Beberapa waktu lalu, di jumat malam, aku bersama empat orang teman tim sedang menghadiri selamatan tahlilan orang tua teman kami. Sampai malam kami berbincang. Sekitar jam 12 an malam, baru kami pulang. Saat di perjalanan pulang, kami mampir di kios konter pulsa salah seorang teman lamaku yg masih buka di dekat pelabuhan smda, karena aku sudah lama tdk bertemu dengannya, sekitar 20an tahun. Saat sedang berbicara dengannya, tiba2 sekitar jam 1an lewat, ada beberapa anak2 muda berlarian sambil minta tolong. Lalu saat melihat kami yg sedang berkumpul, merekapun mendatangi kami. Saat itu sudah sangat sepi karena tengah malam. Mereka meminta tolong pada kami, sambil terengah2, mereka menjelaskan jika dua orang teman mereka hilang di dalam gedung kosong tdk jauh dari tempat kami, yang katanya di sembunyikan hantu genderuwo dan sundel bolong. Kamipun kaget, lalu kami ajak mereka kembali ke tempat teman mereka yang hilang. Ternyata mereka (anak2 muda tsb), sedang mencari hantu sambil merekam katanya, dan di lokasi di dalam gedung kosong tsb. Kamipun membawa peralatan secukupnya, karena memang tdk membawa lengkap, hanya radio transmitter dan mini uv searchlight serta thermal kamera yg terhubung ke ipad.
Karena saat itu tdk ada yg menjaga lokasi tsb, kami langsung masuk ke dalam, hingga ke bagian belakangnya. Hanya dua orang yg ikut kembali bersama kami, yang lainnya tinggal di luar karena tdk berani ikut masuk lg. Sesampainya di dalam, memang cukup banyak energi yg kami rasakan. Kedua anak anak td ingin sambil merekam, namun kami larang, karena tdk seharusnya di rekam. Kamera yg kami gunakan pun hanya utk mendeteksi bukan utk merekam. Beberapa kursi dan meja kami lihat bergerak dgn sendirinya, yg kami tau itu adalah ulah jin tsb yg mempunyai kemampuan menggerakannya, yaitu jin al a'mir. Ia jg bs menirukan suara seperti org berjalan, mencuci piring, suara menangis dan sebagainya. Dan itu jenis jin yg tingkatannya agak tinggi. Waktu itu kami hanya berempat, dua org spesialis peruqyah, seorang ahli IT, dokter dan aku. Saat benda2 tsb bergerak, terlihat samar2 bayangan putih lainnya berkelebatan, dan anak2 muda tsb berteriak teriak, "sundel bolong, sundel bolong..!!" Sambil menunjuk ke arah bayangan tsb. Lalu aku dgn kedua temanku mendatangi dan ku percikkan air yg telah di bacakan ayat kursyi dan yasin ke arah mereka dgn mengucapkan "laa haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adziim". Terdengar suara pekikan di radio yg kami bawa. Lalu temanku membacakan beberapa ayat ayat, mereka menghilang, itu adalah jin matkun, yg bisa menirukan rupa apapun, termasuk wajah siapapun kecuali wajah para rasul. Kami terus mencari hingga sampai suatu ruangan, saat kami berusaha membuka, ternyata sangat berat, sambil membaca ayat ayat, perlahan kami dorong pintu tsb. Ketika terbuka, banyak tatapan mata merah di dalamnya.
