berjualan gorengan*.
Stop ! Jangan dikira beliau tidak bisa mengambil yang lebih dari itu.
Harap tahu, *Putra Beliau dua orang Hafidz Al-Qur’an semua.*
Salah satunya sudah menjadi Dosen terkenal *di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Jakarta.*
Adiknya, tak kalah sukses. *Pejabat strategis di Pemerintah*.
Uniknya, saat pulang, *anak-anak sukses ini tak berani berpenampilan mewah*.
Mobil ditinggal beberapa blok dari Rumah.
*Semua aksesoris, seperti arloji* dan *handphone dilucuti.*
Bahkan, *baju parlente diganti kaus oblong* dan *celana sederhana*.
*Ini Adab* dan *Tata Krama..*
Sudah berulang kali *Sang Putra mencoba meminta Bapak* dan *Ibunya ikut ke Jakarta,* tetapi tidak pernah tersampaikan.
Setiap kali akan bicara, *serasa tercekat di tenggorokan*, lalu mereka *hanya bisa menangis*.
Menangis, *Sang Bapak selalu bercerita tentang kebahagiaannya*, dan *dia mempersilakan Putra-Putranya menikmati kebahagiaan mereka sendiri..*
Ustadz Salim melanjutkan, *“Waktu saya ceritakan ini pada Istri di Gedung Bedah Sentral RSUP Dr. Sardjito* keesokan harinya, *kami menangis..*
Ada banyak Kekasih Allah yang tak kita kenal !
Ah, benar sekali : *Banyak Kekasih Allah* dan *"Manusia Langit" yang tidak kita kenal.* tukas Ustad Salim A Fillah.
*Kawanku*, hari terus berganti, Matahari datang Pagi ini, dan menghilang Sore nanti.
*Usia kita terus bertambah*, tanpa sadar banyak hal yang begitu saja kita lewatkan *hanya untuk mengejar dunia yang sementara.*
*Padahal esok pada waktunya*, kita semua saat pulang *ternyata hanya dibungkus kain kafan tak bersaku..*
Tak ada bekal uang yang berlaku..
*Semua harta* yang selama ini kita kejar habis-habisan, *ternyata semu belaka..*
*Pangkat, Jabatan, Kemewahan* yang selama ini dibanggakan, *akan berakhir ditimbun tanah Kuburan.*
*Banyak orang* yang mengejar label kaya dengan *menggadaikan dunianya..*
*Harga diri sudah musnah entah kemana..*
*Sementara, banyak orang yang diam-diam ternyata kaya raya*, dan *lebih suka mencari muka hanya pada Tuhannya..*
Benar kata kawan saya Mas Arief Budiman,
*"Orang kaya adalah orang yang selalu merasa cukup, sehingga dia terus berbagi*
*"Orang miskin adalah orang yang selalu merasa kurang".*
*SAAT maut menyapa,* yang kita bawa hanya *Amaliyah..*
Adapun *harta* hanya akan membuat pertanyaan di *Padang Mahsyar* kian berat..
Semoga ALLAH menolong kita..
Aamiin
https://t.me/semangatsubuh
*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar