Rabu, 23 Desember 2020

*Pribumi jualan di emperan Alfamart.*

*Pribumi jualan di emperan Alfamart.*

Suatu sore ketika aku dalam perjalanan dari Jakarta menuju kekota Medan, aku mampir di toko Alfamart di kota kecil Indrapura, Batubara, Sumut untuk beli air mineral.
Setelah keluar dari toko Alfamart, mataku tertuju pada seorang bapak yg taksiranku berusia sekitar 60 tahun, berjenggot putih panjang, menjual kripik dengan sepeda tuanya.
Segera kuhampiri bapak itu dan kusapa :" Jualan apa ini pak?".
Lalu dia jawab sambil menatapku : "Oooh .. Ini jual kripik singkong dan kripik pisang".
"Berapa harga sebungkus pak?", tanyaku.
"Rp.5.000,- perbungkus mas", jawabnya datar.
"Sepuluh ribu boleh dapat 3 bungkus gak pak?", tanyaku lagi.
Spontan wajahnya berubah seperti orang yg kesal, tapi tetap mencoba senyum pak tua menjawab :
" Maaf mas .. Harga sudah murah, dan sudah jadi banderol. Tapi kalo sampean mau saya sedekahi ya gapapa, saya tambah 1 bungkus buat sampean".
Sontak saya jadi malu hati. Bayangkan ! Saya naik mobil Fortuner, mau disedekahi sebungkus kripik sama bapak tua yg bersepeda !!
Lalu supaya jangan kalah malu, saya mencoba berargumentasi dgn bapak tua itu :
" Masa ga boleh ditawar ? Tawar menawar kan biasa pak dalam jual beli !".
" Sampean tadi waktu belanja dia Alfamart, ada nawar harga barang yg tertera di label harga gak?".
Sekali lagi aku terkejut malu, dan gak mampu menjawab.
Lalu pak tua nyambung ceritanya :
" Saya kasi contoh sama sampean ya mas. Misal sampean pergi ke showroom mobil, mau beli sebuah mobil. Mobil itu berharga Rp. 500 juta, lalu sampean tawar 3 mobil dengan harga Rp. 1 milyar. Kira-kira apa kata pemilik showroom tadi?".
Aku jadi tambah malu. Speechless !!

" Mas .. Alfamart itu pemiliknya konglomerat. Orang Tajir. Sampean pasti kenal pemiliknya. Mungkin uang sumbangan yg sampean donasikan lewat struk belanja itu, jika dikumpulin se Indonesia, dalam sehari bisa puluhan milyar rupiah, betul ga?. Itu baru dari donasinya doang !! Dan pemilik Alfamart itu juga punya beberapa perusahaan besar lain, bahkan mungkin punya partai politik juga, hahaha ..".
Saya tambah malu dan cuma bisa nunduk dgn rasa menyesal.
Lalu pak tua menambahkan lagi dengan semangatnya :
"Kalo saya jualan kripik ini, cuma buat buat nyambung hidup, buat nyekolahin anak saya di pesantren Hafidz Qur'an di Pantai Cermin Perbaungan dan buat bayar kontrakan rumah bulanan !! Boro-boro mau bikin partai, buat makan harian aja saya harus mangkal disini dari jam 5 sore sampai malam jam 12 !! Bagi saya yg penting berkah dan halal".
Tak terasa tenggorokanku tercekat, dan airmataku menggenang disudut kelopak mataku.
Kupandangin wajah pak tua itu, bukan orang tua sembarangan yg tak berpendidikan. Tatap matanya yg tajam tapi tetap santun. 
Aku jadi malu sendiri dengan celotehan beliau yang tadinya kuanggap sepele.
Ada perasaan berdosa menzhalimi orang tua yang masih mau bersusah payah mencari uang dgn mengayuh sepeda tuanya.
Terus terang aku jadi teringat almarhum orang tua sendiri.
Dalam hatiku, aku berjanji akan mampir lagi, jika nanti aku balik ke Jakarta lagi.
Akan kuborong bbrp bungkus kripik pak tua itu untuk oleh - oleh buat teman - teman kantorku.

Akhirnya aku sadar, cepat - cepat kuambil dompet disaku celanaku dan aku minta dibungkuskan 4 bungkus kripik singkong dan pisangnya. 
Setelah itu dia serahkan ke aku, sambil berkata :" Ini saya lebihkan sebungkus buat anak-anak sampean dalam mobil itu".
Lalu kugenggamkan uang ratusan ribuan dua lembar sambil kusalami tangannya tanda terima kasihku yg telah menyadarkanku, betapa selama ini kita selalu bangga bila bisa menawar harga pada pedagang kecil yg hidupnya dibawah standar cukup.
"Lho mas .. Apa ini? Uangnya kelebihan ini !!".
"Ambillah buat bapak, saya ikhlas. Buat bantu uang sekolah anak bapak", kataku.
Gantian pak tua itu yg tak dapat berkata - kata dan ada bulir bening menggelembung disudut mata tuanya.
Masih banyak obrolan kami yg lain yg gak kutulis disini.
Didalam perjalanan ke Medan kami cicipi kripik pak tua itu, ternyata rasanya gak kalah dgn kripik kemasan industri besar yg selama ini dijual di supermarket sekalipun.
Terimakasih Tuhan, Engkau telah mempertemukan aku dengan guru baruku yg ketemu dalam perjalanan pulang kampungku dari Jakarta ke Medan.

Pesan moralnya : *Jangan pernah menawar terlalu berlebihan pada pedagang kecil, yang notabenenya mereka adalah orang yang kurang mampu. Untuk makan besok harus mencari uang hari ini. Dan bayangkan jika orang tua itu adalah saudara kita atau bahkan orang tua kita sendiri.*

*Jika artikelku ini dirasa bermanfaat, silakan share keteman-teman kalian.*

Medan, 04-12-2020.

Minggu, 05 Juli 2020

REZEKI ITU PUNYA ALAMAT

REZEKI ITU PUNYA ALAMAT

Kalau rizqi itu diukur dari kerja keras...
maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya.
 
Jika rizqi itu ditentukan dr waktu kerja...
maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya..
bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD

Jika rizki itu milik orang pintar...
maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya...

Jika rizqi itu karena jabatan...
maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia..

Rizqi itu karena kasih sayang Allah.

" Mengejar rizqi, jangan mengejar jumlahnya, tetapi berkahnya."
( Ali bin Abi Thalib )

MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU

“Kalaulah anak Adam lari dari rizqinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rizqinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down",  dalem terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. 
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. 

Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur, Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira. 
Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga, sebab berharap
jatuh miskin!

Masya Allah, hebat.

Coba kalau kita ? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. 

Namun, Masya Allah
Rencana Allah Subhanahu wa ta'ala itu memang terbaik...

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Subhanalloh
Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

"Wahai manusia, di langit ada rizqi bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi, yang banyak memberi rizqi itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

Allah Subhanahu wa ta'ala lah yang Memberi rizqi

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH dibanding urusan dunia yang sementara ini...

*آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ*

BERLATIH MATI

*K E M A T I A A N*

Finalisasi dari kehidupan adalah kematian, proses, dimana dan kapan terjadinya, masuk dalam *ranah gaib prerogatifnya Tuhan* Setiap manusia, pasti yakin, akan mengalaminya, tapi belum tentu yakin adanya *kehidupan setelah kematian*, karena hal itu merupakan *hidayah*. Sejauh mana persiapan bekal menuju garis finish kehidupan ?

*READY TO DIE.*

_Mari kita sesekali berhenti membicarakan orang lain dan sejenak mulai merenung untuk diri kita sendiri menghadapi suatu kepastian yang akan terjadi, entah kapan, di masa datang nanti :_

*BERLATIH MATI.*

Saya ingin share tulisan seorang dokter yang bertugas di RS Swasta - Yogyakarta...

Seringnya mendapat giliran tugas menunggui mereka yang sedang menghadapi sakaratul maut alias detik-detik menjelang lepasnya nyawa dari tubuh fisiknya, membuat saya banyak merenungkan apa arti dari semua ini. Sebuah kesempatan belajar yang langka dan tidak semua orang bisa mengalaminya.

Apa pentingnya buat saya? Sangat penting, karena dari peristiwa itulah saya terus disadarkan bagaimana mengisi hari-hari yang saya jalani ini, agar bisa berakhir dengan penuh makna, mencapai tujuan yang diagendakan sejak sebelum saya diturunkan ke dunia, dan belajar menghargai waktu yang tersisa dengan hidup yang lebih berkualitas.

Cara orang meninggal dunia itu berbeda-beda. Kemiripannya hanya pada tanda-tanda yang menyertai sebelum maut menjemput.

Wajah yang mendadak berubah, seperti bukan yang kita kenali selama ini. Pucat, bahkan putih seperti tembok. Terutama sorot mata mereka, yang sebentar kosong, sebentar gelisah, sebentar marah. Perilaku juga berubah. Ada yang keinginannya harus dituruti betapapun anehnya. Atau membuat orang lain kesal, dan yang bersangkutan sendiri marah atau uring-uringan. Mereka juga jadi labil secara emosi. Sedih, sering menangis tanpa tertahan lagi, takut ditinggal sendirian. Semakin mendekati waktunya, semakin gelisah menanyakan hari, tanggal atau jam. Juga tak betah lagi mengenakan segala macam alat bantu medis yang dimaksudkan untuk membuat mereka lebih lama bertahan hidup.

Yang membedakan adalah seberapa pasrah atau seberapa besar keyakinan mereka terhadap Allah Tuhan Yang Maha Esa, semasa hidupnya. Kebanyakan mereka yang simpel dan lurus-lurus saja hidupnya, tak banyak kuatir memikirkan ini itu hingga detil, lebih cepat "berangkat"nya. Tapi jika masih ada banyak ganjalan di hati dan pikirannya, seringkali mengalami kesusahan pada saat jiwanya akan lepas dari tubuhnya.

Hal ini membuat saya berpikir, bahwa untuk mati dengan mudah tanpa melalui banyak siksaan, adalah dengan melatihnya semasa kita masih hidup di dunia.

Berlatih mati? Ya, Anda tidak salah baca, dan saya tidak sedang bercanda.

Yang pertama perlu dilatih adalah soal keyakinan kita. Yakin dan menyadari dengan sesadar-sadarnya bahwa segala sesuatu itu baik adanya, berujung kebaikan, dan selalu ada kebaikan walau nampaknya susah sekalipun.

Ini adalah fondasi yang sangat penting ketika nyawa kita tengah berada di ujung tanduk nanti.
Kebaikan yang selalu kita yakini dan pikirkan akan membuat kita menyambut kematian dengan keprasahan dan kerelaan.

Putusnya nyawa dan keluarnya jiwa dari tubuh fisik kita akan lancar sama seperti ketika buang hajat besar, semakin kita rileks, akan semakin mudah, tapi semakin kita tegang, semakin susah lepas.

Latihan kedua adalah berlatih melepas. Melepas apa saja yang selama ini kita anggap sebagai hak kita.

Sadarilah bahwa kita tidak memiliki apa-apa dan tidak berhak atas apapun, termasuk memikirkan nasib orang-orang yang kita kasihi yang akan kita tinggalkan. Itu bukan urusan dan tanggung jawab kita. Mereka adalah milik Allah Tuhan Yang Maha Esa dan masing-masing memiliki urusannya sendiri-sendiri dengan semesta.

Lepaskan juga segala urusan harta, kekayaan dan apapun yang masih mengikat dan menguasai kita, sejak sekarang ini, selagi kita masih hidup. Artinya, ini adalah latihan mental agar kita tidak terus menerus kuatir dan memikirkan sesuatu yang nantinya akan kita tinggalkan. Melepaskan juga berarti melepaskan dendam, kemarahan, kepahitan, luka batin yang masih ada.

Bersihkan mulai dari sekarang ini, hingga tak ada sisa sama sekali.
Berilah ma'af kepada mereka yang pernah menyakiti hati, mengkhianati, mengakali kita, seikhlas-ikhlasnya.

Latihan juga tidak berhenti di aspek spiritual dan mental saja, namun juga di aspek fisik.

Memang tubuh fisik kita nantinya akan kita tinggalkan. Tapi lebih enak mana meninggal dengan sehat atau dengan sakit? Berlatihlah menghormati dan menghargai tubuh kita mulai dari sekarang.

Mulailah belajar mendengarkan suaranya, apa yang sebenarnya ia butuhkan, bukan apa yang kita (ego/nafsu) butuhkan.

Berikanlah apa yang tubuh inginkan sejak sekarang, agar ia tak membangkang atau menusuk di belakang pada saat kita tak berdaya lagi.

Tapi ini bukan berarti manipulasi ya. Lakukanlah dengan ikhlas, karena mengasihi tubuh sendiri sama dengan melayani orang yang sedang sekarat.

Perlu hati-hati, cermat, penuh hormat. Daripada nantinya tubuh kita habis dimakan obat, lebih baik memeliharanya dengan baik semasa kita masih bisa. Berikan makanan yang sehat, olahraga yang cukup, sinar matahari pagi, dan air bersih yang sesuai kebutuhan.

Banyak lagi yang bisa kita latihkan untuk menyambut kematian dengan gembira dan bukan dengan air mata.

*PELUANG*

Sebelum mencapai garis finish, merupakan *peluang emas* untuk mempersiapkan bekal kehidupan pasca kematian, istiqomah dan berkelanjutan mengamalkan *akhlah yang mulia, empati dan simpati kepada sesama makhluk Tuhan*

Sudah waktunya kita mengubah persepsi tentang kematian bukan lagi sebagai peristiwa duka cita tapi kemenangan dalam perjalanan hidup.

