang kemudian dimanfaatkan oleh setan untuk mengirimkan panah hasad pada orang yang di benci atau dikagumi tersebut sehingga menimbulkan penyakit bagi orang tersebut. Baik penyakit fisik maupun penyakit psikis.

Penyakit ain tidak dapat ditangani dengan menggunakan obat-obatan karena bukan merupakan penyakit medis, namun penyakit ini jelas dapat mengganggu kesehatan terlebih secara mental. Penyakit ini paling sering diderita oleh anak anak dan balita karena mereka masih lemah dan belum bisa membentengi dirinya sendiri dari pengaruh jahat di sekitarnya. Orang dewasa juga bisa terkena penyakit ain ini bahkan hewan dan harta benda.

Penyakit ain ini juga bisa terjadi akibat sebuah kata-kata pujian yang disertai dengan rasa dengki, yang kemudian direspon oleh setan untuk panah ‘Ain dan mengenai sasarannya sehingga menimbulkan reaksi-reaksi negative seperti sakit secara fisik maupun mental.

Penyakit ‘Ain bisa juga terkena melalui foto dan video, anak anak dan juga orang dewasa. Bagi mereka yang diberikan anugrah dan rezeki oleh Allah hendaknya menjaga diri agar tidak sering “pamer” baik di dunia nyata maupun dunia maya dengan sangat sering upload foto dan video.
Semisal : Foto anak yang imut dan lucu, Foto romantisme keluarga.
Agar tidak mudah terkena ‘ain atau sampai batas sombong dan pamer kepada manusia, ingatlah bahwa Iblis diusir dari surga karena sombong. Kita belum pasti masuk surga, jangan sampai sombong.

ﻻ ﻳﺪﺧﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻪ ﻣﺜﻘﺎﻝ ﺫﺭﺓ ﻣﻦ ﻛﺒﺮ ‏
“Tidak akan masuk surga orang yang di dalamnya terdapat kesombongan seberat biji sawi” (HR. Muslim)

Penyakit ‘Ain bisa karena pandangan : Dengki/hasad, Takjub/kagum.
Ini juga bisa menimbulkan kerugian  bagi yang melihat orang yang sering pamer tersebut.
1. Menimbulkan dengki/hasad
Sebenarnya orang tersebut awalnya tidak hasad/dengki, akan tetapi karena sering melihat yang pamer, ia akan menjadi hasad. Ini adalah penyakit hati terberat dan membuat merana.
2. Menimbulkan kagum lalu membuat tidak bersyukur akan hidupnya.

Mungkin dia tidak akan hasad dan iri pada orang yang pamer (misalnya sangat sering pamer foto romantisme suami-istri), karena ia sadar mereka berdua (yang pamer) layak mendapatkannya dan memang layak menjadi pasangan romantis dan ia tidak hasad tetapi kagum/takjub.

Bahkan bisa juga dari orang tuanya atau keluarganya yang mengagumi secara berlebihan di depan umum, dangan tidak menyebut asma Allah. Oleh karena itu, jika kita megagumi sesuatu/seseorang ataupun anak sendiri, ucapkanlah terlebih dahulu dzikir kpd Allah, seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Masya Allah dan lainnya yang merupakan pujian kpd Allah. Karena jika tidak, akan menimbulkan 'ain kpd yang di kagumi/di pujinya.
Bagaimanakah cara kerja ain sehingga bisa memudharatkan orang dari jarak yang jauh ? sudah banyak sekali orang yang tertimpa sakit dan kekuatannya melemah hanya karena pandangan mata, semua itu terjadi karena Allah menciptakan di dalam unsur ruh suatu kekuatan yang bisa memberikan pengaruh, dan karena pengaruh tersebut sangat berkaitan dengan mata maka pengaruh yang ditimbulkannya disebut al-ain (mata), sebenarnya bukan mata yang memberikan pengaruh akan tetapi yang sebenaranya terjadi adalah pengaruh ruh, maka pandangan yang keluar melalui mata seorang (yang hasad atau kagum) adalah panah maknawi yang jika mengenai suatu jasad yang tidak berprisai maka panah tersebut akan mempengaruhi badan dan jika tidak berpengaruh berarti ia tidak mengenai sasarannya akan tetapi kembali kepada pemiliknya, persis sama dengan panah biasa" Fathul Bari, Ibnu Hajar 10/212.

‘Ain bukanlah sihir melainkan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh setan yang memanfaatkan perasaan tidak suka atau kagum yang berlebihan yang dirasakan oleh manusia terhadap manusia lainnya tanpa melibatkan Allah kemudian setan mengirimkan panah hasad kepada manusia yang dikagumi atau dibenci tersebut sehingga menimbulkan kemalangan.
Secara sederhana ain disebabkan karena inisiatif setan atas perasaan manusia yang tidak mengingat Allah saat membenci dan menyukai seseorang.
Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, pada dirinya atau pada hartanya, maka doakan keberkahan padanya, karena sesungguhnya penyakit 'ain itu haq (benar) (HR Ahmad). Sehingga Apabila seseorang melihat sesuatu yang mengagumkan pada diri saudaranya, hendaklah ia mendoakan keberkahan untuknya (seperti mengucapkan: “Baarokallaahu fiyk”, Semoga Allah memberkahimu), inilah cara untuk mencegah penyakit ‘ain. 

Di antara tanda bahwa seseorang terkena penyakit ain adalah kepala pusing, wajah yang menguning, banyak berkeringat, banyak kencing, sering ingin muntah dan menguap, sedikit tidur atau banyak tidur, tidak mempunyai nafsu makan, basah pada kedua tangan dan kaki yang disertai dengan kesemutan, hati bergetar, perasaan takut yang tidak normal, marah dan temperamental yang berlebihan, sedih dan sempit di dalam dada, terasa nyeri pada bagian bawah punggung dan antara dua pundak serta tidak bisa tidur pada waktu malam. badan terasa lemah. Orang yang dipandang sering merasa mual dan muntah tanpa sebab, dan rasa ingin menangis tanpa sebab.
Diantara tanda-tanda anak yang terkena pengaruh buruk ‘ain adalah : Tangisan yang tidak wajar yang tidak kunjung berhenti, kejang-kejang tanpa sebab yang jelas, tidak mau menyusu kepada ibunya tanpa sebab yang jelas.

“’Ain itu benar adanya, andaikan ada sesuatu yang dapat mendahului taqdir maka ‘ain akan mendahuluinya, dan apabila kalian diminta mandi (untuk mengobati orang yang kalian timpakan penyakit ‘ain) maka mandilah.” [HR. Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma]
Untuk itu kita harus berdoa dan mendoakan anak kita agar terhindar dari penyakit 'ain.
أَعُوذُبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ
 
A'udzu bikalimaatillahit tammati min kulli syaithonin wa ham matin wa min kulli 'ainin laamat (“Aku berlindung dengan kalimat kalimat Allah yang sempurna dari setiap syaitan, binatang berbisa, dan dari setiap mata yang jahat.” HR. Bukhari).
Sedangkan untuk anak, letakan tangan di dadanya dengan membaca doa :

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

U'iidzukumaa bikalimaatil laahit taammati min kulli syaithoonin wa haammatin wa min kulli 'ainin laammati
(Aku memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua, dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata ('ain) yang membuat sakit." (HR. Bukhari & Abu Daud )

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa membaca bacaan tersebut untuk perlindungan Al Hasan dan al Husain, yang merupakan bacaan Nabi Ibrahim alaihi salam untuk perlindungan Ismail dan Ishaq.

