Senin, 04 Mei 2020

Para Pencari Hantu


Beberapa waktu lalu, di jumat malam, aku bersama empat orang teman tim sedang menghadiri selamatan tahlilan orang tua teman kami. Sampai malam kami berbincang. Sekitar jam 12 an malam, baru kami pulang. Saat di perjalanan pulang, kami mampir di kios konter pulsa salah seorang teman lamaku yg masih buka di dekat pelabuhan smda, karena aku sudah lama tdk bertemu dengannya, sekitar 20an tahun. Saat sedang berbicara dengannya, tiba2 sekitar jam 1an lewat, ada beberapa anak2 muda berlarian sambil minta tolong. Lalu saat melihat kami yg sedang berkumpul, merekapun mendatangi kami. Saat itu sudah sangat sepi karena tengah malam. Mereka meminta tolong pada kami, sambil terengah2, mereka menjelaskan jika dua orang teman mereka hilang di dalam gedung kosong tdk jauh dari tempat kami, yang katanya di sembunyikan hantu genderuwo dan sundel bolong. Kamipun kaget, lalu kami ajak mereka kembali ke tempat teman mereka yang hilang. Ternyata mereka (anak2 muda tsb), sedang mencari hantu sambil merekam katanya, dan di lokasi di dalam gedung kosong tsb. Kamipun membawa peralatan secukupnya, karena memang tdk membawa lengkap, hanya radio transmitter dan mini uv searchlight serta thermal kamera yg terhubung ke ipad.

Karena saat itu tdk ada yg menjaga lokasi tsb, kami langsung masuk ke dalam, hingga ke bagian belakangnya. Hanya dua orang yg ikut kembali bersama kami, yang lainnya tinggal di luar karena tdk berani ikut masuk lg. Sesampainya di dalam, memang cukup banyak energi yg kami rasakan. Kedua anak anak td ingin sambil merekam, namun kami larang, karena tdk seharusnya di rekam. Kamera yg kami gunakan pun hanya utk mendeteksi bukan utk merekam. Beberapa kursi dan meja kami lihat bergerak dgn sendirinya, yg kami tau itu adalah ulah jin tsb yg mempunyai kemampuan menggerakannya, yaitu jin al a'mir. Ia jg bs menirukan suara seperti org berjalan, mencuci piring, suara menangis dan sebagainya. Dan itu jenis jin yg tingkatannya agak tinggi. Waktu itu kami hanya berempat, dua org spesialis peruqyah, seorang ahli IT, dokter dan aku. Saat benda2 tsb bergerak, terlihat samar2 bayangan putih lainnya berkelebatan, dan anak2 muda tsb berteriak teriak, "sundel bolong, sundel bolong..!!" Sambil menunjuk ke arah bayangan tsb. Lalu aku dgn kedua temanku mendatangi dan ku percikkan air yg telah di bacakan ayat kursyi dan yasin ke arah mereka dgn mengucapkan "laa haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adziim". Terdengar suara pekikan di radio yg kami bawa. Lalu temanku membacakan beberapa ayat ayat, mereka menghilang, itu adalah jin matkun, yg bisa menirukan rupa apapun, termasuk wajah siapapun kecuali wajah para rasul. Kami terus mencari hingga sampai suatu ruangan, saat kami berusaha membuka, ternyata sangat berat, sambil membaca ayat ayat, perlahan kami dorong pintu tsb. Ketika terbuka, banyak tatapan mata merah di dalamnya.

Saat pintu terbuka, angin kencang membuat merinding bagi siapa saja. Suara suara geraman dan benda2 bergetar. Rupanya di dalam ruangan tsb terdapat banyak jin berkumpul. Anak anak muda tadi ketakutan, karena yg di lihatnya adalah sosok menyerupai kuntilanak, genderuwo dan sebagainya. Ternyata ada banyak jenisnya di dlm ruangan itu, termasuk jin haffaf (yg suka menakuti di tempat2 yg angker), jin al maraddah (yg suka membuat org takut saat melihat sesuatu spt pohon yg bergerak terlihat spt hantu), jin al farid (jenis jin ifrit ini suka mengganggu dan melemahkan keimanan bahkan bs melukai), dan ada juga jin al marid (ini jenis jin degil dan jahat, sangat mengganggu). Jin al farid dan al marid tsb tdk akan menggangu jika tdk terganggu. Dan yang lainnya hanya sekedar menakut nakuti, apabila kita berani bahkan jika teriakin dan gertak, mereka akan menghilang. Beda dgn al marid dan al farid, hrs membacakan ayat ayat khusus yg bs membuat mereka ketakutan. Al farid dan al marid ini ada yg muslim namun fasik dan musyrik, jika al farid (ifrit) yg kafir, maka dgn ayat kursyi, inshaa allah dia akan kepanasan, namun jika muslim yg fasik dan musyrik, maka hrs ada ayat ayat alquran lainnya yg di bacakan. Saat itu, kami hanya ingin berkomunikasi terlebih dahulu, karena tujuan kami mencari kedua anak yg hilang tsb. Akupun menanyakan pada mereka tentang kedua anak anak muda tsb. Salah satu dari mereka menjawab, "manusia manusia itu mengganggu kami, bahkan melempari kami, menantang kami, kami akan jadikan mereka makanan kami." Jawabnya. "Maafkan mereka, karena mereka tdk bermaksud seperti itu." Kataku. (Kami tau ia hanya menggertak, karena mereka tdk bisa menjadikan manusia sbg makanan, kecuali utk mainan). Akupun terus bernegosiasi dgn mereka, namun mereka berkeras, hingga akhirnya mencoba merasuki kami, namun tdk bisa, dan akhirnya ingin merasuki kedua anak yg mengantarkan kami tsb.

Kedua anak tsb langsung terduduk, namun dgn sigap, temanku langsung meminumkan air yg telah di bacakan ayat ayat dan doa yg telah di siapkan, kemudian sambil memegangi masing2 kepala mereka, dgn membacakan ayat ayat perlindungan, sehingga jin jin tsb tdk dapat merasuki mereka berdua. Sehingga membuat mereka marah, namun kedua teman timku membacakan ayat ayat pembinasa, karena jin tsb berbahaya. Akhirnya mereka meminta ampun, terdengar dr radio kami. Ku tanyakan lagi tentang kedua anak yg di sembunyikan, akhirnya terbuka sebuah pintu ruangan peralatan cleaning services. Saat terbuka, terlihatlah kedua anak tsb dlm keadaan tak sadar. Kamipun mengangkatnya keluar, lalu temanku memegang kepalanya, membacakan ayat ayat ruqyah penyembuh dan utk memanggil jiwanya kembali, namun agak sedikit lama, sehingga teman tim yg dokter, mengambil peralatan suntik, dan menyuntikkan ke dadanya obat cair campuran agar adrenalin dan jantungnya kembali berdetak (jenis obat tdk bs di sebutkan). Seketika mereka sadar, dan di bacakan lg ayat ayat penyembuh. Setelah agak sadar, kami semua keluar dr gedung tsb, dan kembali ke kios temanku. Teman tim yg dokter mengambil bbrp obat obatan di mobil dan memberikan kpd mereka utk memulihkan kondisinya. Setelah itu, mereka kami antar pulang, dan yg lainnya pulang ke rumahnya masing2. Kami mengantar kedua anak td ke salah satu rumahnya. Dan kami jelaskan kejadiannya kpd org rumahnya. Setelah itu, kamipun pulang. Org tua anak tsb meminta nmr hp ku jika ada terjadi sesuatu lg.