*Selamat merenungkan dan mulai berlatih. Selamat pagi salam seroja*

Sabtu, 04 Juli 2020

Amalan AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

IJAZAH AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Musibah kecurian dan kebakaran tentu sama sekali tidak kita harapkan, terlebih di saat kita sedang terlelap tidur. Nah, agar terhindar dari musibah itu ada baiknya, sebelum tidur membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sebanyak 21 kali (usahakan satu kali tarikan nafas).

Kemudian tiupkan ke badan dan seluruh ruangan. Insya Allah dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya, pada malam itu Allah akan menjaga orang yang membacanya terjaga dari kecurian, kebarakan atau kejahatan lainnya.

Ijazah ini saya peroleh pada tahun 1997. Dan saya ijazahkan secara umum kepada kaum muslimin untuk diamalkan. Semoga pahala jariyah mengalir pada guru dan masyaikh yang telah mengijazahkan.

أَجَزْتُكُمْ كَمَا أَجَازَ مَنْ أَجَازَنِي...

Amalan AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

IJAZAH AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Musibah kecurian dan kebakaran tentu sama sekali tidak kita harapkan, terlebih di saat kita sedang terlelap tidur. Nah, agar terhindar dari musibah itu ada baiknya, sebelum tidur membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sebanyak 21 kali (usahakan satu kali tarikan nafas).

Kemudian tiupkan ke badan dan seluruh ruangan. Insya Allah dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya, pada malam itu Allah akan menjaga orang yang membacanya terjaga dari kecurian, kebarakan atau kejahatan lainnya.

Ijazah ini saya peroleh pada tahun 1997. Dan saya ijazahkan secara umum kepada kaum muslimin untuk diamalkan. Semoga pahala jariyah mengalir pada guru dan masyaikh yang telah mengijazahkan.

أَجَزْتُكُمْ كَمَا أَجَازَ مَنْ أَجَازَنِي...

Jumat, 03 Juli 2020

CARA MERUQYAH RUMAH

Meruqyah rumah adalah salah satu metode mengusir Jin pengganggu di dalam rumah. Juga untuk memusnahkan gangguan sihir yang di kirim penyihir ke dalam rumah. Biasanya setiap korban sihir selalu diikat dengan ikatan sihir yang di letakan di dalam rumah oleh penyihir, baik di letakan secara nyata ataupun di letakan secara ghaib.

Meruqyah rumah adalah satu terapi wajib bagi semua penderita gangguan sihir, untuk memastikan terputusnya ikatan-ikatan yang di letakan di sekitaran rumah.

CIRI-CIRI GANGGUAN JIN DALAM RUMAH :

1. Penghuni rumah sering sakit-sakitan.

2. Suasana rumah panas, gelap, pengap,
padahal sebenarnya tidak.

3. Sering terdengar suara ghaib.

4. Anak-anak sering nangis di waktu malam.

5. Sering terlihat jin atau penampakan.

6. Rumah tangga tidak harmonis, sering gaduh.

7. Selalu mendapat musibah.

8. Rumah susah di jual.

9. Penghuni rumah sulit akur, atau selalu gaduh.

10. Suasana rumah tidak tenang.

11. Sering terjadi kejadian aneh, seperti mati lampu, suara benda jatuh di atas atap, dll.

CARA BUAT AIR RUQYAH UNTUK RUMAH :

1. Ambil wudhu.

2. Shalat hajat 2 rakaat.

3. Siapkan air 1 ember.

4. Niat kuat, bacakan : Surah Al-Fatihah, Ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-falaq, An-Nas, masing-masing bacakan 3 kali, sambil menyentuh air.

5. Bacakan juga Surat Ash-Shoffat : 1- 10 satu kali.

6. Ambil air di ember kemudian percikan
ke seluruh ruangan rumah, ruang tamu, kamar, dapur, teras, dan tempat-tempat yang dirasa ada pengaruh gangguan sihirnya.

7. Ulangi sampai pengaruh gangguan yang di rasakan dirumah hilang total.

8. Bertawakallah pada Allah.

9. Perbanyak membaca Al-Qur’an di rumah.

10. Tinggalkan semua bentuk kemaksiatan dan dosa dalam rumah, seperti mendengar musik, dll.

Semoga bermanfa'at.. Wallahu A'lam..

Kamis, 02 Juli 2020

MENDETEKSI/MENETRALISIR RUANGAN BERENERGI NEGATIF

IJAZAH MENDETEKSI/MENETRALISIR RUANGAN BERENERGI NEGATIF

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Jika di sebuah rumah atau ruangan yang dirasakan ada aura energi yang tidak mengenakkan, sering menimbulkan rasa gerah,  tidak tenang dan nyaman, sering merasa takut atau was-was, atau selalu terbawa emosi, anak kecil sering menangis tanpa sebab, sering terjadi pertengkaran atau percekcokan atau serasa ada orang lain atau suara yang mengganggu.

Maka, rumah atau ruangan itu bisa dideteksi atau dinetralisir. Ada beberapa guru saya yang mengijazahkan beberapa cara untuk mendeteksi dan menetralisirnya. Malam ini saya ijazahkan salah satu caranya, semoga bermanfaat. Ini hanya sekedar ikhtiar saja, jangan dijadikan alasan takut pada selain Allah.

Caranya:
1. Ambil gelas bening;
2. Masukkan garam seperampat gelas;
3. Masukkan air cuka seperampat gelas;
4. Masukkan air seperampat gelas.
5. Sisakan seperampat akhir.

Setelah itu bacakan surah al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq dan Annas masing-masing sebanyak 7 kali, lalu tiupkan pada gelas yang sudah terisi garam dan cuka. Letakkan di tempat yang diyakini auranya negatif. Dan biarkan selama 24 jam jangan dilihat dulu.

Jika air berubah warna kemungkinan ada pengaruh aura negatif. Tapi, air bisa juga bisa tidak berpengaruh apa-apa, namun auranya kembali adem dan nyaman, itu disebabkan aura negatifnya menjauhi ruangan itu.

Saya ijazahkan khusus teman di FB akun ini saja. Ajaztulakum..

Selasa, 30 Juni 2020

CERPEN PENYEMANGAT PAGI INI baca sampai habis

*Seorang Pria Yang Tidak Lulus Ujian Masuk Universitas , DiNikahkan Orang Tuanya.*

*Untuk mendapat penghasilan , ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar , belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.*

*Setibanya di rumah , sang istri menghapuskan air mata nya , menghiburnya dengan berkata : "Banyak Ilmu Dalam Otak , Ada Orang Yang Bisa Menuangkannya , Ada Pula Yang Tidak Bisa. Tidak Perlu Bersedih Karena Hal Ini. Mungkin Ada Pekerjaan Lain Yang Lebih Cocok Untukmu Sedang Menantimu."*

*Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain , namun dipecat juga karena geraknya lambat.*

*Saat itu sang istri berkata : Kegesitan Kaki Dan Tangan Setiap Orang Berbeda , Orang Lain Sudah Bekerja Beberapa Tahun Lamanya , Kamu Hanya Belajar Di Sekolah , Bagaimana Bisa Cepat....?*

*Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain , namun tidak ada satu pun yg berhasil , semua gagal di tengah jalan.*

*Namun demikian , tiap kali pulang dengan patah semangat , sang istri selalu menghiburnya , tidak pernah mengeluh.*

*Ketika sudah berumur 30 tahun-an , ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya , menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.*

*Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat , dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.*

*Akhirnya ia menjadi Boss yang memiliki Kekayaan Berlimpah.*

*Suatu hari , ia yang sekarang sudah sukses besar , bertanya kepada sang istri , kenapa ketika masa depan nya masih suram , engkau tetap begitu percaya kepada ku.........?*

*Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana : Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum , bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik , coba tanami buah-buahan , jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh , semaikan bibit gandum hitam , pasti bisa berbunga , karena pada sebidang tanah , pasti ada bibit yang cocok untuknya , pasti bisa menghasilkan panen dari nya.*

*Mendengar penjelasan sang istri , ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat , ketabahan serta kasih sayang sang istri , bagaikan sebutir bibit unggul.*

*Semua prestasi dirinya , adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.*

*Di Dunia Ini Tidak Ada Seorang pun Yang Hanya Sekedar Sampah , Dia Hanya Tidak Berada Di Posisi Yang Tepat.*

*Setelah membaca cerita ini , jangan dibiarkan saja , teruskan ke orang lain.*

*Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.*

*Delapan kalimat di bawah ini , adalah intisari kehidupan :*

*1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu , biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.*

*2. Orang yang tidak bisa toleran , seberapa banyak pun temannya , akhirnya akan sendirian.*

*3. Orang yang tidak tahu bersyukur , seberapa pintar pun , tidak akan sukses.*

*4. Orang yang tidak bertindak nyata , seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*

*5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain , seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*

*6. Orang yang tidak bisa menabung , dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*

*7. Orang yang tidak bisa merasa puas , seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*

*8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan , berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*

*~Jangan Tunggu , Segera Bagikan Motivasi Yang Bagus Ini ~*

Kamis, 11 Juni 2020

Renungan dimalam jumat.

Ustadz ABDUL SOMAD, bertanya kepada jama'ahnya,_

UAS :* : "Andai kita hidup pd zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa ?"._

Jama'ah : "Musaaaaa."_ (Jawab jama'ah dgn kompak).

UAS :* _"Yakiiin ?"._
Jama'ah :* _"Yakiiiiiin....."_

UAS :* _Tapi yang membangun kota Mesir...., Fir'aun. Yang bangun infrastruktur juga dia. Yang bangun piramida...., Fir'aun. Yang paling kaya...., Fir'aun. Yang punya bala tentara banyak dan kuat...., Fir'aun. Yang punya banyak pengikut....., Fir'aun. Yang bisa memberi perlindungan dan jaminan......, Fir'aun. Yang Berkuasa......., Fir'aun. Yang bisa menyediakan makanan Dan minuman........, Fir'aun. Yang bisa adakan hiburan......., Fir'aun. Yang bisa buat pusat perbelanjaan........, Fir'aun. Bahkan jika teknologinya sudah ada mungkin Kartu Mesir Sehat dan Kartu Mesir Pintar juga dibuatnya."_

Sementara Nabi Musa......, siapa dia ???. Hanya seorang penggembala kambing. Bicara saja tidak fasih alias cadel (akibat pernah memakan bara api diwaktu bayi). Hanya memiliki sebatang tongkat butut_

Masih yakin mau ikut Nabi Musa........???._ Tanya *UAS* sekali lagi.

Jamaah terdiam...

UAS :* _"Kerjaan Nabi Musa hanya sebagai penjaga kambing, tiba-tiba mau mengajak kita menyeberangi lautan,,, tanpa memakai sampan, tanpa prahu, tanpa kapal. Apakah yakin kita mau ikut Nabi Musa ????"_

Tak satupun jama'ah berani menjawab, semua tertunduk, diam seribu bahasa.

UAS :* _Betapa sesungguhnya manusia zaman Firaun dan zaman sekarang, tidak Ada bedanya. Di Zaman sekarang ini, mayoritas semua tergila² pada harta, wanita, pangkat, jabatan, pujian, rayuan. Al Wahn (cinta keduniawian)._

Sungguh......, Fir'aun itu akan tetap ada hingga akhir zaman. Hanya saja berubah wajah Dan bentuknya...., juga namanya. Namun secara hakikat dia akan terus ada. Sebab sejarah akan berulang, dan kita harus tetap yakin seyakinnya biidznillah Fir'aun dikalahkan oleh Musa karena Kuasa ALLAH Azza Wa Jalla..._

Siapapun yang akan terpilih itu sudah menjadi takdir/sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, tetapi Allah akan mencatat dimana kita berpihak.....*_

Belajaralah DARI CICAK dan Burung Pipit.....*_

Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu di atas api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam.

Cicak* yang melihatnya tertawa.....: *_"Hai pipit........!, bodohnya yang kau lakukan itu. Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja, mana mungkin bisa memadamkan api itu.....???._*

Burung pipit* pun menjawab : *_"Wahai cicak......, memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yang besar itu, tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai dizholimi, Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak, tetapi Allah akan melihat dimana aku berpihak......"._*

Cicak terus tertawa, dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam agar cepat membesar.

Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yang membakar Nabi ibrahim Alaihi Salam, tetapi Allah melihat dimana Cicak berpihak.

Hikayat ini terjadi sekarang....., dan akan terus berulang Saat Al-Qur'an dinistakan, suara Azan dipermasalahkan, bendera tauhid dibakar dan pembela Agama dikriminalisasi.

Aku bertanya padamu sahabat : Dimanakah kau berpihak......?????. Memang....., Pilihanmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah..., Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak. Berada di Barisan mana dirimu....., Siapa yang kamu dukung...., Siapa yang kamu pilih untuk jadi pemimpin....?.*_

Ingat-ingat......, pilihanmu akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti.....*_

Renungkanlah sejenak saudara Muslimku, Semoga Allah Menyatukan kita kelak di SurgaNya._

Aamiin....
SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 03 Juni 2020

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM

Cara Sunnah Minum Air Adalah :

1. Minumlah air dengan
    tangan kanan.
2. Minum air dengan
    duduk.
3. Mulailah minum air
    dengan mengucapkan
    Bismillaah.
4. Lihat air sebelum
    minum.
5. Minumlah air dalam 3
    teguk. 
6. Setelah selesai setiap
    tegukan, katakanlah
    Alhamdulillaah
7.Setelah 3 teguk air minum,
    katakan akhirnya
    Alhamdulillaahi Wassyukru Lillaah.