(Penjelasan : Ini do’a khusus untuk anak, dalam teks diatas untuk dua anak. Untuk 1 anak laki-laki maka ucapkan : “U’idzuka…” dan untuk 1 anak perempuan ucapkan lahfadz “U’idzuki…” untuk banyak anak; “U’idzukum…”).

Lalu teman timku membantu mengobati anaknya tersebut dengan cara berikut :
Meletakkan tangannya di atas kepalanya, membaca ta'awwudz dan alfatihah kemudian membaca doa :
Membaca ta'awwudz :
أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ، وَنَفْخِهِ، وَنَفْثِهِ
"a’uudzubillaahis samii’il ‘aliimi minas syaithaanir rajiim min hamzihi wa nafkhihi wa naftsihi" (aku memohon perlindungan kepada Allah, dari setan yang terkutuk yaitu dari gangguannya, kesombongannya dan sya’irnya)

Lalu membaca surah Al Fatihah dan di lanjutkan membaca doa :

بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ

"Bismillaahi arqiika min kulli syai-in yu’dziika, min syarri kulli nafsin au ‘ainin haasidin, Allaahu yasyfiika bismillaahi arqiika" (“Dengan asma Allah aku meruqyahmu dari setiap hal yang mengganggumu, dan dari setiap keburukan setiap jiwa dan setiap mata yang jahat. Semoga Allah menyembuhkanmu, dengan asma Allah aku meruqyahmu.” (HR. Muslim : 2186).

 بِاسْمِ اللَّهِ يُبْرِيكَ وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ.

“Bismillahi yubrika wa min kulli daa’in yusyfika wa min syarri haasidin idza hasada wa syarri kull ziy ‘ain” (“Dengan asma Allah semoga Allah memulihkanmu, dan semoga Allah menyembuhkanmu dari setiap penyakit, dan dari setiap keburukan orang yang hasad ketika mereka hasad, dan dari setiap pandangan mata jahat.” (HR Muslim : 2186).

اللَّهُمَّ ربَّ النَّاسِ ، أَذْهِب الْبَأسَ ، واشْفِ ، أَنْتَ الشَّافي لا شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ ، شِفاءً لا يُغَادِرُ سقَماً

"Allaahumma rabbannaas adz-hibil ba’sa wasyfi antasy syaafii laa syifaa-a illa syifaauka syifaa-an laa yughaadiru saqoman" (“Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah sakit, sembuhkanlah, Engkaulah Dzat Yang Maha Penyembuh, tiada kesembuhan melainkan dari Engkau asalnya, kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas sakit.” (HR. Bukhari : 5675).

Doa ruqyah tersebut adalah doa ruqyah malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw dan doa ketiga adalah doa menjenguk orang sakit.

Kemudian mengobati ibu rika dengan cara yang sama, karena ibu rika juga ternyata terkena penyakit 'ain. Dan membuatkan air untuk minumnya dengan membacakan surah dan doa yang sama untuk rutin di minum. Lalu teman timku memberikan kepada pak tarjo bacaan bacaan tersebut untuk ia lakukan kepada anak dan istrinya, juga untuk mendoakan dirinya agar mendapat perlindungan Allah dari penyakit 'ain. Karena walaupun ibu rika dan anaknya telah sembuh, namun harus tetap di lakukan pengobatan agar benar benar sembuh total dan sekaligus menjadikan perisai bagi mereka.
(Catatan : Jika diketahui orang yang memandang tadi, maka ia diminta untuk mandi di atas ember besar sehingga airnya tertampung dan air sisa mandi ini disiram/diguyur sekaligus sekali guyuran ke atas kepala orang yang sakit, ia akan sembuh seketika itu pula. Sebagaimana cara ini dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi, dishahihkan oleh Imam Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 3908).

Setelah semuanya selesai, kamipun pulang ke samarinda, tak lupa mengingatkan pak tarjo untuk rutin melakukannya untuk istri dan anaknya.

Sabda Rasulullah shalallahu alaihi wassalam:

1.”Berlindunglah kalian kepada Allah Ta’ala dari ‘ain karena sesungguhnya ‘ain itu haq (benar).” Shahih: HR.Ibnu Majah, Al Hakim dari Aisyah Radhiyallahu Anha.

2.”Kebanyakan orang yang mati dari umatku, setelah takdir dan qadha’ Allah, disebabkan oleh ‘ain.” HR. Al Bukhari.

Penyakit 'ain ini mematikan, namun bisa juga hanya mengakibatkan penyakit mental dan psikis seperti kejiwaan dan atau epilepsi bagi anak anak. Dan penyakit ini tidak ada masa berlakunya, berbeda dengan sihir kiriman. Namun, Inshaa Allah, dengan dzikir dan doa, akan mendapatkan perlindungan Allah dan terhindar dari penyakit 'ain. Untuk itu, janganlah terlalu berlebihan dalam hal duniawi, dan kekaguman, yang mana akan menimbulkan hasad/dengki atau takjub/kekaguman yang berlebih.
Semoga kita semua selalu di berikan kebaikan, kesehatan dan keberkahan. Aamiin

#AvriRusdi

Para Pencari Hantu


Beberapa waktu lalu, di jumat malam, aku bersama empat orang teman tim sedang menghadiri selamatan tahlilan orang tua teman kami. Sampai malam kami berbincang. Sekitar jam 12 an malam, baru kami pulang. Saat di perjalanan pulang, kami mampir di kios konter pulsa salah seorang teman lamaku yg masih buka di dekat pelabuhan smda, karena aku sudah lama tdk bertemu dengannya, sekitar 20an tahun. Saat sedang berbicara dengannya, tiba2 sekitar jam 1an lewat, ada beberapa anak2 muda berlarian sambil minta tolong. Lalu saat melihat kami yg sedang berkumpul, merekapun mendatangi kami. Saat itu sudah sangat sepi karena tengah malam. Mereka meminta tolong pada kami, sambil terengah2, mereka menjelaskan jika dua orang teman mereka hilang di dalam gedung kosong tdk jauh dari tempat kami, yang katanya di sembunyikan hantu genderuwo dan sundel bolong. Kamipun kaget, lalu kami ajak mereka kembali ke tempat teman mereka yang hilang. Ternyata mereka (anak2 muda tsb), sedang mencari hantu sambil merekam katanya, dan di lokasi di dalam gedung kosong tsb. Kamipun membawa peralatan secukupnya, karena memang tdk membawa lengkap, hanya radio transmitter dan mini uv searchlight serta thermal kamera yg terhubung ke ipad.

Karena saat itu tdk ada yg menjaga lokasi tsb, kami langsung masuk ke dalam, hingga ke bagian belakangnya. Hanya dua orang yg ikut kembali bersama kami, yang lainnya tinggal di luar karena tdk berani ikut masuk lg. Sesampainya di dalam, memang cukup banyak energi yg kami rasakan. Kedua anak anak td ingin sambil merekam, namun kami larang, karena tdk seharusnya di rekam. Kamera yg kami gunakan pun hanya utk mendeteksi bukan utk merekam. Beberapa kursi dan meja kami lihat bergerak dgn sendirinya, yg kami tau itu adalah ulah jin tsb yg mempunyai kemampuan menggerakannya, yaitu jin al a'mir. Ia jg bs menirukan suara seperti org berjalan, mencuci piring, suara menangis dan sebagainya. Dan itu jenis jin yg tingkatannya agak tinggi. Waktu itu kami hanya berempat, dua org spesialis peruqyah, seorang ahli IT, dokter dan aku. Saat benda2 tsb bergerak, terlihat samar2 bayangan putih lainnya berkelebatan, dan anak2 muda tsb berteriak teriak, "sundel bolong, sundel bolong..!!" Sambil menunjuk ke arah bayangan tsb. Lalu aku dgn kedua temanku mendatangi dan ku percikkan air yg telah di bacakan ayat kursyi dan yasin ke arah mereka dgn mengucapkan "laa haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adziim". Terdengar suara pekikan di radio yg kami bawa. Lalu temanku membacakan beberapa ayat ayat, mereka menghilang, itu adalah jin matkun, yg bisa menirukan rupa apapun, termasuk wajah siapapun kecuali wajah para rasul. Kami terus mencari hingga sampai suatu ruangan, saat kami berusaha membuka, ternyata sangat berat, sambil membaca ayat ayat, perlahan kami dorong pintu tsb. Ketika terbuka, banyak tatapan mata merah di dalamnya.