Singkat cerita, sekitar lebih seminggu, aku di sms oleh org tua salah satu anak tsb, yg mengatakan jika anaknya dan satu org anak yg satunya lagi mengalami gangguan kejiwaan, akupun menelponnya, dan ku katakan jika besok lusa baru bisa ke sana, inshaa allah. Ku berikan bbrp bacaan utk berjaga2. Dua hari kemudian, setelah teman2 timku datang dan ternyata lengkap bertujuh dgnku, kamipun bersiap, karena malam harinya baru ke rumah anak tsb. Cukup baik utk melakukannya di mlm hari, karena jin jin itu beraktivitas pd malam hari, sedangkan siang hari, mereka tidur, kebalikan dr manusia. Kecuali jin as syaithon, mereka terus ada karena memang tugasnya menggoda manusia sampai kiamat. As syaithon ini tingkatannya kedua di bawah iblis, sedangkan iblis adalah dedengkotnya para jin kafir, tingkatannya paling tinggi. Setelah selesai isya, kami melaksanakan shalat hajat, dgn tujuan utk melakukan ruqyah dan penyelidikan, agar di berikan perlindungan saat melakukannya nanti. Dan tentu saja kami selalu menjaga wudhu kami, karena itulah para jin tsb tdk bisa mengganggu dan merasuki kami dan dgn kekuatan dzikir :

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syarikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa `alaa kulli syai'in qadiir.
Tiap hari 100 kali.  (HR. Bukhari dan Muslim), mereka, para jin tsb tdk bs merasuki kami.

Lalu sekitar jam 10 malam, kami berangkat ke rumah anak tsb. Sesampainya dsna, sdh berkumpul keluarga dan anak yg satunya lg, ternyata ia dan keluarganyapun mendapat gangguan. Karena infonya ada gangguan makhluk halus, sehingga saat masuk ke dlm rumah, temanku sambil menyalakan peralatannya, dan terdeteksi ada jin yg mengikuti kedua anak tsb, salah satunya duduk di pundaknya dengan tangannya yg memegang wajah dan mata anak tsb. Saat masuk, temanku membacakan al fatihah dan al baqarah dua ayat terakhir dan teman yg satunya mengumandangkan adzan. Setelah jin itu pergi dari pundak anak tsb, kami berkumpul. Lalu ku minta ia menceritakan kejadian2nya dan mengapa mereka melakukan hal tsb, yaitu mencari hantu. Mereka menjawab, jika hanya iseng dan ingin membuktikan adanya hantu, serta ingin di lihat yg lainnya jika mereka anak anak berani dan banyak followers, katanya. Hal tsb sdh beberapa kali mereka lakukan, beberapa kali melihat penampakan namun tdk terekam, hingga penasaran sampai dpt merekamnya utk di perlihatkan kpd org2 bukti bahwa mereka menemukan dan berani dan bukti bahwa hantu itu ada. Hingga terakhir mereka hilang di sembunyikan para jin tsb. Org tua mereka menimpali, "itulah sudah, kalian itu ketulahan, satu dua kali sampai beberapa kali memang mungkin gak papa, tp ada saatnya jg mereka itu jadi marah." Kata salah satu org tuanya. Ya, memang benar, ada kalanya para jin tsb bisa marah karena merasa terganggu, apalagi menurut jin tsb, sampai melempari mereka dan menantang. Jin itu bs terkena benda walaupun kita tak berniat mengenainya, mereka bs terkena benda padat dan cair, terutama as syaithon, seperti halnya melempar batu kerikil saat jumrah (salah satu rukun ibadah haji, namun makna utama jumrah adalah utk mengingat Allah : HR. Abu Daud No. 1888). Jika benda cair, jin apapun dpt mengenainya, itulah kenapa kami selalu membawa air yg telah dibacakan ayat kursyi dan yasin.

Anak itu menceritakan juga bahwa ia dapat melihat makhluk2 halus tsb, bahkan sering, hingga akhirnya biasa dan bahkan bisa mengetahui yg akan terjadi (seperti ramalan), (hal itu karena jin tsb menempel padanya, di pundaknya dan meletakkan tangannya di wajah dan mata anak tsb, sehingga ia bs melihat, dan jin tsb membisikkan sesuatu hal yg akan terjadi, lalu ia menjadikannya, agar manusia itu percaya ramalan). Tapi ternyata bukan hanya dia saja yg akhirnya melihat, keluarga yg lain jg melihat penampakan2 di rumahnya, bahkan mengganggu, begitu jg keluarga anak yg satunya. Sering kalo mlm ada suara org berjalan, ada suara perabotan rumah jg. Adiknya sampai ketakutan, karena pernah di ranjangnya saat mau tidur, ada suara di bawah ranjang, saat di lihatnya, ada kepala tanpa badannya, sehingga ia lari ke kamar org tuanya. Kadang ada jg org berjalan di luar rmh tanpa kepala, sosok mahkluk kuntilanak dan macam2. Adiknya jg cerita, "ada om waktu pas di wc, tiba2 ada kepala muncul dr dalam wc, aku langsung nangis keluar, ngeri." Katanya. Keluarga anak yg satunya jg demikian. Katanya ada hantu dalam lemari, ada jg pas keluar rumah, sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia pingsan. Keluarganyapun mengalami hal2 menakutkan. Kami simpulkan jika jin2 tsb tidak ikut saat pulang waktu lalu, tapi mereka menyusul. Dan pasti ada sebabnya. Lalu kami berdiskusi di luar rumah. Dan kami pastikan jika saat itu, sandal mereka tertinggal di tempat kejadian, sehingga jin2 tsb bs mendatangi mereka. Lalu kami masuk kembali dan kami ajak mereka kembali ke rmh sakit tsb. Mereka gak mau karena ketakutan, org tuanya ingin menemani dan kami ijinkan. Sebelum berangkat, kami persiapkan semuanya, dan juga memperisai kedua anak tsb dan masing2 bapaknya yg akan ikut, agar tdk terjadi hal2 yg tak.di inginkan. Kami meminta mereka berwudhu lalu kami berikan bacaan dan air yg telah dibacakan ayat ayat dan doa utk mereka minum. Saat mereka melakukannya, temanku peruqyah membacakan ayat2 agar rumah tsb mendapat perlindungan dr Allah.

Kami jg menjelaskan bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan yg bathil/yg salah. Kita itu hidup di tempatnya masing2, mereka ada tempat sendiri2. Dan jika mereka menampakkan dirinya saat itu, merupakan kesengajaan mereka, agar manusia mempercayai keberadaan mereka, dan melemahkan akidah, jg membuat manusia takut padanya, bukan takut pd Allah. Apalagi hanya utk pamer, yg merupakan kesombongan. Itulah beberapa tujuan jin tsb, agar manusia lemah bahkan bs hilang akidahnya, lalu mempercayai hal yg khurafat/tahayul. Karena hantu itu tdk ada. 
Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian, tidak ada Shafar (kematian di karenakan penyakit cacing perut) yang terjadi dengan sendirinya, dan tidak ada hantu yang gentayangan…” (HR. Bukhari).
Dari Jabir r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda : “Tidak ada penularan, tidak ada pengaruh atau tanda bahaya suara burung, dan tidak ada hantu.”(HR. Muslim).