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM
Dengan Duduk dan  3 teguk air minum:

1. Ginjal tidak pernah
    gagal.
2. Lutut selalu berfungsi.
3. Tulang punggung
     selalu kuat.
4. Katup Jantung tidak
     pernah berhenti.
5. Pikiran selalu aktif.

Subhaanallaah, bagikan manfa'at ini dengan semua orang!!?

Majlis Al MADAD

.
.
.
Follow @ahlussunah._ .
.
#sufi #guru #guruzuhdianoor #guruzuhdiannor #guruzaini #gurubakhiet #guruudin #ppags_sekumpul #ppags #ppagz #ppagz_banjarmasin #aswaja #ahlusunnah #ahlusunnahwaljamaah #infobanjar #banjarinfo #pondok #darussalam #sholawat #pecintasholawat #pecintaquran #hadis #muhasabbahdiri #kata #gurusekumpul #arraudhah #sekumpul #mahabbahcinta #mahabbah #ulamabanjarquotes

Senin, 01 Juni 2020

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Syeikh Muhammad Al syanqithi, berkata: 
" Semoga Allah mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis betapa perlunya Ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui ini "

Ustman bin sawad, ulama salaf, bercerita tentang ibunya. Seorang wanita yang Ahli ibadah. Ketika ibunya akan  meninggal dunia ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata: " wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaran ku alam hidup ku dan setelah kematian ku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku."  Kemudian ia meninggal dunia

Aku suka berziarah ke makam nya setiap hari jum'ah. Aku berdo'a untuknya dan aku memohon ampun baginya dan semua Ahli kubur di situ.

Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku. Aku berkata : " wahai ibuku, bagaimana keadaanmu..? "
Ia menjawab : " wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku Alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terbuat dari tenunan kain sutera."
Aku berkata : " apakah ibu ada keperluan kepadaku..?"
Ia menjawab : " iya, janganlah kamu tinggalkn ziaroh yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang kedatangan mu pada hari jum'ah ketika berangkat dari keluargamu. Orang-orang akan berkata kepadaku : " ini anakmu sudah datang," dan aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang."

Basysyar bin gholib, ulama salaf juga berkata :" aku bermimpi Robiah Al-adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendo'akannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku :" Wahai basysyar , hadiah-hadiahmu selalu Sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, di tutupi dengan sapu tangan sutera. "
Aku berkata:" bagaimana hal itu bisa terjadi..?"
Ia menjawab: "  begitulah do'a orang-orang yang masih hidup, dan do'a itu di kabulkan, maka do'a itu di letakan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera, lalu hadiah itu di berikan kepada orang mati yang di do'akan itu. Lalu di katakan kepadanya: " Terimalah ini hadiah si Fulan kepadamu."

Seberapa sering kita berZiaroh ke makam orang tua, keluarga, dan guru kita yang telah meninggal dunia..?
Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah..?
Sesungguhnya ziaroh dan do'a kita sangatlah penting bagi mereka.

Allahu ta'ala a'lam bishowab.

Minggu, 31 Mei 2020

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

SEORANG lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah toko megah. Dari bajunya, terlihat lelaki tua itu adalah seorang fakir.

Para pengunjung di toko tersebut yang mayoritas adalah orang² berada (borjuis), mereka rata-rata melihat dengan pandangan aneh kepada lelaki tua tersebut. Tetapi tidak dengan sang pemilik toko.

”Mau cari apa pak?” Tanya pemilik toko dengan ramah.

”Anu… Saya mau beli selimut enam helai untuk saya dan anak istri saya. Tapi…” Jawabnya ragu.

”Tapi kenapa pak?”

“Saya hanya punya uang 100 riyal. Apa cukup untuk membeli enam helai selimut? Tak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin,” Ucap lelaki tua tersebut.

”Oh tentu cukup pak. Saya punya selimut bagus dari Turki. Harganya cuma 20 riyal saja. Kalau bapak membeli lima saya kasih bonus satu helai", jawab sang pemilik toko sigap.

Lega, wajah lelaki tua itu bersinar cerah. Ia menyodorkan uang 100 riyal, lalu membawa pulang selimut yang dibelinya.

Seorang teman pemilik toko yang sedari tadi melihat dan mendengar percakapan tersebut kemudian bertanya pada pemilik toko,

”Tidak salah??? Kau bilang selimut itu yang paling bagus dan mahal yang ada di tokomu ini. Kemarin kau jual kepadaku 450 riyal. Sekarang kau jual kepada lelaki tua itu 20 riyal??” Protesnya heran.

”Benar. Memang harga selimut itu 450 riyal, dan aku menjualnya padamu tidak kurang dan tidak lebih. Tetapi kemarin aku berdagang dengan manusia. Sekarang aku berdagang dengan Allah ﷻ,” Ucap sang pemilik toko dengan tenang.

“Demi Allah ﷻ! Sesungguhnya aku tidak menginginkan uangnya sedikitpun. Tapi aku ingin menjaga harga diri lelaki tua tersebut agar dia seolah tidak sedang menerima sedekah dariku hingga bisa membuatnya malu,” sambungnya.

Menghela nafas sejenak, sambungnya kembali, “Demi Allah ﷻ! Aku hanya ingin lelaki tua itu dan keluarganya terhindar dari cuaca musim dingin yang sebentar lagi datang. Dan aku pun berharap Allah ﷻ menghindarkanku dan keluargaku dari panasnya api neraka.”

Sungguh, diperlukan SENI dan TRIK dalam beramal dan BERSEDEKAH agar membuat hati orang lain senang dan bahagia tanpa merasa malu atau rendah.

Allah ﷻ berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَــنَّةَ 

"Sesungguhnya Allah ﷻ Membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka". (QS. At-Taubah : 111)

Rasulullah ﷺ bersabda,

وَأَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِم

"Dan amal perbuatan yang paling dicintai Allah adalah menggembirakan seorang muslim". (HR. Thabrani di dalam al-Mu’jam al-Kabir, no. 13646).

#SEMOGA_KITA_BISA
#Aamiiin

سُبْحَانَ اللَّهِ ، وَالْحَمْدُ لِلَّه ، وَلاَ اِلهَ إِلاَّ اللَّه ، وَاللَّهُ أَكْبَر .
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّـدِنَا مُحَمَّدْ

"BERDAGANG DENGAN ALLAH"

"BERDAGANG DENGAN ALLAH". 

Seorang petani di Cipanas Cianjur jawabarat, mengurus lahan pertaniannya yang ditanami sayuran kangkung cabut, bayam, caisim, dan sawi putih selama berbulan bulan, menggarap lahan, menyemai bibit, dan memupuk serta merawat nya hingga panen.. 

Telah diperhitungkan waktu panen saat ramadhan menjelang lebaran, karena biasanya pengalaman tahun tahun sebelumnya sayuran dihargai lebih tinggi..

Qadarullaah..  terjadi pandemi.. hati petani resah, setiap hari mencari informasi tentang  perkembangan  kondisi , dan ternyata berhembus kabar bahwa pemerintah melakukan pencegahan penyebaran dengan melaksanakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Petani ini adalah salah satu suplier sayuran ke pasar induk di Jakarta , namun dengan psbb tak ada lagi aktifitas jual beli kesana. Hatinya semakin gundah.. terbayang panen kali ini tak bisa di jual sesuai ekspektasi.

Tengkulak berkeliaran, menawarkan "solusi" ,membeli semua hasil panen namun dengan harga murah.

" Kami cuma mau bantu aja, sebenarnya belum tau juga mau jual kemana, orang ga boleh kemana-mana, ya..itu sih terserah kalo mau(jual) silahkan, kalo ga mau ya gapapa.. kita kasian aja..sayuran ga di panen kan sayang.." bujuk tengkulak menekan. Harga.

Petani bimbang.. harga beli tengkulak ga masuk akal seandainya setara dengan modal pun sudah rugi tenaga dan waktu, apalagi ini dibawah modal, ruginya banyak...

Teman teman petani ini banyak juga yang akhirnya menjual ke tengkulak..

" Tuh si Acep juga jualnya ke saya, dari pada udah dipetik dibawa ke Jakarta dijalan nanti disuruh puter balik, rugi ongkos rugi tenaga mau dikemanain ntar sayurannya?" Ujar tengkulak..

Petani memilih bersabar.. 

"Nanti saya diskusi dulu sama orang rumah" petani berdiplomasi

" Ya ,terserah jangan lama lama ya, ntar keburu kehabisan duit saya sama yang lain.." tengkulak pakai jurus pamungkas..

"Ditunggu sampai seminggu sebelum lebaran aja pak siapa tau ada perubahan peraturan" nasihat istrinya

Tiba sepekan sebelum hari raya, keadaan tak kunjung  membaik, harga sayur jungkir balik.

Betapa sedihnya petani..

Selepas shalat subuh, ia pergi ke kebun..
Sepanjang jalan ia terus bershalawat..
Tiba di kebun, ia lepaskan pandangan ke hamparan sayur yang subur,segar dan menghijau. Butiran airmata menetes membasahi pipinya, disentuhnya daun daun sawi itu lembut seraya, berdoa kepada Allaah swt.

"Ya Allaah, Engkau menjadi saksi hamba sudah maksimal ikhtiar, mohon berikan hamba ampunan dan rahmatMu.. jika sekira dosa dosa hamba menjadi penghalang datangnya rezeki mu ampuni lah hambaMu ini ya Allaah.. berikanlah kami rahmatMu petunjuk agar kami tak salah langkah.. ya Allaah.. beri hamba kekuatan dan ketenangan menghadapi takdir ini..hamba percaya tak ada yang sia sia atas segala ciptaanMu." Doa petani pagi itu diantara pohon pohon sayur..

Dilihatnya berita dari handphone, kabar tentang betapa banyak orang yang tak punya meski hanya untuk sekedar makan. Mereka tak mampu beli lauk atau sayur.. padahal biasanya mungkin merekalah konsumen petani selama ini .

Dan siapakah yang mampu menggerakkan hati, tangan dan langkah petani yang kemudian memiliki keyakinan untuk menjual semua sayuran itu hari ini.. iya, beliau menjual semua sayurnya bukan kepada manusia, melainkan kepada pemilik rezeki pecipta manusia. Di tutupnya portal berita setika itu juga, dan dengan mantap ia berkata " wahai Allaah aku akan jual semua sayuran ini kepadaMu, jika semua pasar tak mampu membeli dengan harga yang pantas, maka aku yakin hanya Engkaulah yang sanggup membayar dengan harga terbaik, akan aku panen semua sayuran ini dan aku akan anterkan pada mahlukMu yang membutuhkannya, aku mohon ya Allaah terimalah amal kami.." seru petani sambil berderai airmata..

Matahari belum terlalu tinggi ini ramadhan hari ke 26 besok hari ke 27, di waktu duha diantarnya segerobak penuh sayur ke pesantren disekitar tempat tinggal petani .

"Ambillah, semua sayuran ini sudah di bayar, saya hanya diminta mengantarkannya kesini" jawab petani ketika ditanya berapa harga semua sayur tersebut. 

Selanjutnya diantar ke RS ,ke puskesmas, ke mesjid ,ke kampung pemulung, ke tetangga tetangga, yang mampu apalagi yang kurang mampu, ke rumah para assatidz ,sampai ke balai desa.

Menjelang magrib baru selesai prosesi kurir sayuran dikerjakan.

Selepas shalat magrib dan berbuka ,badan petani terasa amat kelelahan, kakinya pegel pegel, sakit semua. Namun entah bagaimana hatinya bahagia, tak ada sedih, tak ada kuatir,tak ada penyesalan atas "kekonyolan" yang ia kerjakan bersama keluarganya seharian ini  

Sore itu entah ada berapa ratus perut yang terisi dengan menu sayuran yang sehat, dan setiap pemilik perut tersebut berdoa dan bersyukur kepada Allaah.. doa mereka hampir sama " semoga Allah , membalas kebaikan siapapun yang memberi sayuran ini dengan kebaikan dan keberkahan yang berlimpah"

Barangkali itulah asbab ketenangan jiwa yang dirasakan petani..

Tak ada serupiah pun yang ia bawa meski seluruh "dagangannya" habis terjual hari ini..

Hingga keesokan harinya tiba tiba seseorang menghubunginya via Wa, dari nomor yang tak ia kenal..

" Pak Ade, saya Imron kita belum pernah jumpa tapi saya mendengar tentang bapak dari pak Kades tadi siang, katanya bapak panen sayur lalu dibagikan gratis ke warga, kalo boleh saya ingin menitipkan infaq kebetulan ini bulan Ramdhan , mungkin Tak banyak, namun semoga bermanfaat untuk membeli benih dan pupuk agar bapak bisa tetap bertani setelah ini..bisa saya minta no.rek bapak?"

Demikian isi pesan di what's up yang diterima petani

Kawan jika ditaksir tengkulak seluruh kebun dihargai 1,5 juta. 

Padahal modalnya 3.5 juta rupiah.. panen diharapkan pak tani mendapat 5 juta rupiah. 

Namun karena dijual kepada Allah maka harganya diberi harga terbaik ...dibayar dua kali lipat yaitu mnjd  *Rp.10.000.000,-* 

dan masih ada harapan balasan pahala surga insyaallaah..

Ibarat petani, sebenarnya kita semua  juga bs memiliki peluang yang sama. 

Sungguh jual beli yang tak akan pernah menemukan kata rugi adalah berjual beli dengan Rabb kita Allaah SWT.

Copas Ummi Mira
judul merupakan kesimpulan'Ku saja(dausfz)
:Nm, BALLMOON.
#ceritaDiBalikCovid19
#hikmahRamadhan

*gambar sbg gambaran petani sayur yg hebat.