Saat pintu terbuka, angin kencang membuat merinding bagi siapa saja. Suara suara geraman dan benda2 bergetar. Rupanya di dalam ruangan tsb terdapat banyak jin berkumpul. Anak anak muda tadi ketakutan, karena yg di lihatnya adalah sosok menyerupai kuntilanak, genderuwo dan sebagainya. Ternyata ada banyak jenisnya di dlm ruangan itu, termasuk jin haffaf (yg suka menakuti di tempat2 yg angker), jin al maraddah (yg suka membuat org takut saat melihat sesuatu spt pohon yg bergerak terlihat spt hantu), jin al farid (jenis jin ifrit ini suka mengganggu dan melemahkan keimanan bahkan bs melukai), dan ada juga jin al marid (ini jenis jin degil dan jahat, sangat mengganggu). Jin al farid dan al marid tsb tdk akan menggangu jika tdk terganggu. Dan yang lainnya hanya sekedar menakut nakuti, apabila kita berani bahkan jika teriakin dan gertak, mereka akan menghilang. Beda dgn al marid dan al farid, hrs membacakan ayat ayat khusus yg bs membuat mereka ketakutan. Al farid dan al marid ini ada yg muslim namun fasik dan musyrik, jika al farid (ifrit) yg kafir, maka dgn ayat kursyi, inshaa allah dia akan kepanasan, namun jika muslim yg fasik dan musyrik, maka hrs ada ayat ayat alquran lainnya yg di bacakan. Saat itu, kami hanya ingin berkomunikasi terlebih dahulu, karena tujuan kami mencari kedua anak yg hilang tsb. Akupun menanyakan pada mereka tentang kedua anak anak muda tsb. Salah satu dari mereka menjawab, "manusia manusia itu mengganggu kami, bahkan melempari kami, menantang kami, kami akan jadikan mereka makanan kami." Jawabnya. "Maafkan mereka, karena mereka tdk bermaksud seperti itu." Kataku. (Kami tau ia hanya menggertak, karena mereka tdk bisa menjadikan manusia sbg makanan, kecuali utk mainan). Akupun terus bernegosiasi dgn mereka, namun mereka berkeras, hingga akhirnya mencoba merasuki kami, namun tdk bisa, dan akhirnya ingin merasuki kedua anak yg mengantarkan kami tsb.

Kedua anak tsb langsung terduduk, namun dgn sigap, temanku langsung meminumkan air yg telah di bacakan ayat ayat dan doa yg telah di siapkan, kemudian sambil memegangi masing2 kepala mereka, dgn membacakan ayat ayat perlindungan, sehingga jin jin tsb tdk dapat merasuki mereka berdua. Sehingga membuat mereka marah, namun kedua teman timku membacakan ayat ayat pembinasa, karena jin tsb berbahaya. Akhirnya mereka meminta ampun, terdengar dr radio kami. Ku tanyakan lagi tentang kedua anak yg di sembunyikan, akhirnya terbuka sebuah pintu ruangan peralatan cleaning services. Saat terbuka, terlihatlah kedua anak tsb dlm keadaan tak sadar. Kamipun mengangkatnya keluar, lalu temanku memegang kepalanya, membacakan ayat ayat ruqyah penyembuh dan utk memanggil jiwanya kembali, namun agak sedikit lama, sehingga teman tim yg dokter, mengambil peralatan suntik, dan menyuntikkan ke dadanya obat cair campuran agar adrenalin dan jantungnya kembali berdetak (jenis obat tdk bs di sebutkan). Seketika mereka sadar, dan di bacakan lg ayat ayat penyembuh. Setelah agak sadar, kami semua keluar dr gedung tsb, dan kembali ke kios temanku. Teman tim yg dokter mengambil bbrp obat obatan di mobil dan memberikan kpd mereka utk memulihkan kondisinya. Setelah itu, mereka kami antar pulang, dan yg lainnya pulang ke rumahnya masing2. Kami mengantar kedua anak td ke salah satu rumahnya. Dan kami jelaskan kejadiannya kpd org rumahnya. Setelah itu, kamipun pulang. Org tua anak tsb meminta nmr hp ku jika ada terjadi sesuatu lg.

Singkat cerita, sekitar lebih seminggu, aku di sms oleh org tua salah satu anak tsb, yg mengatakan jika anaknya dan satu org anak yg satunya lagi mengalami gangguan kejiwaan, akupun menelponnya, dan ku katakan jika besok lusa baru bisa ke sana, inshaa allah. Ku berikan bbrp bacaan utk berjaga2. Dua hari kemudian, setelah teman2 timku datang dan ternyata lengkap bertujuh dgnku, kamipun bersiap, karena malam harinya baru ke rumah anak tsb. Cukup baik utk melakukannya di mlm hari, karena jin jin itu beraktivitas pd malam hari, sedangkan siang hari, mereka tidur, kebalikan dr manusia. Kecuali jin as syaithon, mereka terus ada karena memang tugasnya menggoda manusia sampai kiamat. As syaithon ini tingkatannya kedua di bawah iblis, sedangkan iblis adalah dedengkotnya para jin kafir, tingkatannya paling tinggi. Setelah selesai isya, kami melaksanakan shalat hajat, dgn tujuan utk melakukan ruqyah dan penyelidikan, agar di berikan perlindungan saat melakukannya nanti. Dan tentu saja kami selalu menjaga wudhu kami, karena itulah para jin tsb tdk bisa mengganggu dan merasuki kami dan dgn kekuatan dzikir :

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syarikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa `alaa kulli syai'in qadiir.
Tiap hari 100 kali.  (HR. Bukhari dan Muslim), mereka, para jin tsb tdk bs merasuki kami.

Lalu sekitar jam 10 malam, kami berangkat ke rumah anak tsb. Sesampainya dsna, sdh berkumpul keluarga dan anak yg satunya lg, ternyata ia dan keluarganyapun mendapat gangguan. Karena infonya ada gangguan makhluk halus, sehingga saat masuk ke dlm rumah, temanku sambil menyalakan peralatannya, dan terdeteksi ada jin yg mengikuti kedua anak tsb, salah satunya duduk di pundaknya dengan tangannya yg memegang wajah dan mata anak tsb. Saat masuk, temanku membacakan al fatihah dan al baqarah dua ayat terakhir dan teman yg satunya mengumandangkan adzan. Setelah jin itu pergi dari pundak anak tsb, kami berkumpul. Lalu ku minta ia menceritakan kejadian2nya dan mengapa mereka melakukan hal tsb, yaitu mencari hantu. Mereka menjawab, jika hanya iseng dan ingin membuktikan adanya hantu, serta ingin di lihat yg lainnya jika mereka anak anak berani dan banyak followers, katanya. Hal tsb sdh beberapa kali mereka lakukan, beberapa kali melihat penampakan namun tdk terekam, hingga penasaran sampai dpt merekamnya utk di perlihatkan kpd org2 bukti bahwa mereka menemukan dan berani dan bukti bahwa hantu itu ada. Hingga terakhir mereka hilang di sembunyikan para jin tsb. Org tua mereka menimpali, "itulah sudah, kalian itu ketulahan, satu dua kali sampai beberapa kali memang mungkin gak papa, tp ada saatnya jg mereka itu jadi marah." Kata salah satu org tuanya. Ya, memang benar, ada kalanya para jin tsb bisa marah karena merasa terganggu, apalagi menurut jin tsb, sampai melempari mereka dan menantang. Jin itu bs terkena benda walaupun kita tak berniat mengenainya, mereka bs terkena benda padat dan cair, terutama as syaithon, seperti halnya melempar batu kerikil saat jumrah (salah satu rukun ibadah haji, namun makna utama jumrah adalah utk mengingat Allah : HR. Abu Daud No. 1888). Jika benda cair, jin apapun dpt mengenainya, itulah kenapa kami selalu membawa air yg telah dibacakan ayat kursyi dan yasin.