Semua itu hanyalah ulah setan atau jin musyrik dan kafir yang “iseng” untuk menggoda, menipu, dan menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan sehingga menjadi teman mereka di neraka kelak. Dengan melakukan hal.itu, sama saja bermain dgn mereka dan berteman dgn mereka.
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala". (QS Fathir: 6).

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya.  Sesungguhnya ia (jin setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman". (QS Al A'raf: 27). 
Banyak hal bermanfaat lainnya yg bs di lakukan daripada melakukan hal tsb, yaitu ibadah malam. Dan bisa jadi, dgn kegiatan mencari hantu tsb, malah akan meninggalkan ibadah subuhnya.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651).

Bacaan yg kami berikan kpd mereka yaitu :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَيَضُرُّ مَعَ اسمْـِهِ شَيْءٌ فِـي الأرْضِ وَلاَ فِـي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم
يَا رَبِّيْ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
لاَ اِلَهَ اِلاّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا وَسِعَهُ عِلْمُ اللهِ العلي العظيم
وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ , لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَـهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَئِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
ولاحول ولا قوة الا بالله العلي العظيم
Bismillahirrohmannirrohim, Bismillahil ladzi laa yadurru ma’as mihi syaiun fil ardhi walaa fis samaa’i wahuwas samii’ul aliim, yaa rabbii lakal hamd kama yanbagi lijalali waj-hika wa 'adhimi sulthonik, laa ilaha illallahu muhammadur rasulullahi fi kulli lamhatin wa nafasin adada maa wasi’ahu ilmullahil aliyyil adhim, wa anatil wujuuhi lil hayyil qoyyumi, lillahil wahidil qohhari, syahidallahu annahu laa ilaaha illa huwa wal malaikatu wa ulul ilmi qoiman bilqist, laa ilaaha illa huwal azizul hakiim, walaa hawla walaa quwwata illa billahil aliyyil adziim.

("Dengan (menyebut) asma Allah yang tiada sesuatupun dapat membahayakan bersama asmaNya, baik di bumi maupun di langit, Dia lah Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"
"Ya Rabbi, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."
"Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, pada setiap pandangan dan nafas, sebanyak bilangan yang diliputi oleh ilmu Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung"
"Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup, Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
"Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Menegakkan Keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana"
"Dan tiada daya dan tiada upaya selain dengan izin Allah Yang Maha tinggi lagi Maha agung.")

Bacaan amalan tsb agar terhindar dari kesurupan, di takuti jin dan marabahaya, di baca tiga kali menghadap kiblat lalu di tiupkan ke telapak tangan dan di usapkan ke wajah dan seluruh tubuh. Dan bs sbg tambahan di baca 11 kali lalu tiupkan ke air, utk di minum dan di usapkan ke wajah. 
Bagi yg suka traveling, pecinta alam, pramuka, entah itu kemana dan dimana, masuk hutan keluar hutan, naik gunung, masuk gua, yang mungkin tempat itu menurut pandangan kebanyakan orang angker, keramat,  banyak penunggunya (jin, binatang buas, manusia) dan berbahaya. Untuk itu sebaiknya berdoa bukan karena rasa takut pd hal demikian, tapi karena berdoa atau mengingat Allah itu sesuatu hal yang baik yang bisa di lakukan dimana dan kapan saja. Bacaan tsb adalah dzikir dari beberapa ayat alquran. Bi'idznillah (dengan ijin Allah) akan berada dalam perlindungan Allah dan terhindar dari segala bahaya, kesurupan, gangguan dari binatang,  jin/setan bahkan manusia, bahaya itu bisa berasal dari langit atapun dari bumi.

Setelah itu, kami semua berangkat ke gedung tsb, sekitar jam 1 malam. Saat itu ada wakar yg menjaga dan kamipun minta ijin padanya sambil sedikit ngasi buat dia beli makanan dan pulsa. Lalu kami sebelas orang masuk ke dalam, sampai ke belakang. Kami meminta anak2 tsb utk mengingat2 kira2 di mana sandalnya tertinggal. Sambil melihat lihat, mereka mengingat2. Sampai ke belakang mendekati ruangan yg waktu lalu, mereka ingat jika saat itu ketika hendak berlarian saat melihat makhluk2 tsb, sandal mereka ada yg jatuh ke selokan. Dgn sedikit penerangan kami semua mencarinya. Ada sandal yg di temukan oleh bapaknya, dan saat di ambil, tiba tiba sosok pocong jatuh tepat di depannya, hingga ia kaget dan terlempar ke belakang. Saat ia kaget, muncul lagi sosok hitam besar di depan kami, ada tiga sosok, samar namun terlihat. Tdk lama, semakin banyak makhluk makhluk berdatangan, kedua org tua tsb dan anak2 nya terduduk. Anak2 tsb menutup matanya, kami minta mereka semua hanya diam, jgn membaca apapun juga. Karena yg muncul di depan kami adalah jin al farid dan al marid, cukup berbahaya karena mereka sedang marah. 

Namun ternyata salah satu org tua anak tsb membaca ayat kursyi. Jin jin tsb berkata, terdengar dr radio kami yg memang sdh menyala. "Lafadz kalian itu salah, kami lebih tau dan hafal dari kalian, jika tidak di hentikan, aku akan menyakitimu !" Katanya. Memang jin jin tsb muslim makanya mereka hafal, namun mereka fasik dan musyrik hingga memiliki sifat setan yg jahat. Lalu bapaknya berhenti membacanya. Mereka berusaha menghampiri kedua bapak anak tsb, dan kami biarkan, karena kami tau, mereka sdh tdk bisa merasuki atau menyakiti kedua bapak dan anaknya tsb, karena sdh dlm perlindungan Allah. Lalu ku katakan pd mereka, "kami hanya mencari barang anak anak tsb, biarkanlah kami, setelah ini kami akan pergi." Kataku. "Tidak, kami akan menyakiti mereka." Jawabnya. Rupanya jin tsb masih menyimpan rasa marah dan dendam pd anak2 tsb. Kemudian mereka ingin menyerang dan melemparkan beberapa benda2, kami menghindar. Namun karena salah satu anak tsb sangat ketakutan, lalu ia ingin lari sehingga terkena lemparan kursi dan iapun tersungkur. Suasana makin mencekam, di tambah suara geraman mereka. Lalu temanku yg dokter membantunya. Karena mereka berkeras dan ingin menyakiti, terpaksa temanku peruqyah membacakan lagi ayat2 khusus utk pembinasa. Ayat-ayat pembinasa jin ini sangat afdol (Insya Allah) untuk membunuh jin dengan membakar habis tubuh jin tersebut. Jin yang terkena “api ghoib” dari ayat-ayat ini akan berteriak-teriak menangis kepanasan dan menggelepar-gelepar seperti ayam yang disembelih. Ku katakan “api ghoib” karena di alam jin tidak akan melihat bentuk api yang membakar tubuh mereka namun mereka merasakan hawa (energi) yang sangat panas yang datang bergelombang seperti ombak dilautan (dari tiap ayat yang dibaca) yang membakar tubuh mereka. Dimensi “api ghoib” dari ayat-ayat ruqyah pembinasa yang dibacakan lebih halus dari dimensi alam manusia dan jin hingga kalangan jin tidak bisa melihat wujud api yang membakar mereka.