Senin, 18 Mei 2020

13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi

_*Syaikh Mahir Al Mu’aiqily*_, pemilik suara emas yang menjadi Imam Masjidil Haram memberikan 13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi agar bisa meraih keutamaan dan keberkahan _*malam Lailatul Qadar*_.

1. Sedekahkan kepada siapa saja setiap hari minimal Rp 1.000 dalam 10 malam terakhir ini sehingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau menyedekahkan sebanyak Rp 1.000 selama 84 tahun atau Rp 1.000 x 365 hari x 84 tahun.

2. Kerjakan shalat sunah minimal 2 rakaat tiap malam sehingga jika Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau shalat 2 rakaat selama 84 tahun atau 2 rakaat x 365 hari x 84 tahun.

3. Bacalah surat Al Ikhlas minimal 3 kali setiap malam hingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau mengkhatamkan Quran selama 84 tahun.

4. Bacalah tafsir surat Al-Qadar, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada Lailatul Qadar. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya, insya Allah.

5. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk memperbanyak amal shaleh dan beribadah semaksimal mungkin. Karena seluruh malam dari sepuluh malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai kesempatan meraih Lailatul Qadar terlewati begitu saja.

6. Hafalkan doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan oleh baginda Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wasallam ini:

_*ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN, TUHIBBUL ‘AFWA FA’ FU’ANNI*_

(Ya Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku)

7. Sempatkan tidur siang (qaylulah) sejenak jika memungkinkan.

8. Jangan lupakan keluargamu! Nabi Muhammad senantiasa membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. semangati dan berilah motivasi pada mereka!

9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri akan berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian yang syar’i ketika beribadah.

10. Jagalah perut agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isya dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk mendirikan sholat malam.

11. Seluruh ibadah di bulan Ramadhan ini bukan lah ajang untuk pasang status (misalnya : “Alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-Nya malam ini” dsb) di Facebook atau media sosial seperti *Tahajud call..mari tahajud..dan lainnya* Biarlah itu jadi rahasia indah antara engkau dengan Allah.

12. Sabar adalah kunci untuk mendapatkannya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Di siang hari anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau aktifitas lainnya. Ini adalah saat untuk mengerahkan kesabaran semaksimal mungkin. Ingatlah Allah telah memberi kita kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang lagi.

13. Ini yang paling penting: Berbaik sangkalah pada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah dan Pengampun. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-Nya. Jangan biarkan keragu-raguan dan prasangka buruk menjauhkanmu dari-Nya.

Senin, 11 Mei 2020

SOLUSI ANAK TANTRUM KARENA SUKA MAIN HAPE

SIAPA BOSS NYA?

A= "Anak saya kecanduan Hp, sampai susah makan, dipanggil ngga peduli, disuruh malah berontak, gimana solusinya? "

B= "Ya diambil saja Hp nya, sembunyikan chargernya, power bank nya, jangan isi pulsa, jangan isi paket data. "

A= "Tapi dia marah-marah, menangis, tantrum. Saya ngga sanggup mengatasi. "

B= "Harus sanggup. Yang memberi Hp pertama kali ke anak, siapa? Orang tua kan? Maka orang tua juga yang harus mengambil Hp nya, menghentikannya. "

*
💕💕💕✅✅✅✅✅✅✅
Saya lalu melihat si ibu berusaha mengambil hp dari anaknya. Si anak marah-marah.
Dijambaknya jilbab ibunya, dipukulinya badan ibunya.
Dan saya lihat si ibu diam saja.
Jilbab dijambak pun kepalanya dibiarkan ketarik sampai kesakitan.
Hanya lirih mengatakan "Ngga boleh hp-an kata bu Afi itu loh.. "

Hhmm... 😭😭😭😭😭
Disitulah salahnya.
Anak-anak sudah dikondisikan menjadi "bos".
Dan orang tua menjadi "pelayan" yang sendika dawuh.
Makin lama makin menjadi hingga akhirnya orang tua merasa ngga sanggup meng-handle lalu dibawalah ke tempat terapi 😑

Kata seorang trainer terapi dari Australia, ketika ditanya oleh peserta bagaimana mengatasi anak tantrum, jawabnya simple, "Who's the boss? "
Orang tua atau anak yang jadi bosnya?

Jangan kalah sama anak.🙏🙏🙏🙏🙏
Anak menangis? Tantrum? Biar saja.
Tetap jangan diberi apa yang dia inginkan.
Karena tantrumnya akan terus dijadikan senjata saat minta sesuatu.
Jangan panik lihat anak menangis.
Nanti juga akan diam sendiri.
Harus tahan mendengar dan melihat tangisnya.
Ngga ada ceritanya anak mati karena menangis kok.
(Duh... Sadis ya jawabannya 😂)

Tetap tenang, pegang tangannya, sigap mencegah jika anak mau memukul dsb.😁😁😁

Teknik khusus menangani anak tantrum bisa bervariasi tergantung kondisi tantrumnya.
Bisa didekap dari belakang, atau kaki ditekuk, atau didudukkan di bean bag, atau yang sangat parah ditengkurapkan di atas matras.
Dan banyak teknik lainnya. Intinya terapis harus sigap.
Telat sedikit, terapisnya yang bonyok kena pukulan, jambakan, cakaran 😂

Prinsipnya, anak harus diberi pemahaman bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi, bahwa dia tidak boleh menjadi raja yang harus dituruti semua semuanya.

Setelah anak akhirnya paham bahwa usaha (tantrum) nya ngga membuahkan hasil dan akhirnya tenang, beri reward pelukan, usapan kepala atau punggung penuh kasing sayang, lalu bisikkan "Kamu hebat. Ibu sayang sama kamu. "

Lalu, jangan biarkan anak bengong tanpa aktivitas.
Berikan permainan-permainan yang menarik.
Lebih menarik dari gadget. Main pasir, main air, atau main bubble.
Banyak ragamnya.

Orang tua juga jangan lupa. Ikutlah bermain bersama anak.
Jangan minta anak lepas Hp tapi diri sendiri selalu main Hp di depan anak.
"Children see, children do."

Tulisan bunda Afiyah Latifah Tauhid di wall fb nya.
👇👇👇👇👇👇

Ingatlah,
jangan biarkan si kecil lupa akan dunianya..
jagalah ia, beri ia perhatian dan kasih sayang dengan tidak kasih gadget dengan alasan "yg penting dia tenang , ga rewel, dst...."

STOP! Jangan beri Gadget pada si kecil...

Minggu, 10 Mei 2020

**USTADZ TERTUDUH MENCURI*

**USTADZ TERTUDUH MENCURI*

Seorang Ustadz diundang makan malam oleh sepasang suami istri di rumah mereka.

Setelah Ustadz itu pergi,
si istri berkata kepada suaminya,
Uang kita hilang, aku pikir Pak Ustadz yang mengambil uang 5jt di meja itu..

"Padahal uang itu akan aku berikan untuknya."

Dengan marahnya si suami berkata, "Jika begitu dia pencuri!
Jadi kita tidak perlu datang ke pengajiannya lagi.

Dua bulan kemudian si wanita bertemu dengan Ustadz itu di jalan dan dengan terpaksa menyapa Sang Ustadz.

"Ass. Wr. Wb. Pak Ustadz, tentu anda menyadari bahwa sudah lama kami tidak hadir di pengajian karena kami marah padamu.

Ketika anda makan malam di rumah kami, di meja ada uang 5jt yang hilang, setelah anda pergi.

Dan Pak Ustadz adalah satu-satunya orang yang datang ke rumah kami hari itu."

Sang Ustadz dengan tersenyum menjawab:
Ya benar aku yang mengambil uang itu dan menaruhnya dalam Alqur’an anda, agar tidak terkena tumpahan saus."

Maafkan saya kalau waktu itu saya tidak beri tau anda, karena saya pikir kalian tiap hari pasti buka Alqur’an.

Wanita itupun amat malu dan meminta maaf kepada sang Ustadz.

Setelah Kembali ke rumah, dia mengambil Alqur’an dan menemukan 5jt berada didalam Alqur’an sudah selama dua bulan.

Selama dua bulan si wanita dan suaminya tidak pernah membuka dan membaca Alqur’an.

Selama dua bulan mereka telah menuduh Ustad-nya itu telah mencuri uang mereka.

Sahabat..
Semoga kita tidak seperti kisah suami dan isteri diatas..

Jarang Membaca Alqur’an,
berprasangka buruk dan menghakimi orang lain yang belum tentu bersalah.

Selamat memperingati Malam Nuzulul Qur'an
Tiada Hari tanpa membaca Alqur'an..
semangat ya saudara saudariku...💪🏾

Senin, 04 Mei 2020

Penyakit Yang Di Akibatkan Oleh Pandangan Hasad/Dengki dan Takjub/Kagum (Penyakit 'Ain).

Penyakit Yang Di Akibatkan Oleh Pandangan Hasad/Dengki dan Takjub/Kagum (Penyakit 'Ain).

Kisah ini adalah hal yang misteri. Bukan kisah sesuatu yang menyeramkan, tetapi menakutkan. Mengenai terjadinya, pengirimnya, dan sebabnya yang sepele, sehingga terjadi hal yang tidak masuk akal manusia, baik hal medis maupun nonmedis (bukan gangguan jin). Bahkan kadang sering terjadi tanpa di sadari.
Saat itu, setelah melakukan penyelidikan mistis di rumah salah satu keluargaku yang kerap membuat beberapa keluarganya sering sakit (pengusiran jin buaya). Setelah selesai dan alhamdulillah berhasil, kami pulang ke samarinda, di perjalanan aku bersama rekan2 tim mampir untuk makan siang di suatu rumah makan. Saat sedang makan, terdengar dari dalam rumah tersebut suara tangisan seorang anak, kadang sambil berteriak. Kamipun berpikir jika ada hal yang tidak biasa yang terjadi pada anak itu. Setelah selesai makan, akupun bertanya pada seorang penjaga rumah makan itu, yang di jawabnya jika anak pemilik warung makan itu sedang sakit sudah dua hari ini, kejang kejang, kadang matanya melotot. Sudah di obati namun masih kumat lagi. Anaknya tersebut terkena sakit stuip (step) katanya. Lalu aku meminta ijin untuk melihatnya dan kami ingin membantunya, melihat niat kami dan seorang teman timku yang dokter, penjaga itu memanggil pemiliknya.

Saat pemilik rumah makan itu datang menemui kami, aku melihat ada yang aneh juga pada ibu pemilik rumah makan tersebut, sebut saja namanya ibu rika. Namun pikiran kami hanya tertuju pada anaknya. Setelah berbincang sejenak, ibu rika mempersilakan kami masuk ke dalam rumahnya untuk melihat kondisi anaknya. Kamipun masuk dan melihat. Anak itu laki laki berusia 5 tahun. Menangis kencang sambil melotot matanya, kadang menunjuk nunjuk. Temanku pun mengambil beberapa peralatan di mobil. Kemudian ia menyalakan peralatan dan mendeteksinya, namun tidak ada sama sekali hal hal yang kami duga. Tidak ada gangguan dari jin seperti dugaan kami. Lalu aku menanyakan kepada ibu rika, riwayat anaknya juga penyakit yang pernah di deritanya. Sambil teman timku yang dokter memeriksa keadaan anaknya. Dari hasil pemeriksaan teman dokter kami, memang ada gejala epilepsi, namun harus di pastikan terlebih dahulu. Iapun memberikan sedikit obat untuk menenangkan anaknya, serta suntikan di duburnya untuk menghentikan kejangnya.

Dari cerita ibu rika, anaknya memang tidak ada riwayat sakit apapun, dan hal ini (penyakit ini) baru saja terjadi. Kemudian ibu rika menelpon suaminya untuk pulang karena anaknya sakit. Sambil menunggu suaminya datang, kami bercerita tentang anaknya tersebut. Kata ibu rika, padahal anaknya itu baik, sudah rajin ibadah, bahkan sudah hafal beberapa surah surah alquran, bahkan ada surah yang panjang. Beberapa kali juara lomba adzan dan lomba membaca alquran. Keluarga ibu rika ini memang keluarga sederhana, suaminya bekerja di salah satu perusahaan tambang. Kemudian, agak beberapa lama, suaminya datang, pak tarjo namanya. Setelah pak tarjo datang, kami melakukan pemeriksaan lagi kpd anaknya. Namun tiba tiba, anaknya kembali kejang kejang dan melotot. Lalu teman timku yang spesialis peruqyah mengatakan jika anaknya tersebut ternyata terkena penyakit 'ain. Karena telah di deteksi secara medis dan deteksi gangguan jin, tidak ada gangguan apapun. Lalu temanku tersebut melakukan pengobatan secara ruqyah.

Kata Ain berasal dari Bahasa Arab dengan mengambil kata ‘ana-Ya’inu yang artinya kurang lebih adalah tatapan seseorang yang menampilkan kekaguman namun dibarengi dengan rasa iri dan kebencian terhadap orang yang ditatapnya. Tak hanya menampilkan kebencian dan rasa iri, penyakit ain ini juga dapat menyampaikan racun jiwanya kepada orang yang ditatapnya serta membahayakan bagi apa yang dilihat oleh hati yang hasad.

Secara sederhana, penyakit ‘ain adalah penyakit yang disebabkan oleh rasa dengki ataupun kagum pada seseorang yang kemudian dimanfaatkan oleh setan untuk mengirimkan panah hasad pada orang yang di benci atau dikagumi tersebut sehingga menimbulkan penyakit bagi orang tersebut. Baik penyakit fisik maupun penyakit psikis.