Saat pintu terbuka, angin kencang membuat merinding bagi siapa saja. Suara suara geraman dan benda2 bergetar. Rupanya di dalam ruangan tsb terdapat banyak jin berkumpul. Anak anak muda tadi ketakutan, karena yg di lihatnya adalah sosok menyerupai kuntilanak, genderuwo dan sebagainya. Ternyata ada banyak jenisnya di dlm ruangan itu, termasuk jin haffaf (yg suka menakuti di tempat2 yg angker), jin al maraddah (yg suka membuat org takut saat melihat sesuatu spt pohon yg bergerak terlihat spt hantu), jin al farid (jenis jin ifrit ini suka mengganggu dan melemahkan keimanan bahkan bs melukai), dan ada juga jin al marid (ini jenis jin degil dan jahat, sangat mengganggu). Jin al farid dan al marid tsb tdk akan menggangu jika tdk terganggu. Dan yang lainnya hanya sekedar menakut nakuti, apabila kita berani bahkan jika teriakin dan gertak, mereka akan menghilang. Beda dgn al marid dan al farid, hrs membacakan ayat ayat khusus yg bs membuat mereka ketakutan. Al farid dan al marid ini ada yg muslim namun fasik dan musyrik, jika al farid (ifrit) yg kafir, maka dgn ayat kursyi, inshaa allah dia akan kepanasan, namun jika muslim yg fasik dan musyrik, maka hrs ada ayat ayat alquran lainnya yg di bacakan. Saat itu, kami hanya ingin berkomunikasi terlebih dahulu, karena tujuan kami mencari kedua anak yg hilang tsb. Akupun menanyakan pada mereka tentang kedua anak anak muda tsb. Salah satu dari mereka menjawab, "manusia manusia itu mengganggu kami, bahkan melempari kami, menantang kami, kami akan jadikan mereka makanan kami." Jawabnya. "Maafkan mereka, karena mereka tdk bermaksud seperti itu." Kataku. (Kami tau ia hanya menggertak, karena mereka tdk bisa menjadikan manusia sbg makanan, kecuali utk mainan). Akupun terus bernegosiasi dgn mereka, namun mereka berkeras, hingga akhirnya mencoba merasuki kami, namun tdk bisa, dan akhirnya ingin merasuki kedua anak yg mengantarkan kami tsb.
Kedua anak tsb langsung terduduk, namun dgn sigap, temanku langsung meminumkan air yg telah di bacakan ayat ayat dan doa yg telah di siapkan, kemudian sambil memegangi masing2 kepala mereka, dgn membacakan ayat ayat perlindungan, sehingga jin jin tsb tdk dapat merasuki mereka berdua. Sehingga membuat mereka marah, namun kedua teman timku membacakan ayat ayat pembinasa, karena jin tsb berbahaya. Akhirnya mereka meminta ampun, terdengar dr radio kami. Ku tanyakan lagi tentang kedua anak yg di sembunyikan, akhirnya terbuka sebuah pintu ruangan peralatan cleaning services. Saat terbuka, terlihatlah kedua anak tsb dlm keadaan tak sadar. Kamipun mengangkatnya keluar, lalu temanku memegang kepalanya, membacakan ayat ayat ruqyah penyembuh dan utk memanggil jiwanya kembali, namun agak sedikit lama, sehingga teman tim yg dokter, mengambil peralatan suntik, dan menyuntikkan ke dadanya obat cair campuran agar adrenalin dan jantungnya kembali berdetak (jenis obat tdk bs di sebutkan). Seketika mereka sadar, dan di bacakan lg ayat ayat penyembuh. Setelah agak sadar, kami semua keluar dr gedung tsb, dan kembali ke kios temanku. Teman tim yg dokter mengambil bbrp obat obatan di mobil dan memberikan kpd mereka utk memulihkan kondisinya. Setelah itu, mereka kami antar pulang, dan yg lainnya pulang ke rumahnya masing2. Kami mengantar kedua anak td ke salah satu rumahnya. Dan kami jelaskan kejadiannya kpd org rumahnya. Setelah itu, kamipun pulang. Org tua anak tsb meminta nmr hp ku jika ada terjadi sesuatu lg.