Anak itu menceritakan juga bahwa ia dapat melihat makhluk2 halus tsb, bahkan sering, hingga akhirnya biasa dan bahkan bisa mengetahui yg akan terjadi (seperti ramalan), (hal itu karena jin tsb menempel padanya, di pundaknya dan meletakkan tangannya di wajah dan mata anak tsb, sehingga ia bs melihat, dan jin tsb membisikkan sesuatu hal yg akan terjadi, lalu ia menjadikannya, agar manusia itu percaya ramalan). Tapi ternyata bukan hanya dia saja yg akhirnya melihat, keluarga yg lain jg melihat penampakan2 di rumahnya, bahkan mengganggu, begitu jg keluarga anak yg satunya. Sering kalo mlm ada suara org berjalan, ada suara perabotan rumah jg. Adiknya sampai ketakutan, karena pernah di ranjangnya saat mau tidur, ada suara di bawah ranjang, saat di lihatnya, ada kepala tanpa badannya, sehingga ia lari ke kamar org tuanya. Kadang ada jg org berjalan di luar rmh tanpa kepala, sosok mahkluk kuntilanak dan macam2. Adiknya jg cerita, "ada om waktu pas di wc, tiba2 ada kepala muncul dr dalam wc, aku langsung nangis keluar, ngeri." Katanya. Keluarga anak yg satunya jg demikian. Katanya ada hantu dalam lemari, ada jg pas keluar rumah, sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia pingsan. Keluarganyapun mengalami hal2 menakutkan. Kami simpulkan jika jin2 tsb tidak ikut saat pulang waktu lalu, tapi mereka menyusul. Dan pasti ada sebabnya. Lalu kami berdiskusi di luar rumah. Dan kami pastikan jika saat itu, sandal mereka tertinggal di tempat kejadian, sehingga jin2 tsb bs mendatangi mereka. Lalu kami masuk kembali dan kami ajak mereka kembali ke rmh sakit tsb. Mereka gak mau karena ketakutan, org tuanya ingin menemani dan kami ijinkan. Sebelum berangkat, kami persiapkan semuanya, dan juga memperisai kedua anak tsb dan masing2 bapaknya yg akan ikut, agar tdk terjadi hal2 yg tak.di inginkan. Kami meminta mereka berwudhu lalu kami berikan bacaan dan air yg telah dibacakan ayat ayat dan doa utk mereka minum. Saat mereka melakukannya, temanku peruqyah membacakan ayat2 agar rumah tsb mendapat perlindungan dr Allah.

Kami jg menjelaskan bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan yg bathil/yg salah. Kita itu hidup di tempatnya masing2, mereka ada tempat sendiri2. Dan jika mereka menampakkan dirinya saat itu, merupakan kesengajaan mereka, agar manusia mempercayai keberadaan mereka, dan melemahkan akidah, jg membuat manusia takut padanya, bukan takut pd Allah. Apalagi hanya utk pamer, yg merupakan kesombongan. Itulah beberapa tujuan jin tsb, agar manusia lemah bahkan bs hilang akidahnya, lalu mempercayai hal yg khurafat/tahayul. Karena hantu itu tdk ada. 
Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian, tidak ada Shafar (kematian di karenakan penyakit cacing perut) yang terjadi dengan sendirinya, dan tidak ada hantu yang gentayangan…” (HR. Bukhari).
Dari Jabir r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda : “Tidak ada penularan, tidak ada pengaruh atau tanda bahaya suara burung, dan tidak ada hantu.”(HR. Muslim).

Semua itu hanyalah ulah setan atau jin musyrik dan kafir yang “iseng” untuk menggoda, menipu, dan menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan sehingga menjadi teman mereka di neraka kelak. Dengan melakukan hal.itu, sama saja bermain dgn mereka dan berteman dgn mereka.
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala". (QS Fathir: 6).

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya.  Sesungguhnya ia (jin setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman". (QS Al A'raf: 27). 
Banyak hal bermanfaat lainnya yg bs di lakukan daripada melakukan hal tsb, yaitu ibadah malam. Dan bisa jadi, dgn kegiatan mencari hantu tsb, malah akan meninggalkan ibadah subuhnya.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651).

Bacaan yg kami berikan kpd mereka yaitu :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَيَضُرُّ مَعَ اسمْـِهِ شَيْءٌ فِـي الأرْضِ وَلاَ فِـي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم
يَا رَبِّيْ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
لاَ اِلَهَ اِلاّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا وَسِعَهُ عِلْمُ اللهِ العلي العظيم
وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ , لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَـهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَئِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
ولاحول ولا قوة الا بالله العلي العظيم
Bismillahirrohmannirrohim, Bismillahil ladzi laa yadurru ma’as mihi syaiun fil ardhi walaa fis samaa’i wahuwas samii’ul aliim, yaa rabbii lakal hamd kama yanbagi lijalali waj-hika wa 'adhimi sulthonik, laa ilaha illallahu muhammadur rasulullahi fi kulli lamhatin wa nafasin adada maa wasi’ahu ilmullahil aliyyil adhim, wa anatil wujuuhi lil hayyil qoyyumi, lillahil wahidil qohhari, syahidallahu annahu laa ilaaha illa huwa wal malaikatu wa ulul ilmi qoiman bilqist, laa ilaaha illa huwal azizul hakiim, walaa hawla walaa quwwata illa billahil aliyyil adziim.

("Dengan (menyebut) asma Allah yang tiada sesuatupun dapat membahayakan bersama asmaNya, baik di bumi maupun di langit, Dia lah Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"
"Ya Rabbi, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."
"Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, pada setiap pandangan dan nafas, sebanyak bilangan yang diliputi oleh ilmu Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung"
"Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup, Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
"Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Menegakkan Keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana"
"Dan tiada daya dan tiada upaya selain dengan izin Allah Yang Maha tinggi lagi Maha agung.")

Bacaan amalan tsb agar terhindar dari kesurupan, di takuti jin dan marabahaya, di baca tiga kali menghadap kiblat lalu di tiupkan ke telapak tangan dan di usapkan ke wajah dan seluruh tubuh. Dan bs sbg tambahan di baca 11 kali lalu tiupkan ke air, utk di minum dan di usapkan ke wajah. 
Bagi yg suka traveling, pecinta alam, pramuka, entah itu kemana dan dimana, masuk hutan keluar hutan, naik gunung, masuk gua, yang mungkin tempat itu menurut pandangan kebanyakan orang angker, keramat,  banyak penunggunya (jin, binatang buas, manusia) dan berbahaya. Untuk itu sebaiknya berdoa bukan karena rasa takut pd hal demikian, tapi karena berdoa atau mengingat Allah itu sesuatu hal yang baik yang bisa di lakukan dimana dan kapan saja. Bacaan tsb adalah dzikir dari beberapa ayat alquran. Bi'idznillah (dengan ijin Allah) akan berada dalam perlindungan Allah dan terhindar dari segala bahaya, kesurupan, gangguan dari binatang,  jin/setan bahkan manusia, bahaya itu bisa berasal dari langit atapun dari bumi.