Penyakit ain tidak dapat ditangani dengan menggunakan obat-obatan karena bukan merupakan penyakit medis, namun penyakit ini jelas dapat mengganggu kesehatan terlebih secara mental. Penyakit ini paling sering diderita oleh anak anak dan balita karena mereka masih lemah dan belum bisa membentengi dirinya sendiri dari pengaruh jahat di sekitarnya. Orang dewasa juga bisa terkena penyakit ain ini bahkan hewan dan harta benda.

Penyakit ain ini juga bisa terjadi akibat sebuah kata-kata pujian yang disertai dengan rasa dengki, yang kemudian direspon oleh setan untuk panah ‘Ain dan mengenai sasarannya sehingga menimbulkan reaksi-reaksi negative seperti sakit secara fisik maupun mental.

Penyakit ‘Ain bisa juga terkena melalui foto dan video, anak anak dan juga orang dewasa. Bagi mereka yang diberikan anugrah dan rezeki oleh Allah hendaknya menjaga diri agar tidak sering “pamer” baik di dunia nyata maupun dunia maya dengan sangat sering upload foto dan video.
Semisal : Foto anak yang imut dan lucu, Foto romantisme keluarga.
Agar tidak mudah terkena ‘ain atau sampai batas sombong dan pamer kepada manusia, ingatlah bahwa Iblis diusir dari surga karena sombong. Kita belum pasti masuk surga, jangan sampai sombong.

ﻻ ﻳﺪﺧﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻪ ﻣﺜﻘﺎﻝ ﺫﺭﺓ ﻣﻦ ﻛﺒﺮ ‏
“Tidak akan masuk surga orang yang di dalamnya terdapat kesombongan seberat biji sawi” (HR. Muslim)

Penyakit ‘Ain bisa karena pandangan : Dengki/hasad, Takjub/kagum.
Ini juga bisa menimbulkan kerugian  bagi yang melihat orang yang sering pamer tersebut.
1. Menimbulkan dengki/hasad
Sebenarnya orang tersebut awalnya tidak hasad/dengki, akan tetapi karena sering melihat yang pamer, ia akan menjadi hasad. Ini adalah penyakit hati terberat dan membuat merana.
2. Menimbulkan kagum lalu membuat tidak bersyukur akan hidupnya.

Mungkin dia tidak akan hasad dan iri pada orang yang pamer (misalnya sangat sering pamer foto romantisme suami-istri), karena ia sadar mereka berdua (yang pamer) layak mendapatkannya dan memang layak menjadi pasangan romantis dan ia tidak hasad tetapi kagum/takjub.

Bahkan bisa juga dari orang tuanya atau keluarganya yang mengagumi secara berlebihan di depan umum, dangan tidak menyebut asma Allah. Oleh karena itu, jika kita megagumi sesuatu/seseorang ataupun anak sendiri, ucapkanlah terlebih dahulu dzikir kpd Allah, seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Masya Allah dan lainnya yang merupakan pujian kpd Allah. Karena jika tidak, akan menimbulkan 'ain kpd yang di kagumi/di pujinya.
Bagaimanakah cara kerja ain sehingga bisa memudharatkan orang dari jarak yang jauh ? sudah banyak sekali orang yang tertimpa sakit dan kekuatannya melemah hanya karena pandangan mata, semua itu terjadi karena Allah menciptakan di dalam unsur ruh suatu kekuatan yang bisa memberikan pengaruh, dan karena pengaruh tersebut sangat berkaitan dengan mata maka pengaruh yang ditimbulkannya disebut al-ain (mata), sebenarnya bukan mata yang memberikan pengaruh akan tetapi yang sebenaranya terjadi adalah pengaruh ruh, maka pandangan yang keluar melalui mata seorang (yang hasad atau kagum) adalah panah maknawi yang jika mengenai suatu jasad yang tidak berprisai maka panah tersebut akan mempengaruhi badan dan jika tidak berpengaruh berarti ia tidak mengenai sasarannya akan tetapi kembali kepada pemiliknya, persis sama dengan panah biasa" Fathul Bari, Ibnu Hajar 10/212.

‘Ain bukanlah sihir melainkan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh setan yang memanfaatkan perasaan tidak suka atau kagum yang berlebihan yang dirasakan oleh manusia terhadap manusia lainnya tanpa melibatkan Allah kemudian setan mengirimkan panah hasad kepada manusia yang dikagumi atau dibenci tersebut sehingga menimbulkan kemalangan.
Secara sederhana ain disebabkan karena inisiatif setan atas perasaan manusia yang tidak mengingat Allah saat membenci dan menyukai seseorang.
Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, pada dirinya atau pada hartanya, maka doakan keberkahan padanya, karena sesungguhnya penyakit 'ain itu haq (benar) (HR Ahmad). Sehingga Apabila seseorang melihat sesuatu yang mengagumkan pada diri saudaranya, hendaklah ia mendoakan keberkahan untuknya (seperti mengucapkan: “Baarokallaahu fiyk”, Semoga Allah memberkahimu), inilah cara untuk mencegah penyakit ‘ain. 

Di antara tanda bahwa seseorang terkena penyakit ain adalah kepala pusing, wajah yang menguning, banyak berkeringat, banyak kencing, sering ingin muntah dan menguap, sedikit tidur atau banyak tidur, tidak mempunyai nafsu makan, basah pada kedua tangan dan kaki yang disertai dengan kesemutan, hati bergetar, perasaan takut yang tidak normal, marah dan temperamental yang berlebihan, sedih dan sempit di dalam dada, terasa nyeri pada bagian bawah punggung dan antara dua pundak serta tidak bisa tidur pada waktu malam. badan terasa lemah. Orang yang dipandang sering merasa mual dan muntah tanpa sebab, dan rasa ingin menangis tanpa sebab.
Diantara tanda-tanda anak yang terkena pengaruh buruk ‘ain adalah : Tangisan yang tidak wajar yang tidak kunjung berhenti, kejang-kejang tanpa sebab yang jelas, tidak mau menyusu kepada ibunya tanpa sebab yang jelas.

“’Ain itu benar adanya, andaikan ada sesuatu yang dapat mendahului taqdir maka ‘ain akan mendahuluinya, dan apabila kalian diminta mandi (untuk mengobati orang yang kalian timpakan penyakit ‘ain) maka mandilah.” [HR. Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma]
Untuk itu kita harus berdoa dan mendoakan anak kita agar terhindar dari penyakit 'ain.
أَعُوذُبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ
 
A'udzu bikalimaatillahit tammati min kulli syaithonin wa ham matin wa min kulli 'ainin laamat (“Aku berlindung dengan kalimat kalimat Allah yang sempurna dari setiap syaitan, binatang berbisa, dan dari setiap mata yang jahat.” HR. Bukhari).
Sedangkan untuk anak, letakan tangan di dadanya dengan membaca doa :

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

U'iidzukumaa bikalimaatil laahit taammati min kulli syaithoonin wa haammatin wa min kulli 'ainin laammati
(Aku memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua, dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata ('ain) yang membuat sakit." (HR. Bukhari & Abu Daud )

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa membaca bacaan tersebut untuk perlindungan Al Hasan dan al Husain, yang merupakan bacaan Nabi Ibrahim alaihi salam untuk perlindungan Ismail dan Ishaq.

(Penjelasan : Ini do’a khusus untuk anak, dalam teks diatas untuk dua anak. Untuk 1 anak laki-laki maka ucapkan : “U’idzuka…” dan untuk 1 anak perempuan ucapkan lahfadz “U’idzuki…” untuk banyak anak; “U’idzukum…”).

Lalu teman timku membantu mengobati anaknya tersebut dengan cara berikut :
Meletakkan tangannya di atas kepalanya, membaca ta'awwudz dan alfatihah kemudian membaca doa :
Membaca ta'awwudz :
أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ، وَنَفْخِهِ، وَنَفْثِهِ
"a’uudzubillaahis samii’il ‘aliimi minas syaithaanir rajiim min hamzihi wa nafkhihi wa naftsihi" (aku memohon perlindungan kepada Allah, dari setan yang terkutuk yaitu dari gangguannya, kesombongannya dan sya’irnya)

Lalu membaca surah Al Fatihah dan di lanjutkan membaca doa :

بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ

"Bismillaahi arqiika min kulli syai-in yu’dziika, min syarri kulli nafsin au ‘ainin haasidin, Allaahu yasyfiika bismillaahi arqiika" (“Dengan asma Allah aku meruqyahmu dari setiap hal yang mengganggumu, dan dari setiap keburukan setiap jiwa dan setiap mata yang jahat. Semoga Allah menyembuhkanmu, dengan asma Allah aku meruqyahmu.” (HR. Muslim : 2186).

 بِاسْمِ اللَّهِ يُبْرِيكَ وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ.

“Bismillahi yubrika wa min kulli daa’in yusyfika wa min syarri haasidin idza hasada wa syarri kull ziy ‘ain” (“Dengan asma Allah semoga Allah memulihkanmu, dan semoga Allah menyembuhkanmu dari setiap penyakit, dan dari setiap keburukan orang yang hasad ketika mereka hasad, dan dari setiap pandangan mata jahat.” (HR Muslim : 2186).

اللَّهُمَّ ربَّ النَّاسِ ، أَذْهِب الْبَأسَ ، واشْفِ ، أَنْتَ الشَّافي لا شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ ، شِفاءً لا يُغَادِرُ سقَماً

"Allaahumma rabbannaas adz-hibil ba’sa wasyfi antasy syaafii laa syifaa-a illa syifaauka syifaa-an laa yughaadiru saqoman" (“Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah sakit, sembuhkanlah, Engkaulah Dzat Yang Maha Penyembuh, tiada kesembuhan melainkan dari Engkau asalnya, kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas sakit.” (HR. Bukhari : 5675).

Doa ruqyah tersebut adalah doa ruqyah malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw dan doa ketiga adalah doa menjenguk orang sakit.

Kemudian mengobati ibu rika dengan cara yang sama, karena ibu rika juga ternyata terkena penyakit 'ain. Dan membuatkan air untuk minumnya dengan membacakan surah dan doa yang sama untuk rutin di minum. Lalu teman timku memberikan kepada pak tarjo bacaan bacaan tersebut untuk ia lakukan kepada anak dan istrinya, juga untuk mendoakan dirinya agar mendapat perlindungan Allah dari penyakit 'ain. Karena walaupun ibu rika dan anaknya telah sembuh, namun harus tetap di lakukan pengobatan agar benar benar sembuh total dan sekaligus menjadikan perisai bagi mereka.
(Catatan : Jika diketahui orang yang memandang tadi, maka ia diminta untuk mandi di atas ember besar sehingga airnya tertampung dan air sisa mandi ini disiram/diguyur sekaligus sekali guyuran ke atas kepala orang yang sakit, ia akan sembuh seketika itu pula. Sebagaimana cara ini dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi, dishahihkan oleh Imam Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 3908).

Setelah semuanya selesai, kamipun pulang ke samarinda, tak lupa mengingatkan pak tarjo untuk rutin melakukannya untuk istri dan anaknya.

Sabda Rasulullah shalallahu alaihi wassalam:

1.”Berlindunglah kalian kepada Allah Ta’ala dari ‘ain karena sesungguhnya ‘ain itu haq (benar).” Shahih: HR.Ibnu Majah, Al Hakim dari Aisyah Radhiyallahu Anha.

2.”Kebanyakan orang yang mati dari umatku, setelah takdir dan qadha’ Allah, disebabkan oleh ‘ain.” HR. Al Bukhari.

Penyakit 'ain ini mematikan, namun bisa juga hanya mengakibatkan penyakit mental dan psikis seperti kejiwaan dan atau epilepsi bagi anak anak. Dan penyakit ini tidak ada masa berlakunya, berbeda dengan sihir kiriman. Namun, Inshaa Allah, dengan dzikir dan doa, akan mendapatkan perlindungan Allah dan terhindar dari penyakit 'ain. Untuk itu, janganlah terlalu berlebihan dalam hal duniawi, dan kekaguman, yang mana akan menimbulkan hasad/dengki atau takjub/kekaguman yang berlebih.
Semoga kita semua selalu di berikan kebaikan, kesehatan dan keberkahan. Aamiin

#AvriRusdi

Para Pencari Hantu


Beberapa waktu lalu, di jumat malam, aku bersama empat orang teman tim sedang menghadiri selamatan tahlilan orang tua teman kami. Sampai malam kami berbincang. Sekitar jam 12 an malam, baru kami pulang. Saat di perjalanan pulang, kami mampir di kios konter pulsa salah seorang teman lamaku yg masih buka di dekat pelabuhan smda, karena aku sudah lama tdk bertemu dengannya, sekitar 20an tahun. Saat sedang berbicara dengannya, tiba2 sekitar jam 1an lewat, ada beberapa anak2 muda berlarian sambil minta tolong. Lalu saat melihat kami yg sedang berkumpul, merekapun mendatangi kami. Saat itu sudah sangat sepi karena tengah malam. Mereka meminta tolong pada kami, sambil terengah2, mereka menjelaskan jika dua orang teman mereka hilang di dalam gedung kosong tdk jauh dari tempat kami, yang katanya di sembunyikan hantu genderuwo dan sundel bolong. Kamipun kaget, lalu kami ajak mereka kembali ke tempat teman mereka yang hilang. Ternyata mereka (anak2 muda tsb), sedang mencari hantu sambil merekam katanya, dan di lokasi di dalam gedung kosong tsb. Kamipun membawa peralatan secukupnya, karena memang tdk membawa lengkap, hanya radio transmitter dan mini uv searchlight serta thermal kamera yg terhubung ke ipad.