Setelah beberapa lama, suasana berubah hening, tak terdengar lagi suara pekikan mereka di radio kami. Namun tercium bau seperti kulit terbakar. Lalu temanku menghentikan bacaannya. Namun tiba2 datang lagi jin lainnya berwujud kuntilanak dan wanita menyeramkan. Anak2 itu masih ketakutan. Itu hanyalah jin matkun, yg bagi kami hanya jin biasa, dan tdk sulit menghalaunya. Aku hanya berkata, "jika kalian masih di sini, maka kalian akan bernasib sama dengan al farid dan al marid yg td." Kataku. Lalu mereka langsung menghilang. Entah apa maksudnya menampakan dirinya pada kami. Karena kami sama sekali tdk terpengaruh dgn kehadirannya. Lalu temanku membacakan ayat2 pembersihan dan yg satunya membacakan al baqarah sampai selesai, dan kami siramkan air ruqyah ke beberapa tempat. Akhirnya setelah di cari2, semua sandal anak2 tsb di ketemukan, ada yg tertinggal dlm ruangan cleaning service tempat mereka di temukan waktu lalu. Setelah itu, kamipun pulang. Temanku membuatkan air yg dibacakan ayat ayat dan doa untuk minuman kedua anak tsb, dan memberikan bacaannya kpd org tuanya agar membuatkannya tiap hari. Air yg telah dibacakan ayat ayat dan atau doa doa, sangat baik utk di jadikan minuman, anak2 ataupun dewasa. Karena air dpt merekam apa yg di ucapkan manusia. Jika di bacakan ayat atau doa yg baik baik, maka ia akan menjadi baik, bgtu jg sebaliknya. Air mengalir ke dlm tubuh dan ginjal, dan sebagian di alirkan ke sel sel darah dan ke otak, air tsb akan cukup mempengaruhi kondisi manusia. Air yg kita minum hari ini, akan bertahan dlm tubuh 10 - 15 hari, lalu akan di keluarkan 50 hari kemudian dgn menjadi urine, keringat, bercampur dgn tinja dan lainnya. Jin masuk ke dlm tubuh dgn berjalan di aliran darah manusia, jika ia sempat masuk tubuh, maka tdk akan berlangsung lama karena darah telah mengandung air yg dibacakan ayat ayat dan doa, sehingga ia akan merasa kepanasan dan keluar. Bgtu jg air yg telah di bacakan doa utk anak, sangat baik utk kepintaran dan akhlak si anak.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).

Setelah semua selesai dan sudah masuk subuh, kamipun mengajak mereka berjamaah, lalu setelahnya, kamipun pulang. Namun beberepa waktu yg agak lama kemudian, kami mendengar kabar, jika ada anak anak yg lain, yg saat itu ikut dalam kegiatan tsb, ada yg mengalami ganggan jin, bahkan ada yg mengalami gangguan kejiwaan, bahkan ada yg sampai bunuh diri (karena sdh hilang akidahnya). Kami hanya menyarankan agar yg lain di ruqyah, karena kami tdk dpt membantunya, karena sedang berada di luar kota. Jin itu ada yg dapat mengikuti, menempel bahkan masuk ke dalam tubuh karena beberapa hal. Ada yg sengaja ngikut, masuk, menempel karena suatu kegiatan, ada pula yg memang mereka sengaja lakukan, atau ada juga yg karena turunan, juga dari sihir kiriman. Bagi yg dapat menjaga akidahnya, maka tdk akan terganggu olehnya. Isilah hidup kita dengan kegiatan yg bermanfaat, jauhkanlah perbuatan yg bathil yg dapat menimbulkan kemudharatan. Kisah ini bukan tentang kehebatan, namun tentang keyakinan dan sekedar mengingatkan. Semoga kita semua selalu mendapat petunjuk, ridha dan perlindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin. Sekian.

#Avri Rusdi

Anak yang terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu

Anak yang terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu).

Suatu saat, aku sempat berkumpul dengan teman2 tim, namun tidak lengkap, hanya berempat, karena yang lain sedang bekerja dan belum waktunya off (kami memang telah terpisah karena pekerjaan masing2, hanya terkadang terkumpul). Kami berkumpul di rumah teman tim kami yang sudah tidak ikut lagi karena suatu insiden saat melakukan penyelidikan mistis. Kami bersamanya pergi ke rumah sakit untuk mengantarkannya terapi syaraf, karena lukanya dulu mengenai syaraf yang berhubungan ke otak sehingga mengganggu syaraf ke kakinya hingga tak bisa bergerak dan harus menggunakan kursi roda. Singkat cerita, saat di rumah sakit tersebut, kami bertemu dengan suami istri dan seorang anak bayinya di ruang pembayaran dan pengambilan obat. Anak bayinya tersebut selalu menangis. Mereka baru selesai berobat dan sedang menunggu pengambilan obat. Karena aku juga suka anak kecil, aku kasian melihatnya, aku dekati, matanya selalu membelalak ke atas dan menangis, kadang menangis jingkar/keras. Saat ku tanyakan, ayahnya (pak aswin -sebut saja begitu namanya) menjawab jika anaknya kena sakit buyu, itupun kata orang yang faham, jawabnya. Ini sudah ke sekian kali dia membawa anaknya berobat. Namun belum ada kesembuhan. Memang bayinya tersebut cukup kurusan, matanya celung, susah makan, selalu menangis hingga menangis keras, sawan/rentan sakit dan over atractive, jelasnya lagi. Menurut medis, hal itu di karenakan kekurangan gizi, dan itu memang benar. Penyakit buyu itu sebenarnya adalah kekurangan gizi yaitu utamanya zat besi dan seng (zinc). Namun banyak orang menganggapnya terkena penyakit buyu (di isap hantu buyu). Sehingga mulailah mendatangi orang yang bisa menawarnya seperti ke 'orang pintar'. Sehingga malah terlupakan asupan gizinya. Penyakit kekurangan gizi itu cukup berbahaya seperti yang terjadi di sebagian afrika dan ethiopia. Selalu ada penjelasan ilmiah di balik hal mistis. Namun terkadang memang ada hal yang tidak bisa di jelaskan secara medis.

Ayahnya mengatakan, sudah juga memanggil orang pintar untuk menawari bayinya. Di berikan air, di baca-bacai di ubun-ubunnya, di sembur-sembur, namun hanya sembuh sementara saja, setelah 2-3 hari, kambuh lagi sakitnya. Aku juga melihat kalung berwarna hitam di lehernya dan pergelangan tangannya (kata pak aswin, di beri orang pintar untuk perlindungan dan penangkal dari hantu buyu). Karena kasian, aku meminta untuk menggendongnya, saat ku gendong, ku minta teman timku membacakan beberapa ayat dan di tiupkan ke mulutnya, bayi tersebut langsung menangis keras. Lalu kami hentikan. Lalu bayi itupun ku kembalikan kepada ayahnya, dan ku tanyakan tempat tinggalnya. "Kami tinggal dekat sini aja mas, di pasundan, ada perumahan di situ." Katanya. Lalu ku katakan jika ia berkenan, kami mampir ke rumahnya. Mungkin saja ada sesuatu hal yang tidak kita ketahui secara ilmiah. Iapun mengiyakan. "Iya mas, silakan aja mas, kasian anak kami." Iapun memberikan alamat dan nomor hp nya. Setelah mengambil obat, merekapun pulang, begitu juga kami. Setelah kami mengantar teman kami pulang, sehabis dzuhur kami ke rumah suami istri tersebut di pasundan, kampung jawa. Setelah di arahkan melalui telpon, kamipun sampai di rumahnya. Kamipun di persilakan masuk.