Setelah itu, kami semua berangkat ke gedung tsb, sekitar jam 1 malam. Saat itu ada wakar yg menjaga dan kamipun minta ijin padanya sambil sedikit ngasi buat dia beli makanan dan pulsa. Lalu kami sebelas orang masuk ke dalam, sampai ke belakang. Kami meminta anak2 tsb utk mengingat2 kira2 di mana sandalnya tertinggal. Sambil melihat lihat, mereka mengingat2. Sampai ke belakang mendekati ruangan yg waktu lalu, mereka ingat jika saat itu ketika hendak berlarian saat melihat makhluk2 tsb, sandal mereka ada yg jatuh ke selokan. Dgn sedikit penerangan kami semua mencarinya. Ada sandal yg di temukan oleh bapaknya, dan saat di ambil, tiba tiba sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia kaget dan terlempar ke belakang. Saat ia kaget, muncul lagi sosok hitam besar di depan kami, ada tiga sosok, samar namun terlihat. Tdk lama, semakin banyak makhluk makhluk berdatangan, kedua org tua tsb dan anak2 nya terduduk. Anak2 tsb menutup matanya, kami minta mereka semua hanya diam, jgn membaca apapun juga. Karena yg muncul di depan kami adalah jin al farid dan al marid, cukup berbahaya karena mereka sedang marah. 

Namun ternyata salah satu org tua anak tsb membaca ayat kursyi. Jin jin tsb berkata, terdengar dr radio kami yg memang sdh menyala. "Lafadz kalian itu salah, kami lebih tau dan hafal dari kalian, jika tidak di hentikan, aku akan menyakitimu !" Katanya. Memang jin jin tsb muslim makanya mereka hafal, namun mereka fasik dan musyrik hingga memiliki sifat setan yg jahat. Lalu bapaknya berhenti membacanya. Mereka berusaha menghampiri kedua bapak anak tsb, dan kami biarkan, karena kami tau, mereka sdh tdk bisa merasuki atau menyakiti kedua bapak dan anaknya tsb, karena sdh dlm perlindungan Allah. Lalu ku katakan pd mereka, "kami hanya mencari barang anak anak tsb, biarkanlah kami, setelah ini kami akan pergi." Kataku. "Tidak, kami akan menyakiti mereka." Jawabnya. Rupanya jin tsb masih menyimpan rasa marah dan dendam pd anak2 tsb. Kemudian mereka ingin menyerang dan melemparkan beberapa benda2, kami menghindar. Namun karena salah satu anak tsb sangat ketakutan, lalu ia ingin lari sehingga terkena lemparan kursi dan iapun tersungkur. Suasana makin mencekam, di tambah suara geraman mereka. Lalu temanku yg dokter membantunya. Karena mereka berkeras dan ingin menyakiti, terpaksa temanku peruqyah membacakan lagi ayat2 khusus utk pembinasa. Ayat-ayat pembinasa jin ini sangat afdol (Insya Allah) untuk membunuh jin dengan membakar habis tubuh jin tersebut. Jin yang terkena “api ghoib” dari ayat-ayat ini akan berteriak-teriak menangis kepanasan dan menggelepar-gelepar seperti ayam yang disembelih. Ku katakan “api ghoib” karena di alam jin tidak akan melihat bentuk api yang membakar tubuh mereka namun mereka merasakan hawa (energi) yang sangat panas yang datang bergelombang seperti ombak dilautan (dari tiap ayat yang dibaca) yang membakar tubuh mereka. Dimensi “api ghoib” dari ayat-ayat ruqyah pembinasa yang dibacakan lebih halus dari dimensi alam manusia dan jin hingga kalangan jin tidak bisa melihat wujud api yang membakar mereka.

Setelah beberapa lama, suasana berubah hening, tak terdengar lagi suara pekikan mereka di radio kami. Namun tercium bau seperti kulit terbakar. Lalu temanku menghentikan bacaannya. Namun tiba2 datang lagi jin lainnya berwujud kuntilanak dan wanita menyeramkan. Anak2 itu masih ketakutan. Itu hanyalah jin matkun, yg bagi kami hanya jin biasa, dan tdk sulit menghalaunya. Aku hanya berkata, "jika kalian masih di sini, maka kalian akan bernasib sama dengan al farid dan al marid yg td." Kataku. Lalu mereka langsung menghilang. Entah apa maksudnya menampakan dirinya pada kami. Karena kami sama sekali tdk terpengaruh dgn kehadirannya. Lalu temanku membacakan ayat2 pembersihan dan yg satunya membacakan al baqarah sampai selesai, dan kami siramkan air ruqyah ke beberapa tempat. Akhirnya setelah di cari2, semua sandal anak2 tsb di ketemukan, ada yg tertinggal dlm ruangan cleaning service tempat mereka di temukan waktu lalu. Setelah itu, kamipun pulang. Temanku membuatkan air yg dibacakan ayat ayat dan doa untuk minuman kedua anak tsb, dan memberikan bacaannya kpd org tuanya agar membuatkannya tiap hari. Air yg telah dibacakan ayat ayat dan atau doa doa, sangat baik utk di jadikan minuman, anak2 ataupun dewasa. Karena air dpt merekam apa yg di ucapkan manusia. Jika di bacakan ayat atau doa yg baik baik, maka ia akan menjadi baik, bgtu jg sebaliknya. Air mengalir ke dlm tubuh dan ginjal, dan sebagian di alirkan ke sel sel darah dan ke otak, air tsb akan cukup mempengaruhi kondisi manusia. Air yg kita minum hari ini, akan bertahan dlm tubuh 10 - 15 hari, lalu akan di keluarkan 50 hari kemudian dgn menjadi urine, keringat, bercampur dgn tinja dan lainnya. Jin masuk ke dlm tubuh dgn berjalan di aliran darah manusia, jika ia sempat masuk tubuh, maka tdk akan berlangsung lama karena darah telah mengandung air yg dibacakan ayat ayat dan doa, sehingga ia akan merasa kepanasan dan keluar. Bgtu jg air yg telah di bacakan doa utk anak, sangat baik utk kepintaran dan akhlak si anak.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).

Setelah semua selesai dan sudah masuk subuh, kamipun mengajak mereka berjamaah, lalu setelahnya, kamipun pulang. Namun beberepa waktu yg agak lama kemudian, kami mendengar kabar, jika ada anak anak yg lain, yg saat itu ikut dalam kegiatan tsb, ada yg mengalami ganggan jin, bahkan ada yg mengalami gangguan kejiwaan, bahkan ada yg sampai bunuh diri (karena sdh hilang akidahnya). Kami hanya menyarankan agar yg lain di ruqyah, karena kami tdk dpt membantunya, karena sedang berada di luar kota. Jin itu ada yg dapat mengikuti, menempel bahkan masuk ke dalam tubuh karena beberapa hal. Ada yg sengaja ngikut, masuk, menempel karena suatu kegiatan, ada pula yg memang mereka sengaja lakukan, atau ada juga yg karena turunan, juga dari sihir kiriman. Bagi yg dapat menjaga akidahnya, maka tdk akan terganggu olehnya. Isilah hidup kita dengan kegiatan yg bermanfaat, jauhkanlah perbuatan yg bathil yg dapat menimbulkan kemudharatan. Kisah ini bukan tentang kehebatan, namun tentang keyakinan dan sekedar mengingatkan. Semoga kita semua selalu mendapat petunjuk, ridha dan perlindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin. Sekian.