Karena saat itu tdk ada yg menjaga lokasi tsb, kami langsung masuk ke dalam, hingga ke bagian belakangnya. Hanya dua orang yg ikut kembali bersama kami, yang lainnya tinggal di luar karena tdk berani ikut masuk lg. Sesampainya di dalam, memang cukup banyak energi yg kami rasakan. Kedua anak anak td ingin sambil merekam, namun kami larang, karena tdk seharusnya di rekam. Kamera yg kami gunakan pun hanya utk mendeteksi bukan utk merekam. Beberapa kursi dan meja kami lihat bergerak dgn sendirinya, yg kami tau itu adalah ulah jin tsb yg mempunyai kemampuan menggerakannya, yaitu jin al a'mir. Ia jg bs menirukan suara seperti org berjalan, mencuci piring, suara menangis dan sebagainya. Dan itu jenis jin yg tingkatannya agak tinggi. Waktu itu kami hanya berempat, dua org spesialis peruqyah, seorang ahli IT, dokter dan aku. Saat benda2 tsb bergerak, terlihat samar2 bayangan putih lainnya berkelebatan, dan anak2 muda tsb berteriak teriak, "sundel bolong, sundel bolong..!!" Sambil menunjuk ke arah bayangan tsb. Lalu aku dgn kedua temanku mendatangi dan ku percikkan air yg telah di bacakan ayat kursyi dan yasin ke arah mereka dgn mengucapkan "laa haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adziim". Terdengar suara pekikan di radio yg kami bawa. Lalu temanku membacakan beberapa ayat ayat, mereka menghilang, itu adalah jin matkun, yg bisa menirukan rupa apapun, termasuk wajah siapapun kecuali wajah para rasul. Kami terus mencari hingga sampai suatu ruangan, saat kami berusaha membuka, ternyata sangat berat, sambil membaca ayat ayat, perlahan kami dorong pintu tsb. Ketika terbuka, banyak tatapan mata merah di dalamnya.

Saat pintu terbuka, angin kencang membuat merinding bagi siapa saja. Suara suara geraman dan benda2 bergetar. Rupanya di dalam ruangan tsb terdapat banyak jin berkumpul. Anak anak muda tadi ketakutan, karena yg di lihatnya adalah sosok menyerupai kuntilanak, genderuwo dan sebagainya. Ternyata ada banyak jenisnya di dlm ruangan itu, termasuk jin haffaf (yg suka menakuti di tempat2 yg angker), jin al maraddah (yg suka membuat org takut saat melihat sesuatu spt pohon yg bergerak terlihat spt hantu), jin al farid (jenis jin ifrit ini suka mengganggu dan melemahkan keimanan bahkan bs melukai), dan ada juga jin al marid (ini jenis jin degil dan jahat, sangat mengganggu). Jin al farid dan al marid tsb tdk akan menggangu jika tdk terganggu. Dan yang lainnya hanya sekedar menakut nakuti, apabila kita berani bahkan jika teriakin dan gertak, mereka akan menghilang. Beda dgn al marid dan al farid, hrs membacakan ayat ayat khusus yg bs membuat mereka ketakutan. Al farid dan al marid ini ada yg muslim namun fasik dan musyrik, jika al farid (ifrit) yg kafir, maka dgn ayat kursyi, inshaa allah dia akan kepanasan, namun jika muslim yg fasik dan musyrik, maka hrs ada ayat ayat alquran lainnya yg di bacakan. Saat itu, kami hanya ingin berkomunikasi terlebih dahulu, karena tujuan kami mencari kedua anak yg hilang tsb. Akupun menanyakan pada mereka tentang kedua anak anak muda tsb. Salah satu dari mereka menjawab, "manusia manusia itu mengganggu kami, bahkan melempari kami, menantang kami, kami akan jadikan mereka makanan kami." Jawabnya. "Maafkan mereka, karena mereka tdk bermaksud seperti itu." Kataku. (Kami tau ia hanya menggertak, karena mereka tdk bisa menjadikan manusia sbg makanan, kecuali utk mainan). Akupun terus bernegosiasi dgn mereka, namun mereka berkeras, hingga akhirnya mencoba merasuki kami, namun tdk bisa, dan akhirnya ingin merasuki kedua anak yg mengantarkan kami tsb.

Kedua anak tsb langsung terduduk, namun dgn sigap, temanku langsung meminumkan air yg telah di bacakan ayat ayat dan doa yg telah di siapkan, kemudian sambil memegangi masing2 kepala mereka, dgn membacakan ayat ayat perlindungan, sehingga jin jin tsb tdk dapat merasuki mereka berdua. Sehingga membuat mereka marah, namun kedua teman timku membacakan ayat ayat pembinasa, karena jin tsb berbahaya. Akhirnya mereka meminta ampun, terdengar dr radio kami. Ku tanyakan lagi tentang kedua anak yg di sembunyikan, akhirnya terbuka sebuah pintu ruangan peralatan cleaning services. Saat terbuka, terlihatlah kedua anak tsb dlm keadaan tak sadar. Kamipun mengangkatnya keluar, lalu temanku memegang kepalanya, membacakan ayat ayat ruqyah penyembuh dan utk memanggil jiwanya kembali, namun agak sedikit lama, sehingga teman tim yg dokter, mengambil peralatan suntik, dan menyuntikkan ke dadanya obat cair campuran agar adrenalin dan jantungnya kembali berdetak (jenis obat tdk bs di sebutkan). Seketika mereka sadar, dan di bacakan lg ayat ayat penyembuh. Setelah agak sadar, kami semua keluar dr gedung tsb, dan kembali ke kios temanku. Teman tim yg dokter mengambil bbrp obat obatan di mobil dan memberikan kpd mereka utk memulihkan kondisinya. Setelah itu, mereka kami antar pulang, dan yg lainnya pulang ke rumahnya masing2. Kami mengantar kedua anak td ke salah satu rumahnya. Dan kami jelaskan kejadiannya kpd org rumahnya. Setelah itu, kamipun pulang. Org tua anak tsb meminta nmr hp ku jika ada terjadi sesuatu lg.

Singkat cerita, sekitar lebih seminggu, aku di sms oleh org tua salah satu anak tsb, yg mengatakan jika anaknya dan satu org anak yg satunya lagi mengalami gangguan kejiwaan, akupun menelponnya, dan ku katakan jika besok lusa baru bisa ke sana, inshaa allah. Ku berikan bbrp bacaan utk berjaga2. Dua hari kemudian, setelah teman2 timku datang dan ternyata lengkap bertujuh dgnku, kamipun bersiap, karena malam harinya baru ke rumah anak tsb. Cukup baik utk melakukannya di mlm hari, karena jin jin itu beraktivitas pd malam hari, sedangkan siang hari, mereka tidur, kebalikan dr manusia. Kecuali jin as syaithon, mereka terus ada karena memang tugasnya menggoda manusia sampai kiamat. As syaithon ini tingkatannya kedua di bawah iblis, sedangkan iblis adalah dedengkotnya para jin kafir, tingkatannya paling tinggi. Setelah selesai isya, kami melaksanakan shalat hajat, dgn tujuan utk melakukan ruqyah dan penyelidikan, agar di berikan perlindungan saat melakukannya nanti. Dan tentu saja kami selalu menjaga wudhu kami, karena itulah para jin tsb tdk bisa mengganggu dan merasuki kami dan dgn kekuatan dzikir :

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syarikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa `alaa kulli syai'in qadiir.
Tiap hari 100 kali.  (HR. Bukhari dan Muslim), mereka, para jin tsb tdk bs merasuki kami.

Lalu sekitar jam 10 malam, kami berangkat ke rumah anak tsb. Sesampainya dsna, sdh berkumpul keluarga dan anak yg satunya lg, ternyata ia dan keluarganyapun mendapat gangguan. Karena infonya ada gangguan makhluk halus, sehingga saat masuk ke dlm rumah, temanku sambil menyalakan peralatannya, dan terdeteksi ada jin yg mengikuti kedua anak tsb, salah satunya duduk di pundaknya dengan tangannya yg memegang wajah dan mata anak tsb. Saat masuk, temanku membacakan al fatihah dan al baqarah dua ayat terakhir dan teman yg satunya mengumandangkan adzan. Setelah jin itu pergi dari pundak anak tsb, kami berkumpul. Lalu ku minta ia menceritakan kejadian2nya dan mengapa mereka melakukan hal tsb, yaitu mencari hantu. Mereka menjawab, jika hanya iseng dan ingin membuktikan adanya hantu, serta ingin di lihat yg lainnya jika mereka anak anak berani dan banyak followers, katanya. Hal tsb sdh beberapa kali mereka lakukan, beberapa kali melihat penampakan namun tdk terekam, hingga penasaran sampai dpt merekamnya utk di perlihatkan kpd org2 bukti bahwa mereka menemukan dan berani dan bukti bahwa hantu itu ada. Hingga terakhir mereka hilang di sembunyikan para jin tsb. Org tua mereka menimpali, "itulah sudah, kalian itu ketulahan, satu dua kali sampai beberapa kali memang mungkin gak papa, tp ada saatnya jg mereka itu jadi marah." Kata salah satu org tuanya. Ya, memang benar, ada kalanya para jin tsb bisa marah karena merasa terganggu, apalagi menurut jin tsb, sampai melempari mereka dan menantang. Jin itu bs terkena benda walaupun kita tak berniat mengenainya, mereka bs terkena benda padat dan cair, terutama as syaithon, seperti halnya melempar batu kerikil saat jumrah (salah satu rukun ibadah haji, namun makna utama jumrah adalah utk mengingat Allah : HR. Abu Daud No. 1888). Jika benda cair, jin apapun dpt mengenainya, itulah kenapa kami selalu membawa air yg telah dibacakan ayat kursyi dan yasin.

Anak itu menceritakan juga bahwa ia dapat melihat makhluk2 halus tsb, bahkan sering, hingga akhirnya biasa dan bahkan bisa mengetahui yg akan terjadi (seperti ramalan), (hal itu karena jin tsb menempel padanya, di pundaknya dan meletakkan tangannya di wajah dan mata anak tsb, sehingga ia bs melihat, dan jin tsb membisikkan sesuatu hal yg akan terjadi, lalu ia menjadikannya, agar manusia itu percaya ramalan). Tapi ternyata bukan hanya dia saja yg akhirnya melihat, keluarga yg lain jg melihat penampakan2 di rumahnya, bahkan mengganggu, begitu jg keluarga anak yg satunya. Sering kalo mlm ada suara org berjalan, ada suara perabotan rumah jg. Adiknya sampai ketakutan, karena pernah di ranjangnya saat mau tidur, ada suara di bawah ranjang, saat di lihatnya, ada kepala tanpa badannya, sehingga ia lari ke kamar org tuanya. Kadang ada jg org berjalan di luar rmh tanpa kepala, sosok mahkluk kuntilanak dan macam2. Adiknya jg cerita, "ada om waktu pas di wc, tiba2 ada kepala muncul dr dalam wc, aku langsung nangis keluar, ngeri." Katanya. Keluarga anak yg satunya jg demikian. Katanya ada hantu dalam lemari, ada jg pas keluar rumah, sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia pingsan. Keluarganyapun mengalami hal2 menakutkan. Kami simpulkan jika jin2 tsb tidak ikut saat pulang waktu lalu, tapi mereka menyusul. Dan pasti ada sebabnya. Lalu kami berdiskusi di luar rumah. Dan kami pastikan jika saat itu, sandal mereka tertinggal di tempat kejadian, sehingga jin2 tsb bs mendatangi mereka. Lalu kami masuk kembali dan kami ajak mereka kembali ke rmh sakit tsb. Mereka gak mau karena ketakutan, org tuanya ingin menemani dan kami ijinkan. Sebelum berangkat, kami persiapkan semuanya, dan juga memperisai kedua anak tsb dan masing2 bapaknya yg akan ikut, agar tdk terjadi hal2 yg tak.di inginkan. Kami meminta mereka berwudhu lalu kami berikan bacaan dan air yg telah dibacakan ayat ayat dan doa utk mereka minum. Saat mereka melakukannya, temanku peruqyah membacakan ayat2 agar rumah tsb mendapat perlindungan dr Allah.

Kami jg menjelaskan bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan yg bathil/yg salah. Kita itu hidup di tempatnya masing2, mereka ada tempat sendiri2. Dan jika mereka menampakkan dirinya saat itu, merupakan kesengajaan mereka, agar manusia mempercayai keberadaan mereka, dan melemahkan akidah, jg membuat manusia takut padanya, bukan takut pd Allah. Apalagi hanya utk pamer, yg merupakan kesombongan. Itulah beberapa tujuan jin tsb, agar manusia lemah bahkan bs hilang akidahnya, lalu mempercayai hal yg khurafat/tahayul. Karena hantu itu tdk ada. 
Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian, tidak ada Shafar (kematian di karenakan penyakit cacing perut) yang terjadi dengan sendirinya, dan tidak ada hantu yang gentayangan…” (HR. Bukhari).
Dari Jabir r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda : “Tidak ada penularan, tidak ada pengaruh atau tanda bahaya suara burung, dan tidak ada hantu.”(HR. Muslim).

Semua itu hanyalah ulah setan atau jin musyrik dan kafir yang “iseng” untuk menggoda, menipu, dan menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan sehingga menjadi teman mereka di neraka kelak. Dengan melakukan hal.itu, sama saja bermain dgn mereka dan berteman dgn mereka.
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala". (QS Fathir: 6).

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya.  Sesungguhnya ia (jin setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman". (QS Al A'raf: 27). 
Banyak hal bermanfaat lainnya yg bs di lakukan daripada melakukan hal tsb, yaitu ibadah malam. Dan bisa jadi, dgn kegiatan mencari hantu tsb, malah akan meninggalkan ibadah subuhnya.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651).