Singkat cerita, sekitar lebih seminggu, aku di sms oleh org tua salah satu anak tsb, yg mengatakan jika anaknya dan satu org anak yg satunya lagi mengalami gangguan kejiwaan, akupun menelponnya, dan ku katakan jika besok lusa baru bisa ke sana, inshaa allah. Ku berikan bbrp bacaan utk berjaga2. Dua hari kemudian, setelah teman2 timku datang dan ternyata lengkap bertujuh dgnku, kamipun bersiap, karena malam harinya baru ke rumah anak tsb. Cukup baik utk melakukannya di mlm hari, karena jin jin itu beraktivitas pd malam hari, sedangkan siang hari, mereka tidur, kebalikan dr manusia. Kecuali jin as syaithon, mereka terus ada karena memang tugasnya menggoda manusia sampai kiamat. As syaithon ini tingkatannya kedua di bawah iblis, sedangkan iblis adalah dedengkotnya para jin kafir, tingkatannya paling tinggi. Setelah selesai isya, kami melaksanakan shalat hajat, dgn tujuan utk melakukan ruqyah dan penyelidikan, agar di berikan perlindungan saat melakukannya nanti. Dan tentu saja kami selalu menjaga wudhu kami, karena itulah para jin tsb tdk bisa mengganggu dan merasuki kami dan dgn kekuatan dzikir :
ูุงَ ุฅََِูู ุฅَِّูุง ุงُููู َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَِْูู َُูู، َُูู ุงْูู
ُُْูู ََُููู ุงْูุญَู
ْุฏُ ُูุญِْูู َُููู
ِْูุชُ ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِْูุฑٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syarikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa `alaa kulli syai'in qadiir.
Tiap hari 100 kali. (HR. Bukhari dan Muslim), mereka, para jin tsb tdk bs merasuki kami.
Lalu sekitar jam 10 malam, kami berangkat ke rumah anak tsb. Sesampainya dsna, sdh berkumpul keluarga dan anak yg satunya lg, ternyata ia dan keluarganyapun mendapat gangguan. Karena infonya ada gangguan makhluk halus, sehingga saat masuk ke dlm rumah, temanku sambil menyalakan peralatannya, dan terdeteksi ada jin yg mengikuti kedua anak tsb, salah satunya duduk di pundaknya dengan tangannya yg memegang wajah dan mata anak tsb. Saat masuk, temanku membacakan al fatihah dan al baqarah dua ayat terakhir dan teman yg satunya mengumandangkan adzan. Setelah jin itu pergi dari pundak anak tsb, kami berkumpul. Lalu ku minta ia menceritakan kejadian2nya dan mengapa mereka melakukan hal tsb, yaitu mencari hantu. Mereka menjawab, jika hanya iseng dan ingin membuktikan adanya hantu, serta ingin di lihat yg lainnya jika mereka anak anak berani dan banyak followers, katanya. Hal tsb sdh beberapa kali mereka lakukan, beberapa kali melihat penampakan namun tdk terekam, hingga penasaran sampai dpt merekamnya utk di perlihatkan kpd org2 bukti bahwa mereka menemukan dan berani dan bukti bahwa hantu itu ada. Hingga terakhir mereka hilang di sembunyikan para jin tsb. Org tua mereka menimpali, "itulah sudah, kalian itu ketulahan, satu dua kali sampai beberapa kali memang mungkin gak papa, tp ada saatnya jg mereka itu jadi marah." Kata salah satu org tuanya. Ya, memang benar, ada kalanya para jin tsb bisa marah karena merasa terganggu, apalagi menurut jin tsb, sampai melempari mereka dan menantang. Jin itu bs terkena benda walaupun kita tak berniat mengenainya, mereka bs terkena benda padat dan cair, terutama as syaithon, seperti halnya melempar batu kerikil saat jumrah (salah satu rukun ibadah haji, namun makna utama jumrah adalah utk mengingat Allah : HR. Abu Daud No. 1888). Jika benda cair, jin apapun dpt mengenainya, itulah kenapa kami selalu membawa air yg telah dibacakan ayat kursyi dan yasin.