#Avri Rusdi

Anak yang terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu

Anak yang terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu).

Suatu saat, aku sempat berkumpul dengan teman2 tim, namun tidak lengkap, hanya berempat, karena yang lain sedang bekerja dan belum waktunya off (kami memang telah terpisah karena pekerjaan masing2, hanya terkadang terkumpul). Kami berkumpul di rumah teman tim kami yang sudah tidak ikut lagi karena suatu insiden saat melakukan penyelidikan mistis. Kami bersamanya pergi ke rumah sakit untuk mengantarkannya terapi syaraf, karena lukanya dulu mengenai syaraf yang berhubungan ke otak sehingga mengganggu syaraf ke kakinya hingga tak bisa bergerak dan harus menggunakan kursi roda. Singkat cerita, saat di rumah sakit tersebut, kami bertemu dengan suami istri dan seorang anak bayinya di ruang pembayaran dan pengambilan obat. Anak bayinya tersebut selalu menangis. Mereka baru selesai berobat dan sedang menunggu pengambilan obat. Karena aku juga suka anak kecil, aku kasian melihatnya, aku dekati, matanya selalu membelalak ke atas dan menangis, kadang menangis jingkar/keras. Saat ku tanyakan, ayahnya (pak aswin -sebut saja begitu namanya) menjawab jika anaknya kena sakit buyu, itupun kata orang yang faham, jawabnya. Ini sudah ke sekian kali dia membawa anaknya berobat. Namun belum ada kesembuhan. Memang bayinya tersebut cukup kurusan, matanya celung, susah makan, selalu menangis hingga menangis keras, sawan/rentan sakit dan over atractive, jelasnya lagi. Menurut medis, hal itu di karenakan kekurangan gizi, dan itu memang benar. Penyakit buyu itu sebenarnya adalah kekurangan gizi yaitu utamanya zat besi dan seng (zinc). Namun banyak orang menganggapnya terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu). Sehingga mulailah mendatangi orang yang bisa menawarnya seperti ke 'orang pintar'. Sehingga malah terlupakan asupan gizinya. Penyakit kekurangan gizi itu cukup berbahaya seperti yang terjadi di sebagian afrika dan ethiopia. Selalu ada penjelasan ilmiah di balik hal mistis. Namun terkadang memang ada hal yang tidak bisa di jelaskan secara medis.

Ayahnya mengatakan, sudah juga memanggil orang pintar untuk menawari bayinya. Di berikan air, di baca-bacai di ubun-ubunnya, di sembur-sembur, namun hanya sembuh sementara saja, setelah 2-3 hari, kambuh lagi sakitnya. Aku juga melihat kalung berwarna hitam di lehernya dan pergelangan tangannya (kata pak aswin, di beri orang pintar untuk perlindungan dan penangkal dari hantu buyu). Karena kasian, aku meminta untuk menggendongnya, saat ku gendong, ku minta teman timku membacakan beberapa ayat dan di tiupkan ke mulutnya, bayi tersebut langsung menangis keras. Lalu kami hentikan. Lalu bayi itupun ku kembalikan kepada ayahnya, dan ku tanyakan tempat tinggalnya. "Kami tinggal dekat sini aja mas, di pasundan, ada perumahan di situ." Katanya. Lalu ku katakan jika ia berkenan, kami mampir ke rumahnya. Mungkin saja ada sesuatu hal yang tidak kita ketahui secara ilmiah. Iapun mengiyakan. "Iya mas, silakan aja mas, kasian anak kami." Iapun memberikan alamat dan nomor hp nya. Setelah mengambil obat, merekapun pulang, begitu juga kami. Setelah kami mengantar teman kami pulang, sehabis dzuhur kami ke rumah suami istri tersebut di pasundan, kampung jawa. Setelah di arahkan melalui telpon, kamipun sampai di rumahnya. Kamipun di persilakan masuk.

Saat di dalam, aku mendengar suara di telingaku, "La tazeajni, 'iin lam yakun, adhit altifl." (Jangan ganggu aku, jika tidak, aku sakiti anak itu). Aku tidak menjawabnya. (Terkadang, aku memang bisa mendengar mereka berkata, hanya terutama saat mereka ingin berkata padaku). Setelah pak aswin mempersilakan duduk, ahli IT (teknologi informasi) kami menyalakan beberapa peralatan, ultraviolet searchlight (semacam alat pendeteksi uang di bank berwarna biru, namun ini berbentuk lampu sorot), thermal camera (kamera pendeteksi panas), standard camera (mini cctv), radio transmitter serta menyalakan laptopnya menggunakan software khusus yang tersambung dengan thermal camera dan standar camera (software/program tersebut di buat sendiri oleh kedua ahli IT kami). Ia arahkan kamera dan lampu ultraviolet ke dinding-dinding rumah hingga ke kamar, karena kami mencurigai sesuatu yang kami tau. Kami tidak banyak bicara dengan pak aswin, hanya meminta ijin untuk mendeteksi. Setelah beberapa saat, kami deteksi memang ada sesuatu hal mistis yang ada di rumahnya dan mengganggu bayi mereka (kami hanya mendeteksi, tidak merekamnya). Aku jelaskan kepada pak aswin, jika memang, bayinya bukan sekedar sakit medis, namun memang di ganggu oleh jin. Jin itu adalah jin ummu sibyan. Hal itu mengejutkan pak aswin dan istrinya. "Itu jin apa mas ?" Tanyanya. Lalu ku jelaskan. Jin ummu sibyan itu adalah adalah jin yang mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) bahkan bisa menempel pada tubuhnya, serta mengganggu wanita yang hamil, jin Ummu Sibyan itu memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak, Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungannya.

Jin ini juga mampu masuk ke dalam rahim wanita dan mengikat rahimnya serta menyumbatnya dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak bisa mengandung. Jin ini juga masuk ke dalam perut wanita yang hamil, di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh, jin ini akan menendangnya, maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua (biasanya orang menyebut janin hilang, di dlm medis di sebut sebagai fenomena blighted ovum dan pseudocyesis). Untuk itu, tutup pintu dan jendela rumah di waktu Maghrib dan jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering). Lalu aku meminta untuk menggendong bayinya, untuk melepaskan kalung di lehernya dan tangannya yang berwarna hitam. Teman timku yg spesialis peruqyah sudah ingin memulai membacakan ayat2 ruqyah khusus untuk anak bayi (sebenarnya belum boleh melakukan metode ruqyah pada bayi karena kondisinya, biasanya hanya diberikan air yang telah di bacakan ayat2 dan doa, namun saat tertentu, di perbolehkan jika memungkinkan). Namun saat teman timku hendak membacakan ayat2, langsung ku hentikan, dan ku katakan padanya, "biar ayahnya aja yang melakukannya, agar lebih menghayati karena ada keterkaitan darah, sekalian mengajarkannya." Lalu bayi tersebut ku serahkan lagi kepada pak aswin untuk di gendongnya. Metode ruqyah, (apalagi untuk anak bayi), tidak bisa hanya sekali, bisa beberapa kali. Dan mungkin kami tidak bisa melakukannya terus menerus, karena kami juga bekerja. Sehingga kami mengajarkan pak aswin untuk itu.