Saat di dalam, aku mendengar suara di telingaku, "La tazeajni, 'iin lam yakun, adhit altifl." (Jangan ganggu aku, jika tidak, aku sakiti anak itu). Aku tidak menjawabnya. (Terkadang, aku memang bisa mendengar mereka berkata, hanya terutama saat mereka ingin berkata padaku). Setelah pak aswin mempersilakan duduk, ahli IT (teknologi informasi) kami menyalakan beberapa peralatan, ultraviolet searchlight (semacam alat pendeteksi uang di bank berwarna biru, namun ini berbentuk lampu sorot), thermal camera (kamera pendeteksi panas), standard camera (mini cctv), radio transmitter serta menyalakan laptopnya menggunakan software khusus yang tersambung dengan thermal camera dan standar camera (software/program tersebut di buat sendiri oleh kedua ahli IT kami). Ia arahkan kamera dan lampu ultraviolet ke dinding-dinding rumah hingga ke kamar, karena kami mencurigai sesuatu yang kami tau. Kami tidak banyak bicara dengan pak aswin, hanya meminta ijin untuk mendeteksi. Setelah beberapa saat, kami deteksi memang ada sesuatu hal mistis yang ada di rumahnya dan mengganggu bayi mereka (kami hanya mendeteksi, tidak merekamnya). Aku jelaskan kepada pak aswin, jika memang, bayinya bukan sekedar sakit medis, namun memang di ganggu oleh jin. Jin itu adalah jin ummu sibyan. Hal itu mengejutkan pak aswin dan istrinya. "Itu jin apa mas ?" Tanyanya. Lalu ku jelaskan. Jin ummu sibyan itu adalah adalah jin yang mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) bahkan bisa menempel pada tubuhnya, serta mengganggu wanita yang hamil, jin Ummu Sibyan itu memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak, Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungannya.

Jin ini juga mampu masuk ke dalam rahim wanita dan mengikat rahimnya serta menyumbatnya dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak bisa mengandung. Jin ini juga masuk ke dalam perut wanita yang hamil, di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh, jin ini akan menendangnya, maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua (biasanya orang menyebut janin hilang, di dlm medis di sebut sebagai fenomena blighted ovum dan pseudocyesis). Untuk itu, tutup pintu dan jendela rumah di waktu Maghrib dan jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering). Lalu aku meminta untuk menggendong bayinya, untuk melepaskan kalung di lehernya dan tangannya yang berwarna hitam. Teman timku yg spesialis peruqyah sudah ingin memulai membacakan ayat2 ruqyah khusus untuk anak bayi (sebenarnya belum boleh melakukan metode ruqyah pada bayi karena kondisinya, biasanya hanya diberikan air yang telah di bacakan ayat2 dan doa, namun saat tertentu, di perbolehkan jika memungkinkan). Namun saat teman timku hendak membacakan ayat2, langsung ku hentikan, dan ku katakan padanya, "biar ayahnya aja yang melakukannya, agar lebih menghayati karena ada keterkaitan darah, sekalian mengajarkannya." Lalu bayi tersebut ku serahkan lagi kepada pak aswin untuk di gendongnya. Metode ruqyah, (apalagi untuk anak bayi), tidak bisa hanya sekali, bisa beberapa kali. Dan mungkin kami tidak bisa melakukannya terus menerus, karena kami juga bekerja. Sehingga kami mengajarkan pak aswin untuk itu.

Metode ruqyah, memang tergantung pada niat diri sendiri dan atau keluarganya. Jika tidak ada niat dan kemauan, maka akan sulit menyembuhkannya, karena ia akan merasa malas melakukannya terus menerus. Sehingga hal yang sangat baik jika di lakukan sendiri. Kecuali memang harus di bantu oleh peruqyah. Ahli IT kami mematikan semua peralatan dan menyalakan ipad-nya, untuk membuka aplikasi pdf, di mana terdapat file yang berisikan tata cara dan ayat2 ruqyah tertentu untuk anak bayi. Sebelum di mulai, aku meminta pak aswin untuk berwudhu dan shalat hajat 2 rakaat agar lebih adfol (jika tidak shalat hajat, cukup dengan berwudhu, karena membaca ayat-ayat Allah, sangat lebih baik dlm keadaan wudhu/suci, bahkan sangat di anjurkan). Kemudian membaca ayat kursyi untuk melindungi ruangan dan al Falaq, an Nas sebagai proteksi jiwa. Lalu ku arahkan dan di bantu ahli IT kami yang memegang ipad, pak aswin membacakan do’a perlindungan dan ruqyah untuk anak sebagaimana Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam lakukan. Dengan cara sederhana, yaitu letakan telapak tangan kanan didadanya dan bacakan : 

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBAN NAAS MUDZHIBAL BA’SI ISYFI ANTASY-SYAAFII LAA SYAFIYA ILLAA ANTA SYIFAA’AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAN. (Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi. ( HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191).
(Doa tersebut adalah doa menjenguk orang sakit dan di anjurkan membacanya saat menjenguk orang yang sakit).

Kemudian di lanjut membaca :

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

U'IIDZUKUMAA BIKALIMAATIL LAAHIT TAAMMATI MIN KULLI SYAITHOONIN WA HAAMMATIN WAMINKULLI 'AININ LAAMMATI (Aku memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua, dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata ('ain) yang membuat sakit." (HR. Bukhari & Abu Daud )
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa membaca bacaan tersebut untuk perlindungan Al Hasan dan Al Husain, yang merupakan bacaan Nabi Ibrahim alaihi salam untuk perlindungan Ismail dan Ishaq.
(Penjelasan : Ini do’a khusus untuk anak, dalam teks diatas untuk dua anak. Untuk 1 anak laki-laki maka ucapkan : “U’idzuka…” dan untuk 1 anak perempuan ucapkan lahfadz “U’idzuki…” untuk banyak anak; “U’idzukum…”, karena anak pak aswin satu dan laki-laki, maka mengucapkan “U’idzuka").

Selanjutnya mendekap bayi ke dada dengan penuh keyakinan dan kasih sayang. Karena itulah aku meminta pak aswin yang melakukannya (Letakan tangan dipunggung, atau ditempat yang nyaman) dan mulai bacakan ayat-ayat ruqyah tahap pertama (Al Fatihah, Al Baqarah 1-4, 163-164, 255-257, 284-286). Lalu hentikan dan perhatikan kondisi bayi.