Anak itu menceritakan juga bahwa ia dapat melihat makhluk2 halus tsb, bahkan sering, hingga akhirnya biasa dan bahkan bisa mengetahui yg akan terjadi (seperti ramalan), (hal itu karena jin tsb menempel padanya, di pundaknya dan meletakkan tangannya di wajah dan mata anak tsb, sehingga ia bs melihat, dan jin tsb membisikkan sesuatu hal yg akan terjadi, lalu ia menjadikannya, agar manusia itu percaya ramalan). Tapi ternyata bukan hanya dia saja yg akhirnya melihat, keluarga yg lain jg melihat penampakan2 di rumahnya, bahkan mengganggu, begitu jg keluarga anak yg satunya. Sering kalo mlm ada suara org berjalan, ada suara perabotan rumah jg. Adiknya sampai ketakutan, karena pernah di ranjangnya saat mau tidur, ada suara di bawah ranjang, saat di lihatnya, ada kepala tanpa badannya, sehingga ia lari ke kamar org tuanya. Kadang ada jg org berjalan di luar rmh tanpa kepala, sosok mahkluk kuntilanak dan macam2. Adiknya jg cerita, "ada om waktu pas di wc, tiba2 ada kepala muncul dr dalam wc, aku langsung nangis keluar, ngeri." Katanya. Keluarga anak yg satunya jg demikian. Katanya ada hantu dalam lemari, ada jg pas keluar rumah, sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia pingsan. Keluarganyapun mengalami hal2 menakutkan. Kami simpulkan jika jin2 tsb tidak ikut saat pulang waktu lalu, tapi mereka menyusul. Dan pasti ada sebabnya. Lalu kami berdiskusi di luar rumah. Dan kami pastikan jika saat itu, sandal mereka tertinggal di tempat kejadian, sehingga jin2 tsb bs mendatangi mereka. Lalu kami masuk kembali dan kami ajak mereka kembali ke rmh sakit tsb. Mereka gak mau karena ketakutan, org tuanya ingin menemani dan kami ijinkan. Sebelum berangkat, kami persiapkan semuanya, dan juga memperisai kedua anak tsb dan masing2 bapaknya yg akan ikut, agar tdk terjadi hal2 yg tak.di inginkan. Kami meminta mereka berwudhu lalu kami berikan bacaan dan air yg telah dibacakan ayat ayat dan doa utk mereka minum. Saat mereka melakukannya, temanku peruqyah membacakan ayat2 agar rumah tsb mendapat perlindungan dr Allah.
Kami jg menjelaskan bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan yg bathil/yg salah. Kita itu hidup di tempatnya masing2, mereka ada tempat sendiri2. Dan jika mereka menampakkan dirinya saat itu, merupakan kesengajaan mereka, agar manusia mempercayai keberadaan mereka, dan melemahkan akidah, jg membuat manusia takut padanya, bukan takut pd Allah. Apalagi hanya utk pamer, yg merupakan kesombongan. Itulah beberapa tujuan jin tsb, agar manusia lemah bahkan bs hilang akidahnya, lalu mempercayai hal yg khurafat/tahayul. Karena hantu itu tdk ada.
Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian, tidak ada Shafar (kematian di karenakan penyakit cacing perut) yang terjadi dengan sendirinya, dan tidak ada hantu yang gentayangan…” (HR. Bukhari).
Dari Jabir r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda : “Tidak ada penularan, tidak ada pengaruh atau tanda bahaya suara burung, dan tidak ada hantu.”(HR. Muslim).
Semua itu hanyalah ulah setan atau jin musyrik dan kafir yang “iseng” untuk menggoda, menipu, dan menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan sehingga menjadi teman mereka di neraka kelak. Dengan melakukan hal.itu, sama saja bermain dgn mereka dan berteman dgn mereka.
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala". (QS Fathir: 6).
"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia (jin setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman". (QS Al A'raf: 27).
Banyak hal bermanfaat lainnya yg bs di lakukan daripada melakukan hal tsb, yaitu ibadah malam. Dan bisa jadi, dgn kegiatan mencari hantu tsb, malah akan meninggalkan ibadah subuhnya.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651).