Metode ruqyah, memang tergantung pada niat diri sendiri dan atau keluarganya. Jika tidak ada niat dan kemauan, maka akan sulit menyembuhkannya, karena ia akan merasa malas melakukannya terus menerus. Sehingga hal yang sangat baik jika di lakukan sendiri. Kecuali memang harus di bantu oleh peruqyah. Ahli IT kami mematikan semua peralatan dan menyalakan ipad-nya, untuk membuka aplikasi pdf, di mana terdapat file yang berisikan tata cara dan ayat2 ruqyah tertentu untuk anak bayi. Sebelum di mulai, aku meminta pak aswin untuk berwudhu dan shalat hajat 2 rakaat agar lebih adfol (jika tidak shalat hajat, cukup dengan berwudhu, karena membaca ayat-ayat Allah, sangat lebih baik dlm keadaan wudhu/suci, bahkan sangat di anjurkan). Kemudian membaca ayat kursyi untuk melindungi ruangan dan al Falaq, an Nas sebagai proteksi jiwa. Lalu ku arahkan dan di bantu ahli IT kami yang memegang ipad, pak aswin membacakan do’a perlindungan dan ruqyah untuk anak sebagaimana Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam lakukan. Dengan cara sederhana, yaitu letakan telapak tangan kanan didadanya dan bacakan : 

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBAN NAAS MUDZHIBAL BA’SI ISYFI ANTASY-SYAAFII LAA SYAFIYA ILLAA ANTA SYIFAA’AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAN. (Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi. ( HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191).
(Doa tersebut adalah doa menjenguk orang sakit dan di anjurkan membacanya saat menjenguk orang yang sakit).

Kemudian di lanjut membaca :

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

U'IIDZUKUMAA BIKALIMAATIL LAAHIT TAAMMATI MIN KULLI SYAITHOONIN WA HAAMMATIN WAMINKULLI 'AININ LAAMMATI (Aku memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua, dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata ('ain) yang membuat sakit." (HR. Bukhari & Abu Daud )
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa membaca bacaan tersebut untuk perlindungan Al Hasan dan Al Husain, yang merupakan bacaan Nabi Ibrahim alaihi salam untuk perlindungan Ismail dan Ishaq.
(Penjelasan : Ini do’a khusus untuk anak, dalam teks diatas untuk dua anak. Untuk 1 anak laki-laki maka ucapkan : “U’idzuka…” dan untuk 1 anak perempuan ucapkan lahfadz “U’idzuki…” untuk banyak anak; “U’idzukum…”, karena anak pak aswin satu dan laki-laki, maka mengucapkan “U’idzuka").

Selanjutnya mendekap bayi ke dada dengan penuh keyakinan dan kasih sayang. Karena itulah aku meminta pak aswin yang melakukannya (Letakan tangan dipunggung, atau ditempat yang nyaman) dan mulai bacakan ayat-ayat ruqyah tahap pertama (Al Fatihah, Al Baqarah 1-4, 163-164, 255-257, 284-286). Lalu hentikan dan perhatikan kondisi bayi.

Jika tangisannya semakin kuat, maka letakkan tangan di dahinya dan kami rekomendasikan surah Al Mulk 1-13. Jika masih menangis, ulang-ulang ayat 3, 4 dan 5 untuk menetralisir 'Ain. Bisa juga menambahkan surah al Hasyr 21-24 untuk penghancuran penyakit. (Jika ia kena sihir, tambahkan surah Al A’raaf 117-122, Taha 69 dan Yunus 81-82 atau ayat-ayat lain dalam al Qur’an yang berkaitan dengan sihir).

Dan alhamdulillah, bayi pak aswin pun tangisannya sudah menenang. Lalu ku minta longgarkan, atau ganti posisi atau cara kita memegangnya, (pak aswin menggendongnya dengan cara biasa) lalu bacakan surah Al Fajr 1-30. (Atau jika tidak hafal, atau merasa berat, baca ayat 27-30 saja), ulang 3 kali untuk memanggil jiwanya kembali.
Lalu setelah bayi pak aswin tenang, kemudian di lanjutkan di tutup dengan membacakan Al Ikhlas, al Falaq, dan An Nas masing-masing 3 kali. Tiup dan usapkan keseluruh tubuhnya.

Kemudian ku minta istrinya untuk mengambil segelas air putih, dan ku minta pak aswin membacakan Al Fatihah, Ayat Kursyi, Al Kaafirun, al Falaq dan An Nas lalu tiupkan dan do’akan agar jadi penenang jiwanya, melapangkan dadanya, mengobati penyakitnya, membatalkan sihirnya dan meracun jinnya (seperti doa yang pertama dan kedua - doa menjenguk orang sakit dan doa untuk anak). Kemudian di minumkan (boleh ditambah madu, atau menggunakan air zamzam murni lebih baik, air tersebut juga bisa di buat dalam jumlah banyak untuk minumnya sehari-hari {jgn di campur susu}), dan usapkan kewajahnya (lebih afdhal mandikan, boleh ditambah air hangat).
(Penjelasan : Sunnah untuk meniup kepada mulut bayi, untuk melaknat syaitannya dan mengalirkan berkah al Qur’an kepadanya. Tiupkan selama 3 hingga 7 kali selama pembacaan ayat-ayat diatas). Setelah selesai semuanya, ucapkanlah Alhamdulillah.

Ahli IT kamipun kembali menyalakan peralatannya, karena akupun tidak mendengar lagi suaranya (karena saat ruqyah di lakukan pas aswin, sayup ku dengar suara jeritan dan rintihannya, tapi aku tidak peduli). Dari deteksi, memang sudah tidak ada lagi tanda-tanda keberadaannya. Namun, harus tetap berjaga dan berhati-hati. Memang biasanya, jin ummu sibyan itu tidak terlalu sulit untuk menghalaunya, bahkan dengan membaca Al Fatihah, ayat kursyi di sambung dengan Al Mu'awwizatain, jin tersebut sudah bisa di halau, bahkan bi'idznillah (dengan ijin Allah), jin ummu sibyan bisa mati. (“Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat yang tidak setanding sepertinya yaitu Al-Mu’awwizatain (surat al falaq dan surat an nas.” (HR Muslim, At Tirmidzi, An Naasa’i).

Setelah usai, karena waktu juga telah memasuki ashar, kami mengajak pak aswin dan istrinya untuk berjamaah. Setelahnya, temanku yang hafizh membacakan surat Al Baqarah sampai selesai, tak butuh waktu lama, karena ia sudah biasa dan fasih hafalannya (sebenarnya aku iri dengannya, karena aku tidak mampu menghafalnya, namun itulah kami, memiliki ilmu pengetahun sendiri-sendiri dan saling melengkapi).

Dan ku minta pula kepada pak aswin untuk membaca surat Al Baqarah sendiri, tidak harus langsung selesai, bisa di cicil tiap hari/malam atau setelah magrib.
Rasulullah sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
“Janganlah menjadikan rumah-rumah kalian layaknya kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibaca di dalamnya surat Al Baqarah” (HR. Muslim). Serta ku minta ia untuk melakukan metode ruqyah seperti yang ia lakukan tadi setiap ada waktu (tiap hari lebih baik) hingga bayinya benar-benar sembuh. Teman timku pun memberikan hasil print yang memang selalu di bawa tentang tata cara dan ayat-ayat ruqyah yang harus di bacanya seperti yang tadi di lakukannya. Akupun mengirimkannya melalui WA kepadanya, sebagai tambahan. Setelah semuanya selesai, kamipun pulang. Beberapa waktu kemudian, pak aswin memberikan kabar jika bayinya telah benar-benar sembuh, tidak ada gangguan lagi, sudah bernafsu makan dan minum ASI, dan iapun berterima kasih. Akupun mengatakan, bersyukurlah kepada Allah dan bershalawatlah kepada Rasulullah, karena kami hanya membantu dan menyampaikan ulang saja. Segala kesembuhan berasal dari ijin dan ridha Allah.