Bacaan yg kami berikan kpd mereka yaitu :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَيَضُرُّ مَعَ اسمْـِهِ شَيْءٌ فِـي الأرْضِ وَلاَ فِـي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم
يَا رَبِّيْ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
لاَ اِلَهَ اِلاّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا وَسِعَهُ عِلْمُ اللهِ العلي العظيم
وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ , لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَـهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَئِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
ولاحول ولا قوة الا بالله العلي العظيم
Bismillahirrohmannirrohim, Bismillahil ladzi laa yadurru ma’as mihi syaiun fil ardhi walaa fis samaa’i wahuwas samii’ul aliim, yaa rabbii lakal hamd kama yanbagi lijalali waj-hika wa 'adhimi sulthonik, laa ilaha illallahu muhammadur rasulullahi fi kulli lamhatin wa nafasin adada maa wasi’ahu ilmullahil aliyyil adhim, wa anatil wujuuhi lil hayyil qoyyumi, lillahil wahidil qohhari, syahidallahu annahu laa ilaaha illa huwa wal malaikatu wa ulul ilmi qoiman bilqist, laa ilaaha illa huwal azizul hakiim, walaa hawla walaa quwwata illa billahil aliyyil adziim.

("Dengan (menyebut) asma Allah yang tiada sesuatupun dapat membahayakan bersama asmaNya, baik di bumi maupun di langit, Dia lah Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"
"Ya Rabbi, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."
"Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, pada setiap pandangan dan nafas, sebanyak bilangan yang diliputi oleh ilmu Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung"
"Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup, Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
"Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Menegakkan Keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana"
"Dan tiada daya dan tiada upaya selain dengan izin Allah Yang Maha tinggi lagi Maha agung.")

Bacaan amalan tsb agar terhindar dari kesurupan, di takuti jin dan marabahaya, di baca tiga kali menghadap kiblat lalu di tiupkan ke telapak tangan dan di usapkan ke wajah dan seluruh tubuh. Dan bs sbg tambahan di baca 11 kali lalu tiupkan ke air, utk di minum dan di usapkan ke wajah. 
Bagi yg suka traveling, pecinta alam, pramuka, entah itu kemana dan dimana, masuk hutan keluar hutan, naik gunung, masuk gua, yang mungkin tempat itu menurut pandangan kebanyakan orang angker, keramat,  banyak penunggunya (jin, binatang buas, manusia) dan berbahaya. Untuk itu sebaiknya berdoa bukan karena rasa takut pd hal demikian, tapi karena berdoa atau mengingat Allah itu sesuatu hal yang baik yang bisa di lakukan dimana dan kapan saja. Bacaan tsb adalah dzikir dari beberapa ayat alquran. Bi'idznillah (dengan ijin Allah) akan berada dalam perlindungan Allah dan terhindar dari segala bahaya, kesurupan, gangguan dari binatang,  jin/setan bahkan manusia, bahaya itu bisa berasal dari langit atapun dari bumi.

Setelah itu, kami semua berangkat ke gedung tsb, sekitar jam 1 malam. Saat itu ada wakar yg menjaga dan kamipun minta ijin padanya sambil sedikit ngasi buat dia beli makanan dan pulsa. Lalu kami sebelas orang masuk ke dalam, sampai ke belakang. Kami meminta anak2 tsb utk mengingat2 kira2 di mana sandalnya tertinggal. Sambil melihat lihat, mereka mengingat2. Sampai ke belakang mendekati ruangan yg waktu lalu, mereka ingat jika saat itu ketika hendak berlarian saat melihat makhluk2 tsb, sandal mereka ada yg jatuh ke selokan. Dgn sedikit penerangan kami semua mencarinya. Ada sandal yg di temukan oleh bapaknya, dan saat di ambil, tiba tiba sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia kaget dan terlempar ke belakang. Saat ia kaget, muncul lagi sosok hitam besar di depan kami, ada tiga sosok, samar namun terlihat. Tdk lama, semakin banyak makhluk makhluk berdatangan, kedua org tua tsb dan anak2 nya terduduk. Anak2 tsb menutup matanya, kami minta mereka semua hanya diam, jgn membaca apapun juga. Karena yg muncul di depan kami adalah jin al farid dan al marid, cukup berbahaya karena mereka sedang marah. 

Namun ternyata salah satu org tua anak tsb membaca ayat kursyi. Jin jin tsb berkata, terdengar dr radio kami yg memang sdh menyala. "Lafadz kalian itu salah, kami lebih tau dan hafal dari kalian, jika tidak di hentikan, aku akan menyakitimu !" Katanya. Memang jin jin tsb muslim makanya mereka hafal, namun mereka fasik dan musyrik hingga memiliki sifat setan yg jahat. Lalu bapaknya berhenti membacanya. Mereka berusaha menghampiri kedua bapak anak tsb, dan kami biarkan, karena kami tau, mereka sdh tdk bisa merasuki atau menyakiti kedua bapak dan anaknya tsb, karena sdh dlm perlindungan Allah. Lalu ku katakan pd mereka, "kami hanya mencari barang anak anak tsb, biarkanlah kami, setelah ini kami akan pergi." Kataku. "Tidak, kami akan menyakiti mereka." Jawabnya. Rupanya jin tsb masih menyimpan rasa marah dan dendam pd anak2 tsb. Kemudian mereka ingin menyerang dan melemparkan beberapa benda2, kami menghindar. Namun karena salah satu anak tsb sangat ketakutan, lalu ia ingin lari sehingga terkena lemparan kursi dan iapun tersungkur. Suasana makin mencekam, di tambah suara geraman mereka. Lalu temanku yg dokter membantunya. Karena mereka berkeras dan ingin menyakiti, terpaksa temanku peruqyah membacakan lagi ayat2 khusus utk pembinasa. Ayat-ayat pembinasa jin ini sangat afdol (Insya Allah) untuk membunuh jin dengan membakar habis tubuh jin tersebut. Jin yang terkena “api ghoib” dari ayat-ayat ini akan berteriak-teriak menangis kepanasan dan menggelepar-gelepar seperti ayam yang disembelih. Ku katakan “api ghoib” karena di alam jin tidak akan melihat bentuk api yang membakar tubuh mereka namun mereka merasakan hawa (energi) yang sangat panas yang datang bergelombang seperti ombak dilautan (dari tiap ayat yang dibaca) yang membakar tubuh mereka. Dimensi “api ghoib” dari ayat-ayat ruqyah pembinasa yang dibacakan lebih halus dari dimensi alam manusia dan jin hingga kalangan jin tidak bisa melihat wujud api yang membakar mereka.

Setelah beberapa lama, suasana berubah hening, tak terdengar lagi suara pekikan mereka di radio kami. Namun tercium bau seperti kulit terbakar. Lalu temanku menghentikan bacaannya. Namun tiba2 datang lagi jin lainnya berwujud kuntilanak dan wanita menyeramkan. Anak2 itu masih ketakutan. Itu hanyalah jin matkun, yg bagi kami hanya jin biasa, dan tdk sulit menghalaunya. Aku hanya berkata, "jika kalian masih di sini, maka kalian akan bernasib sama dengan al farid dan al marid yg td." Kataku. Lalu mereka langsung menghilang. Entah apa maksudnya menampakan dirinya pada kami. Karena kami sama sekali tdk terpengaruh dgn kehadirannya. Lalu temanku membacakan ayat2 pembersihan dan yg satunya membacakan al baqarah sampai selesai, dan kami siramkan air ruqyah ke beberapa tempat. Akhirnya setelah di cari2, semua sandal anak2 tsb di ketemukan, ada yg tertinggal dlm ruangan cleaning service tempat mereka di temukan waktu lalu. Setelah itu, kamipun pulang. Temanku membuatkan air yg dibacakan ayat ayat dan doa untuk minuman kedua anak tsb, dan memberikan bacaannya kpd org tuanya agar membuatkannya tiap hari. Air yg telah dibacakan ayat ayat dan atau doa doa, sangat baik utk di jadikan minuman, anak2 ataupun dewasa. Karena air dpt merekam apa yg di ucapkan manusia. Jika di bacakan ayat atau doa yg baik baik, maka ia akan menjadi baik, bgtu jg sebaliknya. Air mengalir ke dlm tubuh dan ginjal, dan sebagian di alirkan ke sel sel darah dan ke otak, air tsb akan cukup mempengaruhi kondisi manusia. Air yg kita minum hari ini, akan bertahan dlm tubuh 10 - 15 hari, lalu akan di keluarkan 50 hari kemudian dgn menjadi urine, keringat, bercampur dgn tinja dan lainnya. Jin masuk ke dlm tubuh dgn berjalan di aliran darah manusia, jika ia sempat masuk tubuh, maka tdk akan berlangsung lama karena darah telah mengandung air yg dibacakan ayat ayat dan doa, sehingga ia akan merasa kepanasan dan keluar. Bgtu jg air yg telah di bacakan doa utk anak, sangat baik utk kepintaran dan akhlak si anak.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).

Setelah semua selesai dan sudah masuk subuh, kamipun mengajak mereka berjamaah, lalu setelahnya, kamipun pulang. Namun beberepa waktu yg agak lama kemudian, kami mendengar kabar, jika ada anak anak yg lain, yg saat itu ikut dalam kegiatan tsb, ada yg mengalami ganggan jin, bahkan ada yg mengalami gangguan kejiwaan, bahkan ada yg sampai bunuh diri (karena sdh hilang akidahnya). Kami hanya menyarankan agar yg lain di ruqyah, karena kami tdk dpt membantunya, karena sedang berada di luar kota. Jin itu ada yg dapat mengikuti, menempel bahkan masuk ke dalam tubuh karena beberapa hal. Ada yg sengaja ngikut, masuk, menempel karena suatu kegiatan, ada pula yg memang mereka sengaja lakukan, atau ada juga yg karena turunan, juga dari sihir kiriman. Bagi yg dapat menjaga akidahnya, maka tdk akan terganggu olehnya. Isilah hidup kita dengan kegiatan yg bermanfaat, jauhkanlah perbuatan yg bathil yg dapat menimbulkan kemudharatan. Kisah ini bukan tentang kehebatan, namun tentang keyakinan dan sekedar mengingatkan. Semoga kita semua selalu mendapat petunjuk, ridha dan perlindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin. Sekian.

#Avri Rusdi

Anak yang terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu

Anak yang terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu).

Suatu saat, aku sempat berkumpul dengan teman2 tim, namun tidak lengkap, hanya berempat, karena yang lain sedang bekerja dan belum waktunya off (kami memang telah terpisah karena pekerjaan masing2, hanya terkadang terkumpul). Kami berkumpul di rumah teman tim kami yang sudah tidak ikut lagi karena suatu insiden saat melakukan penyelidikan mistis. Kami bersamanya pergi ke rumah sakit untuk mengantarkannya terapi syaraf, karena lukanya dulu mengenai syaraf yang berhubungan ke otak sehingga mengganggu syaraf ke kakinya hingga tak bisa bergerak dan harus menggunakan kursi roda. Singkat cerita, saat di rumah sakit tersebut, kami bertemu dengan suami istri dan seorang anak bayinya di ruang pembayaran dan pengambilan obat. Anak bayinya tersebut selalu menangis. Mereka baru selesai berobat dan sedang menunggu pengambilan obat. Karena aku juga suka anak kecil, aku kasian melihatnya, aku dekati, matanya selalu membelalak ke atas dan menangis, kadang menangis jingkar/keras. Saat ku tanyakan, ayahnya (pak aswin -sebut saja begitu namanya) menjawab jika anaknya kena sakit buyu, itupun kata orang yang faham, jawabnya. Ini sudah ke sekian kali dia membawa anaknya berobat. Namun belum ada kesembuhan. Memang bayinya tersebut cukup kurusan, matanya celung, susah makan, selalu menangis hingga menangis keras, sawan/rentan sakit dan over atractive, jelasnya lagi. Menurut medis, hal itu di karenakan kekurangan gizi, dan itu memang benar. Penyakit buyu itu sebenarnya adalah kekurangan gizi yaitu utamanya zat besi dan seng (zinc). Namun banyak orang menganggapnya terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu). Sehingga mulailah mendatangi orang yang bisa menawarnya seperti ke 'orang pintar'. Sehingga malah terlupakan asupan gizinya. Penyakit kekurangan gizi itu cukup berbahaya seperti yang terjadi di sebagian afrika dan ethiopia. Selalu ada penjelasan ilmiah di balik hal mistis. Namun terkadang memang ada hal yang tidak bisa di jelaskan secara medis.

Ayahnya mengatakan, sudah juga memanggil orang pintar untuk menawari bayinya. Di berikan air, di baca-bacai di ubun-ubunnya, di sembur-sembur, namun hanya sembuh sementara saja, setelah 2-3 hari, kambuh lagi sakitnya. Aku juga melihat kalung berwarna hitam di lehernya dan pergelangan tangannya (kata pak aswin, di beri orang pintar untuk perlindungan dan penangkal dari hantu buyu). Karena kasian, aku meminta untuk menggendongnya, saat ku gendong, ku minta teman timku membacakan beberapa ayat dan di tiupkan ke mulutnya, bayi tersebut langsung menangis keras. Lalu kami hentikan. Lalu bayi itupun ku kembalikan kepada ayahnya, dan ku tanyakan tempat tinggalnya. "Kami tinggal dekat sini aja mas, di pasundan, ada perumahan di situ." Katanya. Lalu ku katakan jika ia berkenan, kami mampir ke rumahnya. Mungkin saja ada sesuatu hal yang tidak kita ketahui secara ilmiah. Iapun mengiyakan. "Iya mas, silakan aja mas, kasian anak kami." Iapun memberikan alamat dan nomor hp nya. Setelah mengambil obat, merekapun pulang, begitu juga kami. Setelah kami mengantar teman kami pulang, sehabis dzuhur kami ke rumah suami istri tersebut di pasundan, kampung jawa. Setelah di arahkan melalui telpon, kamipun sampai di rumahnya. Kamipun di persilakan masuk.