Bacaan yg kami berikan kpd mereka yaitu :
ุจِุณْู
ِ ุงَِّููู ุงูุฑَّุญْู
َِู ุงูุฑَّุญِูู
ุจِุณْู
ِ ุงِููู ุงَّูุฐِู ูุงََูุถُุฑُّ ู
َุนَ ุงุณู
ِِْูู ุดَْูุกٌ ِููู ุงูุฃุฑْุถِ َููุงَ ِููู ุงูุณَّู
َุงุกِ ََُููู ุงูุณَّู
ِูุนُ ุงْูุนَِููู
َูุง ุฑَุจِّْู ََูู ุงْูุญَู
ْุฏُ َูู
َุง َْููุจَุบِْู ِูุฌَูุงَِู َูุฌَِْูู َูุนَุธِْูู
ِ ุณُْูุทَุงَِูู
ูุงَ ุงََِูู ุงِูุงّ ุงُููู ู
ُุญَู
َّุฏٌ ุฑَุณُُูู ุงِููู ِูู ُِّูู َูู
ْุญَุฉٍ َََูููุณٍ ุนَุฏَุฏَ ู
َุง َูุณِุนَُู ุนِْูู
ُ ุงِููู ุงูุนูู ุงูุนุธูู
َูุนََูุชِ ุงُْููุฌُُูู ِْููุญَِّู ุงَُّْููููู
ِ , َِِّููู ูฑَْٰููุญِุฏِ ูฑََّْูููุงุฑِ
ุดَِูุฏَ ุงَُّููู ุฃََُّูู َูุง ุฅََِููู ุฅَِّูุง َُูู َูุงْูู
ََูุฆَِูุฉُ َูุฃُُููู ุงْูุนِْูู
ِ َูุงุฆِู
ًุง ุจِุงِْููุณْุทِ ูุง ุฅََِูู ุฅِูุง َُูู ุงْูุนَุฒِูุฒُ ุงْูุญَِููู
ُ
ููุงุญูู ููุง ููุฉ ุงูุง ุจุงููู ุงูุนูู ุงูุนุธูู
Bismillahirrohmannirrohim, Bismillahil ladzi laa yadurru ma’as mihi syaiun fil ardhi walaa fis samaa’i wahuwas samii’ul aliim, yaa rabbii lakal hamd kama yanbagi lijalali waj-hika wa 'adhimi sulthonik, laa ilaha illallahu muhammadur rasulullahi fi kulli lamhatin wa nafasin adada maa wasi’ahu ilmullahil aliyyil adhim, wa anatil wujuuhi lil hayyil qoyyumi, lillahil wahidil qohhari, syahidallahu annahu laa ilaaha illa huwa wal malaikatu wa ulul ilmi qoiman bilqist, laa ilaaha illa huwal azizul hakiim, walaa hawla walaa quwwata illa billahil aliyyil adziim.
("Dengan (menyebut) asma Allah yang tiada sesuatupun dapat membahayakan bersama asmaNya, baik di bumi maupun di langit, Dia lah Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"
"Ya Rabbi, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."
"Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, pada setiap pandangan dan nafas, sebanyak bilangan yang diliputi oleh ilmu Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung"
"Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup, Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
"Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Menegakkan Keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana"
"Dan tiada daya dan tiada upaya selain dengan izin Allah Yang Maha tinggi lagi Maha agung.")
Bacaan amalan tsb agar terhindar dari kesurupan, di takuti jin dan marabahaya, di baca tiga kali menghadap kiblat lalu di tiupkan ke telapak tangan dan di usapkan ke wajah dan seluruh tubuh. Dan bs sbg tambahan di baca 11 kali lalu tiupkan ke air, utk di minum dan di usapkan ke wajah.