Kami tidak selalu melakukan sendiri hal-hal seperti itu. Terkadang, kami meminta orang tuanya dan atau keluarganya yang melakukan, agar supaya suatu saat nanti, bisa melakukannya sendiri atau kepada orang lain yang memerlukan. Yang penting adalah niat untuk menyembuhkan diri sendiri.
Namun perlu di ingat, jika anak mengalami gejala-gejala seperti itu, hendaknya yang utama adalah berobat ke dokter, jangan lantas berasumsi hal-hal mistis. Karena belum tentu hal mistis penyebabnya, bisa jadi hanya gangguan medis saja. Jika sampai waktu tertentu memang belum ada kesembuhan, baru berasumsi, namun jangan sampai melakukan hal-hal yang di kuatirkan bisa menimbulkan syirik, seperti menggunakan kalung berwarna hitam seperti yang pak aswin kenakan pada bayinya. Hal itu sama saja dengan ia mempercayai kekuatan dan berlindung kepada kalung tersebut, bukan karena mengharapkan perlindungan dan ridha dari Allah. Demikianlah cerita pak aswin dan keluarga kecilnya, pasangan muda yang belum lama di karuniai anak. Itulah sebabnya saya menceritakan kisah ini, yang semuanya di lakukan sendiri oleh pak aswin, bukan kami, agar tidak di anggap suatu kesombongan, karena kami sama sekali tidak memiliki kemampuan, hanya berpegang teguh pada keyakinan dan kekuatan Allah semata, menggunakan ayat-ayat Allah, hadits dan sunnah Rasulullah. Dan kami hanya penyelidik, bukan paranormal, orang pintar atau ustadz, hanya memiliki ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing.
Laa haula Wala Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adziim (Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung : HR. Bukhari no. 7386). Sekian.

Oleh  Avri Rusdi
#KisahMisteriAreaKaltim

Sabtu, 02 Mei 2020

Jangan Mengkafirkan sesama , jika aqidahmu dan aqidahnya masih sama

Jangan Mengkafirkan sesama , jika aqidahmu dan aqidahnya masih sama...

Mencela sesama kaum muslimin secara umum termasuk dalam perbuatan dosa besar.

Diriwayatkan dari sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

“Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan memeranginya adalah kekufuran.” (HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64)

Lebih dari itu adalah mencela sesama muslim dengan melemparkan tuduhan bahwa dia telah kafir. Perbuatan ceroboh (penyakit) semacam ini telah menjangkiti sebagian kaum muslimin karena lemahnya pemahaman mereka terhadap aqidah dan manhaj yang benar.

Padahal, banyak kita jumpai hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memperingatkan hal ini.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَرْمِي رَجُلٌ رَجُلًا بِالفُسُوقِ، وَلاَ يَرْمِيهِ بِالكُفْرِ، إِلَّا ارْتَدَّتْ عَلَيْهِ، إِنْ لَمْ يَكُنْ صَاحِبُهُ كَذَلِكَ

“Janganlah seseorang menuduh orang lain dengan tuduhan fasik dan jangan pula menuduhnya dengan tuduhan kafir, karena tuduhan itu akan kembali kepada dirinya sendiri jika orang lain tersebut tidak sebagaimana yang dia tuduhkan.” (HR. Bukhari no. 6045)

Dari sahabat ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ قَالَ لِأَخِيهِ يَا كَافِرُ، فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا

“Siapa saja yang berkata kepada saudaranya, “Wahai kafir!” maka bisa jadi akan kembali kepada salah satu dari keduanya.” (HR. Bukhari no. 6104)

📝muslim.or.id

Kamis, 30 April 2020

DIBALIK KETIDAKTAHUAN KITA AKAN PANDEMI INI

Copas

DIBALIK KETIDAKTAHUAN KITA AKAN PANDEMI INI.

⛵Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.

🐏 Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.

🎋Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.

💝Yg Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLAH dan tanpa berhenti Berharap
yang Terbaik...

💝Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan!

💝SERINGKALI Allah Berkehendak di-detik2 terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA.

💝Jangan kita berkecil hati saat spertinya belum ada jawaban doa...
Karena kadang Allah mencintai kita dgn cara2 yg kita tidak duga dan kita tidak suka...

💝Allah memberikan apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita Inginkan!!

💝Lakukan bagianmu saja, dan biarkan
Allah akan mengerjakan bagianNYA...

Tetaplah Percaya.
Tetaplah Berdoa. 
Tetaplah Setia.
Tetaplah meraih RidhoNYA Aamiin ... 

Tetap semangat meski dlm kesederhanaan 😘
Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..😊 Untuk direnungkan...

👳Tunaikan Shalat hanya 5 menit saja

🌴 Pada Hakikat nya :
"Tidak ada yang dapat memberikan kemanfaatan bagimu kecuali Shalatmu" 

🍃Duduk setelah salam dari shalat yang telah diwajibkan adalah waktu yg paling mulia sebab pada waktu itu turun Rahmat Allah Azza wajalla.

🍂Jangan tergesa-gesa berdiri, Bacalah Istighfar, bertasbihlah, baca ayat Al Qur'an dan jangan Lupa bahwa sesungguhnya engkau berada dalam jamuan dzat yang maha Rahman Azza wa jalla. 

فإذا فرغت فانصب والى ربك فارغب 

🌾 Apabila kamu telah selesai sholat, kerjakanlah pekerjaan lainnya dengan bersungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

💭LANGKAH MENUJU SYURGA💭

Langkah ini membuat aku kagum hingga aku pilih untuk aku bagikan kepada orang yang aku cintai. 

🌼 Ada Lima perkara, kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkannya.

1. Wajah yang menarik
2. duit yg byk
3. sehat dan kuat
4. anak-anak yang patuh  dan sukses
5. Tidur nyenyak tanpa Obat penenang

🌾 Hal itu Mudah kita peroleh..hanya butuh waktu 15 menit saja. 

Bagaimana caranya... 💬

قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم
من ترك صلاة الفجر فليس في وجهه نور 

✔ 1. Nabi bersabda : Barangsiapa yg tinggalkan shalat Subuh maka wajahnya tak akan ada cahaya

ومن ترك صلاة الظهر فليس في رزقه برگة

✔ 2. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Dzuhur niscaya tak ada keberkahan dalam rezekinya.

ومن ترك صلاة العصر فليس في جسمه قوة 

✔ 3. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Ashar niscaya tak ada kekuatan dalam jasadnya. 

ومن ترك صلاة المغرب فليس في أولاده ثمرة 

✔ 4. Barangsiapa yg tinggalkan shalat Magrib niscaya tak ada buah hasil yang boleh di petik dari anak-anaknya.

ومن ترك صلاة العشاء فليس في نومه راحة’’’’ 

✔ 5. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidurnya. 

🌿 Tahu kenapa kalimat Laa ilaaha Illallaah tidak sampai menggerakkan bibir jika diucapkan

🍃 Sebab ini adalah Rahmat dari Allah kpd kita supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu.

“Kami Cuma Bersihkan Rumput… Tapi yang Datang Malah Pengawas 😳”

Dua hari sebelum hari H, tak ada yang terasa istimewa. Kami hanya melakukan hal yang biasa: membersihkan plang nama ...