Jika tangisannya semakin kuat, maka letakkan tangan di dahinya dan kami rekomendasikan surah Al Mulk 1-13. Jika masih menangis, ulang-ulang ayat 3, 4 dan 5 untuk menetralisir 'Ain. Bisa juga menambahkan surah al Hasyr 21-24 untuk penghancuran penyakit. (Jika ia kena sihir, tambahkan surah Al A’raaf 117-122, Taha 69 dan Yunus 81-82 atau ayat-ayat lain dalam al Qur’an yang berkaitan dengan sihir).

Dan alhamdulillah, bayi pak aswin pun tangisannya sudah menenang. Lalu ku minta longgarkan, atau ganti posisi atau cara kita memegangnya, (pak aswin menggendongnya dengan cara biasa) lalu bacakan surah Al Fajr 1-30. (Atau jika tidak hafal, atau merasa berat, baca ayat 27-30 saja), ulang 3 kali untuk memanggil jiwanya kembali.
Lalu setelah bayi pak aswin tenang, kemudian di lanjutkan di tutup dengan membacakan Al Ikhlas, al Falaq, dan An Nas masing-masing 3 kali. Tiup dan usapkan keseluruh tubuhnya.

Kemudian ku minta istrinya untuk mengambil segelas air putih, dan ku minta pak aswin membacakan Al Fatihah, Ayat Kursyi, Al Kaafirun, al Falaq dan An Nas lalu tiupkan dan do’akan agar jadi penenang jiwanya, melapangkan dadanya, mengobati penyakitnya, membatalkan sihirnya dan meracun jinnya (seperti doa yang pertama dan kedua - doa menjenguk orang sakit dan doa untuk anak). Kemudian di minumkan (boleh ditambah madu, atau menggunakan air zamzam murni lebih baik, air tersebut juga bisa di buat dalam jumlah banyak untuk minumnya sehari-hari {jgn di campur susu}), dan usapkan kewajahnya (lebih afdhal mandikan, boleh ditambah air hangat).
(Penjelasan : Sunnah untuk meniup kepada mulut bayi, untuk melaknat syaitannya dan mengalirkan berkah al Qur’an kepadanya. Tiupkan selama 3 hingga 7 kali selama pembacaan ayat-ayat diatas). Setelah selesai semuanya, ucapkanlah Alhamdulillah.

Ahli IT kamipun kembali menyalakan peralatannya, karena akupun tidak mendengar lagi suaranya (karena saat ruqyah di lakukan pas aswin, sayup ku dengar suara jeritan dan rintihannya, tapi aku tidak peduli). Dari deteksi, memang sudah tidak ada lagi tanda-tanda keberadaannya. Namun, harus tetap berjaga dan berhati-hati. Memang biasanya, jin ummu sibyan itu tidak terlalu sulit untuk menghalaunya, bahkan dengan membaca Al Fatihah, ayat kursyi di sambung dengan Al Mu'awwizatain, jin tersebut sudah bisa di halau, bahkan bi'idznillah (dengan ijin Allah), jin ummu sibyan bisa mati. (“Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat yang tidak setanding sepertinya yaitu Al-Mu’awwizatain (surat al falaq dan surat an nas.” (HR Muslim, At Tirmidzi, An Naasa’i).

Setelah usai, karena waktu juga telah memasuki ashar, kami mengajak pak aswin dan istrinya untuk berjamaah. Setelahnya, temanku yang hafizh membacakan surat Al Baqarah sampai selesai, tak butuh waktu lama, karena ia sudah biasa dan fasih hafalannya (sebenarnya aku iri dengannya, karena aku tidak mampu menghafalnya, namun itulah kami, memiliki ilmu pengetahun sendiri-sendiri dan saling melengkapi).

Dan ku minta pula kepada pak aswin untuk membaca surat Al Baqarah sendiri, tidak harus langsung selesai, bisa di cicil tiap hari/malam atau setelah magrib.
Rasulullah sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
“Janganlah menjadikan rumah-rumah kalian layaknya kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibaca di dalamnya surat Al Baqarah” (HR. Muslim). Serta ku minta ia untuk melakukan metode ruqyah seperti yang ia lakukan tadi setiap ada waktu (tiap hari lebih baik) hingga bayinya benar-benar sembuh. Teman timku pun memberikan hasil print yang memang selalu di bawa tentang tata cara dan ayat-ayat ruqyah yang harus di bacanya seperti yang tadi di lakukannya. Akupun mengirimkannya melalui WA kepadanya, sebagai tambahan. Setelah semuanya selesai, kamipun pulang. Beberapa waktu kemudian, pak aswin memberikan kabar jika bayinya telah benar-benar sembuh, tidak ada gangguan lagi, sudah bernafsu makan dan minum ASI, dan iapun berterima kasih. Akupun mengatakan, bersyukurlah kepada Allah dan bershalawatlah kepada Rasulullah, karena kami hanya membantu dan menyampaikan ulang saja. Segala kesembuhan berasal dari ijin dan ridha Allah.

Kami tidak selalu melakukan sendiri hal-hal seperti itu. Terkadang, kami meminta orang tuanya dan atau keluarganya yang melakukan, agar supaya suatu saat nanti, bisa melakukannya sendiri atau kepada orang lain yang memerlukan. Yang penting adalah niat untuk menyembuhkan diri sendiri.
Namun perlu di ingat, jika anak mengalami gejala-gejala seperti itu, hendaknya yang utama adalah berobat ke dokter, jangan lantas berasumsi hal-hal mistis. Karena belum tentu hal mistis penyebabnya, bisa jadi hanya gangguan medis saja. Jika sampai waktu tertentu memang belum ada kesembuhan, baru berasumsi, namun jangan sampai melakukan hal-hal yang di kuatirkan bisa menimbulkan syirik, seperti menggunakan kalung berwarna hitam seperti yang pak aswin kenakan pada bayinya. Hal itu sama saja dengan ia mempercayai kekuatan dan berlindung kepada kalung tersebut, bukan karena mengharapkan perlindungan dan ridha dari Allah. Demikianlah cerita pak aswin dan keluarga kecilnya, pasangan muda yang belum lama di karuniai anak. Itulah sebabnya saya menceritakan kisah ini, yang semuanya di lakukan sendiri oleh pak aswin, bukan kami, agar tidak di anggap suatu kesombongan, karena kami sama sekali tidak memiliki kemampuan, hanya berpegang teguh pada keyakinan dan kekuatan Allah semata, menggunakan ayat-ayat Allah, hadits dan sunnah Rasulullah. Dan kami hanya penyelidik, bukan paranormal, orang pintar atau ustadz, hanya memiliki ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing.
Laa haula Wala Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adziim (Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung : HR. Bukhari no. 7386). Sekian.

Oleh  Avri Rusdi
#KisahMisteriAreaKaltim

Sabtu, 02 Mei 2020

Jangan Mengkafirkan sesama , jika aqidahmu dan aqidahnya masih sama

Jangan Mengkafirkan sesama , jika aqidahmu dan aqidahnya masih sama...

Mencela sesama kaum muslimin secara umum termasuk dalam perbuatan dosa besar.

Diriwayatkan dari sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

“Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan memeranginya adalah kekufuran.” (HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64)

Lebih dari itu adalah mencela sesama muslim dengan melemparkan tuduhan bahwa dia telah kafir. Perbuatan ceroboh (penyakit) semacam ini telah menjangkiti sebagian kaum muslimin karena lemahnya pemahaman mereka terhadap aqidah dan manhaj yang benar.