Bagi yg suka traveling, pecinta alam, pramuka, entah itu kemana dan dimana, masuk hutan keluar hutan, naik gunung, masuk gua, yang mungkin tempat itu menurut pandangan kebanyakan orang angker, keramat, banyak penunggunya (jin, binatang buas, manusia) dan berbahaya. Untuk itu sebaiknya berdoa bukan karena rasa takut pd hal demikian, tapi karena berdoa atau mengingat Allah itu sesuatu hal yang baik yang bisa di lakukan dimana dan kapan saja. Bacaan tsb adalah dzikir dari beberapa ayat alquran. Bi'idznillah (dengan ijin Allah) akan berada dalam perlindungan Allah dan terhindar dari segala bahaya, kesurupan, gangguan dari binatang, jin/setan bahkan manusia, bahaya itu bisa berasal dari langit atapun dari bumi.
Setelah itu, kami semua berangkat ke gedung tsb, sekitar jam 1 malam. Saat itu ada wakar yg menjaga dan kamipun minta ijin padanya sambil sedikit ngasi buat dia beli makanan dan pulsa. Lalu kami sebelas orang masuk ke dalam, sampai ke belakang. Kami meminta anak2 tsb utk mengingat2 kira2 di mana sandalnya tertinggal. Sambil melihat lihat, mereka mengingat2. Sampai ke belakang mendekati ruangan yg waktu lalu, mereka ingat jika saat itu ketika hendak berlarian saat melihat makhluk2 tsb, sandal mereka ada yg jatuh ke selokan. Dgn sedikit penerangan kami semua mencarinya. Ada sandal yg di temukan oleh bapaknya, dan saat di ambil, tiba tiba sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia kaget dan terlempar ke belakang. Saat ia kaget, muncul lagi sosok hitam besar di depan kami, ada tiga sosok, samar namun terlihat. Tdk lama, semakin banyak makhluk makhluk berdatangan, kedua org tua tsb dan anak2 nya terduduk. Anak2 tsb menutup matanya, kami minta mereka semua hanya diam, jgn membaca apapun juga. Karena yg muncul di depan kami adalah jin al farid dan al marid, cukup berbahaya karena mereka sedang marah.
Namun ternyata salah satu org tua anak tsb membaca ayat kursyi. Jin jin tsb berkata, terdengar dr radio kami yg memang sdh menyala. "Lafadz kalian itu salah, kami lebih tau dan hafal dari kalian, jika tidak di hentikan, aku akan menyakitimu !" Katanya. Memang jin jin tsb muslim makanya mereka hafal, namun mereka fasik dan musyrik hingga memiliki sifat setan yg jahat. Lalu bapaknya berhenti membacanya. Mereka berusaha menghampiri kedua bapak anak tsb, dan kami biarkan, karena kami tau, mereka sdh tdk bisa merasuki atau menyakiti kedua bapak dan anaknya tsb, karena sdh dlm perlindungan Allah. Lalu ku katakan pd mereka, "kami hanya mencari barang anak anak tsb, biarkanlah kami, setelah ini kami akan pergi." Kataku. "Tidak, kami akan menyakiti mereka." Jawabnya. Rupanya jin tsb masih menyimpan rasa marah dan dendam pd anak2 tsb. Kemudian mereka ingin menyerang dan melemparkan beberapa benda2, kami menghindar. Namun karena salah satu anak tsb sangat ketakutan, lalu ia ingin lari sehingga terkena lemparan kursi dan iapun tersungkur. Suasana makin mencekam, di tambah suara geraman mereka. Lalu temanku yg dokter membantunya. Karena mereka berkeras dan ingin menyakiti, terpaksa temanku peruqyah membacakan lagi ayat2 khusus utk pembinasa. Ayat-ayat pembinasa jin ini sangat afdol (Insya Allah) untuk membunuh jin dengan membakar habis tubuh jin tersebut. Jin yang terkena “api ghoib” dari ayat-ayat ini akan berteriak-teriak menangis kepanasan dan menggelepar-gelepar seperti ayam yang disembelih. Ku katakan “api ghoib” karena di alam jin tidak akan melihat bentuk api yang membakar tubuh mereka namun mereka merasakan hawa (energi) yang sangat panas yang datang bergelombang seperti ombak dilautan (dari tiap ayat yang dibaca) yang membakar tubuh mereka. Dimensi “api ghoib” dari ayat-ayat ruqyah pembinasa yang dibacakan lebih halus dari dimensi alam manusia dan jin hingga kalangan jin tidak bisa melihat wujud api yang membakar mereka.