Saat di dalam, aku mendengar suara di telingaku, "La tazeajni, 'iin lam yakun, adhit altifl." (Jangan ganggu aku, jika tidak, aku sakiti anak itu). Aku tidak menjawabnya. (Terkadang, aku memang bisa mendengar mereka berkata, hanya terutama saat mereka ingin berkata padaku). Setelah pak aswin mempersilakan duduk, ahli IT (teknologi informasi) kami menyalakan beberapa peralatan, ultraviolet searchlight (semacam alat pendeteksi uang di bank berwarna biru, namun ini berbentuk lampu sorot), thermal camera (kamera pendeteksi panas), standard camera (mini cctv), radio transmitter serta menyalakan laptopnya menggunakan software khusus yang tersambung dengan thermal camera dan standar camera (software/program tersebut di buat sendiri oleh kedua ahli IT kami). Ia arahkan kamera dan lampu ultraviolet ke dinding-dinding rumah hingga ke kamar, karena kami mencurigai sesuatu yang kami tau. Kami tidak banyak bicara dengan pak aswin, hanya meminta ijin untuk mendeteksi. Setelah beberapa saat, kami deteksi memang ada sesuatu hal mistis yang ada di rumahnya dan mengganggu bayi mereka (kami hanya mendeteksi, tidak merekamnya). Aku jelaskan kepada pak aswin, jika memang, bayinya bukan sekedar sakit medis, namun memang di ganggu oleh jin. Jin itu adalah jin ummu sibyan. Hal itu mengejutkan pak aswin dan istrinya. "Itu jin apa mas ?" Tanyanya. Lalu ku jelaskan. Jin ummu sibyan itu adalah adalah jin yang mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) bahkan bisa menempel pada tubuhnya, serta mengganggu wanita yang hamil, jin Ummu Sibyan itu memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak, Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungannya.

Jin ini juga mampu masuk ke dalam rahim wanita dan mengikat rahimnya serta menyumbatnya dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak bisa mengandung. Jin ini juga masuk ke dalam perut wanita yang hamil, di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh, jin ini akan menendangnya, maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua (biasanya orang menyebut janin hilang, di dlm medis di sebut sebagai fenomena blighted ovum dan pseudocyesis). Untuk itu, tutup pintu dan jendela rumah di waktu Maghrib dan jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering). Lalu aku meminta untuk menggendong bayinya, untuk melepaskan kalung di lehernya dan tangannya yang berwarna hitam. Teman timku yg spesialis peruqyah sudah ingin memulai membacakan ayat2 ruqyah khusus untuk anak bayi (sebenarnya belum boleh melakukan metode ruqyah pada bayi karena kondisinya, biasanya hanya diberikan air yang telah di bacakan ayat2 dan doa, namun saat tertentu, di perbolehkan jika memungkinkan). Namun saat teman timku hendak membacakan ayat2, langsung ku hentikan, dan ku katakan padanya, "biar ayahnya aja yang melakukannya, agar lebih menghayati karena ada keterkaitan darah, sekalian mengajarkannya." Lalu bayi tersebut ku serahkan lagi kepada pak aswin untuk di gendongnya. Metode ruqyah, (apalagi untuk anak bayi), tidak bisa hanya sekali, bisa beberapa kali. Dan mungkin kami tidak bisa melakukannya terus menerus, karena kami juga bekerja. Sehingga kami mengajarkan pak aswin untuk itu.

Metode ruqyah, memang tergantung pada niat diri sendiri dan atau keluarganya. Jika tidak ada niat dan kemauan, maka akan sulit menyembuhkannya, karena ia akan merasa malas melakukannya terus menerus. Sehingga hal yang sangat baik jika di lakukan sendiri. Kecuali memang harus di bantu oleh peruqyah. Ahli IT kami mematikan semua peralatan dan menyalakan ipad-nya, untuk membuka aplikasi pdf, di mana terdapat file yang berisikan tata cara dan ayat2 ruqyah tertentu untuk anak bayi. Sebelum di mulai, aku meminta pak aswin untuk berwudhu dan shalat hajat 2 rakaat agar lebih adfol (jika tidak shalat hajat, cukup dengan berwudhu, karena membaca ayat-ayat Allah, sangat lebih baik dlm keadaan wudhu/suci, bahkan sangat di anjurkan). Kemudian membaca ayat kursyi untuk melindungi ruangan dan al Falaq, an Nas sebagai proteksi jiwa. Lalu ku arahkan dan di bantu ahli IT kami yang memegang ipad, pak aswin membacakan do’a perlindungan dan ruqyah untuk anak sebagaimana Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam lakukan. Dengan cara sederhana, yaitu letakan telapak tangan kanan didadanya dan bacakan : 

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBAN NAAS MUDZHIBAL BA’SI ISYFI ANTASY-SYAAFII LAA SYAFIYA ILLAA ANTA SYIFAA’AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAN. (Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi. ( HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191).
(Doa tersebut adalah doa menjenguk orang sakit dan di anjurkan membacanya saat menjenguk orang yang sakit).

Kemudian di lanjut membaca :

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

U'IIDZUKUMAA BIKALIMAATIL LAAHIT TAAMMATI MIN KULLI SYAITHOONIN WA HAAMMATIN WAMINKULLI 'AININ LAAMMATI (Aku memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua, dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata ('ain) yang membuat sakit." (HR. Bukhari & Abu Daud )
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa membaca bacaan tersebut untuk perlindungan Al Hasan dan Al Husain, yang merupakan bacaan Nabi Ibrahim alaihi salam untuk perlindungan Ismail dan Ishaq.
(Penjelasan : Ini do’a khusus untuk anak, dalam teks diatas untuk dua anak. Untuk 1 anak laki-laki maka ucapkan : “U’idzuka…” dan untuk 1 anak perempuan ucapkan lahfadz “U’idzuki…” untuk banyak anak; “U’idzukum…”, karena anak pak aswin satu dan laki-laki, maka mengucapkan “U’idzuka").

Selanjutnya mendekap bayi ke dada dengan penuh keyakinan dan kasih sayang. Karena itulah aku meminta pak aswin yang melakukannya (Letakan tangan dipunggung, atau ditempat yang nyaman) dan mulai bacakan ayat-ayat ruqyah tahap pertama (Al Fatihah, Al Baqarah 1-4, 163-164, 255-257, 284-286). Lalu hentikan dan perhatikan kondisi bayi.

Jika tangisannya semakin kuat, maka letakkan tangan di dahinya dan kami rekomendasikan surah Al Mulk 1-13. Jika masih menangis, ulang-ulang ayat 3, 4 dan 5 untuk menetralisir 'Ain. Bisa juga menambahkan surah al Hasyr 21-24 untuk penghancuran penyakit. (Jika ia kena sihir, tambahkan surah Al A’raaf 117-122, Taha 69 dan Yunus 81-82 atau ayat-ayat lain dalam al Qur’an yang berkaitan dengan sihir).

Dan alhamdulillah, bayi pak aswin pun tangisannya sudah menenang. Lalu ku minta longgarkan, atau ganti posisi atau cara kita memegangnya, (pak aswin menggendongnya dengan cara biasa) lalu bacakan surah Al Fajr 1-30. (Atau jika tidak hafal, atau merasa berat, baca ayat 27-30 saja), ulang 3 kali untuk memanggil jiwanya kembali.
Lalu setelah bayi pak aswin tenang, kemudian di lanjutkan di tutup dengan membacakan Al Ikhlas, al Falaq, dan An Nas masing-masing 3 kali. Tiup dan usapkan keseluruh tubuhnya.

Kemudian ku minta istrinya untuk mengambil segelas air putih, dan ku minta pak aswin membacakan Al Fatihah, Ayat Kursyi, Al Kaafirun, al Falaq dan An Nas lalu tiupkan dan do’akan agar jadi penenang jiwanya, melapangkan dadanya, mengobati penyakitnya, membatalkan sihirnya dan meracun jinnya (seperti doa yang pertama dan kedua - doa menjenguk orang sakit dan doa untuk anak). Kemudian di minumkan (boleh ditambah madu, atau menggunakan air zamzam murni lebih baik, air tersebut juga bisa di buat dalam jumlah banyak untuk minumnya sehari-hari {jgn di campur susu}), dan usapkan kewajahnya (lebih afdhal mandikan, boleh ditambah air hangat).
(Penjelasan : Sunnah untuk meniup kepada mulut bayi, untuk melaknat syaitannya dan mengalirkan berkah al Qur’an kepadanya. Tiupkan selama 3 hingga 7 kali selama pembacaan ayat-ayat diatas). Setelah selesai semuanya, ucapkanlah Alhamdulillah.

Ahli IT kamipun kembali menyalakan peralatannya, karena akupun tidak mendengar lagi suaranya (karena saat ruqyah di lakukan pas aswin, sayup ku dengar suara jeritan dan rintihannya, tapi aku tidak peduli). Dari deteksi, memang sudah tidak ada lagi tanda-tanda keberadaannya. Namun, harus tetap berjaga dan berhati-hati. Memang biasanya, jin ummu sibyan itu tidak terlalu sulit untuk menghalaunya, bahkan dengan membaca Al Fatihah, ayat kursyi di sambung dengan Al Mu'awwizatain, jin tersebut sudah bisa di halau, bahkan bi'idznillah (dengan ijin Allah), jin ummu sibyan bisa mati. (“Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat yang tidak setanding sepertinya yaitu Al-Mu’awwizatain (surat al falaq dan surat an nas.” (HR Muslim, At Tirmidzi, An Naasa’i).

Setelah usai, karena waktu juga telah memasuki ashar, kami mengajak pak aswin dan istrinya untuk berjamaah. Setelahnya, temanku yang hafizh membacakan surat Al Baqarah sampai selesai, tak butuh waktu lama, karena ia sudah biasa dan fasih hafalannya (sebenarnya aku iri dengannya, karena aku tidak mampu menghafalnya, namun itulah kami, memiliki ilmu pengetahun sendiri-sendiri dan saling melengkapi).

Dan ku minta pula kepada pak aswin untuk membaca surat Al Baqarah sendiri, tidak harus langsung selesai, bisa di cicil tiap hari/malam atau setelah magrib.
Rasulullah sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
“Janganlah menjadikan rumah-rumah kalian layaknya kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibaca di dalamnya surat Al Baqarah” (HR. Muslim). Serta ku minta ia untuk melakukan metode ruqyah seperti yang ia lakukan tadi setiap ada waktu (tiap hari lebih baik) hingga bayinya benar-benar sembuh. Teman timku pun memberikan hasil print yang memang selalu di bawa tentang tata cara dan ayat-ayat ruqyah yang harus di bacanya seperti yang tadi di lakukannya. Akupun mengirimkannya melalui WA kepadanya, sebagai tambahan. Setelah semuanya selesai, kamipun pulang. Beberapa waktu kemudian, pak aswin memberikan kabar jika bayinya telah benar-benar sembuh, tidak ada gangguan lagi, sudah bernafsu makan dan minum ASI, dan iapun berterima kasih. Akupun mengatakan, bersyukurlah kepada Allah dan bershalawatlah kepada Rasulullah, karena kami hanya membantu dan menyampaikan ulang saja. Segala kesembuhan berasal dari ijin dan ridha Allah.

Kami tidak selalu melakukan sendiri hal-hal seperti itu. Terkadang, kami meminta orang tuanya dan atau keluarganya yang melakukan, agar supaya suatu saat nanti, bisa melakukannya sendiri atau kepada orang lain yang memerlukan. Yang penting adalah niat untuk menyembuhkan diri sendiri.
Namun perlu di ingat, jika anak mengalami gejala-gejala seperti itu, hendaknya yang utama adalah berobat ke dokter, jangan lantas berasumsi hal-hal mistis. Karena belum tentu hal mistis penyebabnya, bisa jadi hanya gangguan medis saja. Jika sampai waktu tertentu memang belum ada kesembuhan, baru berasumsi, namun jangan sampai melakukan hal-hal yang di kuatirkan bisa menimbulkan syirik, seperti menggunakan kalung berwarna hitam seperti yang pak aswin kenakan pada bayinya. Hal itu sama saja dengan ia mempercayai kekuatan dan berlindung kepada kalung tersebut, bukan karena mengharapkan perlindungan dan ridha dari Allah. Demikianlah cerita pak aswin dan keluarga kecilnya, pasangan muda yang belum lama di karuniai anak. Itulah sebabnya saya menceritakan kisah ini, yang semuanya di lakukan sendiri oleh pak aswin, bukan kami, agar tidak di anggap suatu kesombongan, karena kami sama sekali tidak memiliki kemampuan, hanya berpegang teguh pada keyakinan dan kekuatan Allah semata, menggunakan ayat-ayat Allah, hadits dan sunnah Rasulullah. Dan kami hanya penyelidik, bukan paranormal, orang pintar atau ustadz, hanya memiliki ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing.
Laa haula Wala Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adziim (Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung : HR. Bukhari no. 7386). Sekian.

Oleh  Avri Rusdi
#KisahMisteriAreaKaltim

“Kami Cuma Bersihkan Rumput… Tapi yang Datang Malah Pengawas 😳”

Dua hari sebelum hari H, tak ada yang terasa istimewa. Kami hanya melakukan hal yang biasa: membersihkan plang nama ...