Padahal, banyak kita jumpai hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memperingatkan hal ini.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَرْمِي رَجُلٌ رَجُلًا بِالفُسُوقِ، وَلاَ يَرْمِيهِ بِالكُفْرِ، إِلَّا ارْتَدَّتْ عَلَيْهِ، إِنْ لَمْ يَكُنْ صَاحِبُهُ كَذَلِكَ

“Janganlah seseorang menuduh orang lain dengan tuduhan fasik dan jangan pula menuduhnya dengan tuduhan kafir, karena tuduhan itu akan kembali kepada dirinya sendiri jika orang lain tersebut tidak sebagaimana yang dia tuduhkan.” (HR. Bukhari no. 6045)

Dari sahabat ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ قَالَ لِأَخِيهِ يَا كَافِرُ، فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا

“Siapa saja yang berkata kepada saudaranya, “Wahai kafir!” maka bisa jadi akan kembali kepada salah satu dari keduanya.” (HR. Bukhari no. 6104)

📝muslim.or.id

Kamis, 30 April 2020

DIBALIK KETIDAKTAHUAN KITA AKAN PANDEMI INI

Copas

DIBALIK KETIDAKTAHUAN KITA AKAN PANDEMI INI.

⛵Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.

🐏 Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.

🎋Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.

💝Yg Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLAH dan tanpa berhenti Berharap
yang Terbaik...

💝Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan!

💝SERINGKALI Allah Berkehendak di-detik2 terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA.

💝Jangan kita berkecil hati saat spertinya belum ada jawaban doa...
Karena kadang Allah mencintai kita dgn cara2 yg kita tidak duga dan kita tidak suka...

💝Allah memberikan apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita Inginkan!!

💝Lakukan bagianmu saja, dan biarkan
Allah akan mengerjakan bagianNYA...

Tetaplah Percaya.
Tetaplah Berdoa. 
Tetaplah Setia.
Tetaplah meraih RidhoNYA Aamiin ... 

Tetap semangat meski dlm kesederhanaan 😘
Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..😊 Untuk direnungkan...

👳Tunaikan Shalat hanya 5 menit saja

🌴 Pada Hakikat nya :
"Tidak ada yang dapat memberikan kemanfaatan bagimu kecuali Shalatmu" 

🍃Duduk setelah salam dari shalat yang telah diwajibkan adalah waktu yg paling mulia sebab pada waktu itu turun Rahmat Allah Azza wajalla.

🍂Jangan tergesa-gesa berdiri, Bacalah Istighfar, bertasbihlah, baca ayat Al Qur'an dan jangan Lupa bahwa sesungguhnya engkau berada dalam jamuan dzat yang maha Rahman Azza wa jalla. 

فإذا فرغت فانصب والى ربك فارغب 

🌾 Apabila kamu telah selesai sholat, kerjakanlah pekerjaan lainnya dengan bersungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

💭LANGKAH MENUJU SYURGA💭

Langkah ini membuat aku kagum hingga aku pilih untuk aku bagikan kepada orang yang aku cintai. 

🌼 Ada Lima perkara, kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkannya.

1. Wajah yang menarik
2. duit yg byk
3. sehat dan kuat
4. anak-anak yang patuh  dan sukses
5. Tidur nyenyak tanpa Obat penenang

🌾 Hal itu Mudah kita peroleh..hanya butuh waktu 15 menit saja. 

Bagaimana caranya... 💬

قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم
من ترك صلاة الفجر فليس في وجهه نور 

✔ 1. Nabi bersabda : Barangsiapa yg tinggalkan shalat Subuh maka wajahnya tak akan ada cahaya

ومن ترك صلاة الظهر فليس في رزقه برگة

✔ 2. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Dzuhur niscaya tak ada keberkahan dalam rezekinya.

ومن ترك صلاة العصر فليس في جسمه قوة 

✔ 3. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Ashar niscaya tak ada kekuatan dalam jasadnya. 

ومن ترك صلاة المغرب فليس في أولاده ثمرة 

✔ 4. Barangsiapa yg tinggalkan shalat Magrib niscaya tak ada buah hasil yang boleh di petik dari anak-anaknya.

ومن ترك صلاة العشاء فليس في نومه راحة’’’’ 

✔ 5. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidurnya. 

🌿 Tahu kenapa kalimat Laa ilaaha Illallaah tidak sampai menggerakkan bibir jika diucapkan

🍃 Sebab ini adalah Rahmat dari Allah kpd kita supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu.

Senin, 27 April 2020

HIKMAH DARI BULAN RAMADHAN

Pada suatu masa, Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya hendak berangkat menaklukkan suatu daerah. Pagi hari sebelum berangkat, Iskandar Zulkarnain berpesan kepada pasukannya:

"Dalam perjalanan, nanti malam kita akan melintasi sungai. Ambillah apa pun yang terinjak yang ada di sungai itu."

Ketika malam gelap tiba dan pasukan Iskandar Zulkarnain melintasi sungai,

ada 3 golongan prajurit. Golongan yang pertama tidak mengambil apa pun yang terinjak di sungai karena yakin itu hanya batu.

Golongan yang kedua mengambil alakadarnya yang terinjak di sungai, sekedar mengikuti perintah raja.

Yang ketiga mengambil sebanyak-banyaknya yang terinjak di sungai sehingga tasnya penuh dan kepayahan meneruskan perjalanan karena penuhnya bawaan.

Setelah melanjutkan perjalanan dan tiba pagi hari, Iskandar Zulkarnain bertanya kepada pasukannya, apa yang kalian dapatkan semalam? Ketika para prajurit memeriksa tasnya, ternyata isinya intan berlian.

Prajurit yang tidak mengambil apa-apa sangat menyesalinya.

Prajurit yang mengambil ala kadarnya ada perasaan senang bercampur penyesalan.

Prajurit yang sungguh-sungguh mengambil merasa sangat bahagia.

*Cerita tersebut dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka*.

Kita akan melewati Ramadhan.
Di dalamnya banyak sekali keberkahan.
Dan kita memiliki 3 pilihan.

1. *Melewati Ramadhan tanpa mengambil keberkahannya sedikit pun*.

2. *Melewati Ramadhan dengan mengambil keberkahan ala kadarnya*.
Atau

3. *Melewati Ramadhan dengan bersungguh-sungguh mengambil keberkahannya, yaitu dengan cara memperbanyak ibadah dan amal kebaikan lainnya*.

🙏Selamat Berpuasa....

Minggu, 26 April 2020

HATI HATI RAMALAN APLIKASI DISOSIAL MEDIA


HATI HATI RAMALAN APLIKASI DISOSIAL MEDIA

Sosial media ini ibarat pisau bermata dua, ia dapat dijadikan ladang amal jika digunakan untuk kebaikan, namun ia juga dapat menjadi bumerang yang akan menyerang penggunanya di hari akhir kelak jika digunakan untuk hal-hal yang tidak berfaidah apalagi yang haram. 