Setelah beberapa lama, suasana berubah hening, tak terdengar lagi suara pekikan mereka di radio kami. Namun tercium bau seperti kulit terbakar. Lalu temanku menghentikan bacaannya. Namun tiba2 datang lagi jin lainnya berwujud kuntilanak dan wanita menyeramkan. Anak2 itu masih ketakutan. Itu hanyalah jin matkun, yg bagi kami hanya jin biasa, dan tdk sulit menghalaunya. Aku hanya berkata, "jika kalian masih di sini, maka kalian akan bernasib sama dengan al farid dan al marid yg td." Kataku. Lalu mereka langsung menghilang. Entah apa maksudnya menampakan dirinya pada kami. Karena kami sama sekali tdk terpengaruh dgn kehadirannya. Lalu temanku membacakan ayat2 pembersihan dan yg satunya membacakan al baqarah sampai selesai, dan kami siramkan air ruqyah ke beberapa tempat. Akhirnya setelah di cari2, semua sandal anak2 tsb di ketemukan, ada yg tertinggal dlm ruangan cleaning service tempat mereka di temukan waktu lalu. Setelah itu, kamipun pulang. Temanku membuatkan air yg dibacakan ayat ayat dan doa untuk minuman kedua anak tsb, dan memberikan bacaannya kpd org tuanya agar membuatkannya tiap hari. Air yg telah dibacakan ayat ayat dan atau doa doa, sangat baik utk di jadikan minuman, anak2 ataupun dewasa. Karena air dpt merekam apa yg di ucapkan manusia. Jika di bacakan ayat atau doa yg baik baik, maka ia akan menjadi baik, bgtu jg sebaliknya. Air mengalir ke dlm tubuh dan ginjal, dan sebagian di alirkan ke sel sel darah dan ke otak, air tsb akan cukup mempengaruhi kondisi manusia. Air yg kita minum hari ini, akan bertahan dlm tubuh 10 - 15 hari, lalu akan di keluarkan 50 hari kemudian dgn menjadi urine, keringat, bercampur dgn tinja dan lainnya. Jin masuk ke dlm tubuh dgn berjalan di aliran darah manusia, jika ia sempat masuk tubuh, maka tdk akan berlangsung lama karena darah telah mengandung air yg dibacakan ayat ayat dan doa, sehingga ia akan merasa kepanasan dan keluar. Bgtu jg air yg telah di bacakan doa utk anak, sangat baik utk kepintaran dan akhlak si anak.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).
Setelah semua selesai dan sudah masuk subuh, kamipun mengajak mereka berjamaah, lalu setelahnya, kamipun pulang. Namun beberepa waktu yg agak lama kemudian, kami mendengar kabar, jika ada anak anak yg lain, yg saat itu ikut dalam kegiatan tsb, ada yg mengalami ganggan jin, bahkan ada yg mengalami gangguan kejiwaan, bahkan ada yg sampai bunuh diri (karena sdh hilang akidahnya). Kami hanya menyarankan agar yg lain di ruqyah, karena kami tdk dpt membantunya, karena sedang berada di luar kota. Jin itu ada yg dapat mengikuti, menempel bahkan masuk ke dalam tubuh karena beberapa hal. Ada yg sengaja ngikut, masuk, menempel karena suatu kegiatan, ada pula yg memang mereka sengaja lakukan, atau ada juga yg karena turunan, juga dari sihir kiriman. Bagi yg dapat menjaga akidahnya, maka tdk akan terganggu olehnya. Isilah hidup kita dengan kegiatan yg bermanfaat, jauhkanlah perbuatan yg bathil yg dapat menimbulkan kemudharatan. Kisah ini bukan tentang kehebatan, namun tentang keyakinan dan sekedar mengingatkan. Semoga kita semua selalu mendapat petunjuk, ridha dan perlindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin. Sekian.
#Avri Rusdi