Salah satu hal haram yang jarang diketahui oleh banyak pengguna media sosial adalah aplikasi-aplikasi gratis yang biasanya berseliweran di Facebook, yang mana jika di klik maka ia akan menampilkan jawaban-jawaban bak ramalan akan masa depan, seperti kapan menikah, pekerjaan yang akan di dapat, akan hidup sampai umur berapa dsbg yang mana jika diteliti ternyata hal tersebut bermakna ramalan, dan ramal-meramal dalam Islam hukumnya adalah haram dan masuk ke dalam kesyirikan,

sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.” (HR. Ahmad) 

Hukum kafir ini bagi yang sampai percaya, adapun meski hanya sekedar iseng bertanyapun sekurang-kurangnya shalat selama 40 hari tidak akan diterima, sabda beliau:

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim Mengapa begitu keras? Karena ilmu ghaib hanyalah milik Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya:

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ

” Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri” (QS. Al An’am: 59). 

Dan inilah salah satu pembeda antar keislaman dan kesyirikan yang meyakini bahwa ada dzat lain yang berserikat bersama Allah dalam hal-hal tertentu. 

Jadi aplikasi-aplikasi yang membahayakan akidah tersebut layaknya jasa perdukunan online, maka hukumnya dianggap sama.

Adapun jika sebagian orang mengganggap aplikasi tersebut hanya untuk hiburan, maka kita katakan: Bukankah anda akan merasa semangat jika hasil yang diberikan aplikasi tersebut bagus atau sesuai dengan keadaan anda? Dan anda akan merasa kurang beruntung jika sebaliknya?, jika anda merasa demikian, maka sungguh itulah ia hakikat dari ramalan, sehingga Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

من ردته الطيرة عن حاجته فقد أشرك، قالوا: يا رسول الله! ما كفارة ذلك؟ قال: أن تقولوا: اللهم لا خير إلا خيرك، ولا طير إلا طيرك، ولا إله غيرك

“Siapa orang yang dibatalkan keperluannya oleh thiyarah (sangkaan / ramalan bahwa dia akan sial), maka sungguh orang itu telah berbuat syirik. Bertanyalah para sahabat, “Lalu apa kafarahnya (penebus / penghapus dari dosa thiyarah tersebut)?” Menjawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Hendalkan kalian mengatakan, “

اللهم لا خير إلا خيرك، ولا طير إلا طيرك، ولا إله غيرك 

“Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikanMu, tidak ada kesialan kecuali kesialanMu (yang Engkau takdirkan), dan tidak ada sesembahan yang benar selain Engkau.”) (Hr Ahmad)

📚📝 ustadz Hadhrami

Selasa, 21 April 2020

KONSEP DALAM BERPIKIR

PERAMPOK CERDAS

Perampok berteriak kepada semua orang di bank :

” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.

Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...

Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?

Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini. Disetiap lini dari pejabat tinggi sampai tingkat kelurahan selalu ada orang jahatnya.

Senin, 20 April 2020

MENGAJAR ALA RASULULLAH...





















4 SURAH PELEPAS HUTANG PENARIK REZEKI






OASE HATIKU

Ustad Arifin Ilham :
Penang, 13 Jan 2019

OASE HATIKU

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

�Siapa aku? Ya, aku dari tiada, sekarang ada, itu juga hanya sebentar, kembali lagi tiada. Aku berasal dari ayah ibu, kakek nenek, terus ke atas hingga mendarat di Datuk manusia, Nabi Adam dan Bunda Hawa. Ujung-ujungnya kita harus menyebut kita adalah bani Adam, keturunan Adam ‘alaihis salam.

��Sementara bahan dasar moyang kita itu dari tanah, sekarang di atas tanah, semua yang kulihat dari tanah, tidak lama lagi aku pun masuk ke dalam tanah. Ya, aku yang selalu apik merawat tubuh ini, ternyata calon bangkai yang berkalang tanah.

��Aku akan masuk ruang sunyi senyap berbantal tanah, kepala utara, kaki selatan miring ke kiblat. Belatung, cacing, bau busuk menyerengai dalam daging tulang yang selalu kurawat saat hidup. Harapan kita tentu Allah menjadikan kuburan kita, Taman Surga-Nya. Aamiin. 

��Astaghfirullah, inilah yang membuat aku terus-menerus memohon ampunan-Nya. Inilah yang membuatku semangat dalam beribadah, bernikmat dalam shalat, bahagia berlama-lama sujud di penghujung malam, menangis, dan menyelimuti diri dengan rasa takut akan murka dan azab-Nya. 

��Allahu Akbar, inilah yang membuat gelora asa terpatri kuat dalam memburu ridha dan Syurga-Nya; inilah yang mendesakkan rasa rindu berjumpa dg-Nya. Inilah energi amal sholehku, dakwahku.

Inilah yang menjadi asbab bersemangat dalam mencari rejeki yang halal, kuat bestari dalam beramal silaturahim, sayang pada keluarga, sayang pada semua apalagi pada yang papa lebih-lebih pada saudara-saudara yang tertindas. 

��Merenungi siapa aku, menjadikan diri ini disibukkan dg perbaikan diri, dan sama sekali tidak tertarik mencari aib orang lain, aib diri saja seabrek abrek. Lunglai sudah jika teringat akan siapa diri ini. Tertatih jasad ini dalam mengimbangi gelora ruh dan hati yang terus berjibaku menuju-Nya. 

��Terluap "khouf"  rasa takut hebat kpd-Nya dan "rojaa" berharap sangat kpdNya. Bergelayut sedih berbaur bahagia. Putaran waktu di dunia ini terlalu sebentar untuk mengumpulkan bekal hidup selama-lamanya. Sebentar, tetapi menentukan keadaan di Akhirat kelak. Dunia bukan untuk main-main apalagi maksiat. Umurku tidak sepanjang perjuanganku. Sementara dosaku banyak, ilmuku kurang, keadaan inilah membuat waktu hidup ini terasa semakin sebentar.

Duhai kalian, Abah yang telah berpulang, Mama, anak-anakku, istri-istriku, anak-anak yatimku, anak-anak santriku, keluargaku, guru-guruku, para sahabatku, jamaah zikir, juga kalian sahabat FB-ku, instgram-ku, saudara-sauadaraku di Palestina, Afghan, Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Afrika Tengah, Ughur China, Khasmir, Rohingya, Patani, Moro dan seluruh umat, juga negeri Indonesia tercinta ini, telah masuk merenggut hati dan pikiranku. 

��Diri ini, demi Allah, sayang semua, cinta semua karena Allah. Rasanya tidak disebut doa, kecuali kalian semua bagian doaku. Aku ingin semua damai dalam naungan Syariat-Nya dan hidup bahagia dalam Sunnah Nabi-Nya, sehingga negeri tercinta kita Indonesia hidup damai aman dalam penuh berkah Allah.

"Allahumma ya Allah ampunilah diri ini, dan semua kami. Selamatkanlah kami dari semua fitnah dunia dan kezholiman, dan terimalah mereka yg wafat sebagai syuhada disisiMu...

SubhanAllah air mata ini terus mengalir dalam oase hati ini krn sayangnya abang pada antum semua krn Allah

“Kami Cuma Bersihkan Rumput… Tapi yang Datang Malah Pengawas 😳”

Dua hari sebelum hari H, tak ada yang terasa istimewa. Kami hanya melakukan hal yang biasa: membersihkan plang nama ...