Rabu, 23 Desember 2020

*Pribumi jualan di emperan Alfamart.*

*Pribumi jualan di emperan Alfamart.*

Suatu sore ketika aku dalam perjalanan dari Jakarta menuju kekota Medan, aku mampir di toko Alfamart di kota kecil Indrapura, Batubara, Sumut untuk beli air mineral.
Setelah keluar dari toko Alfamart, mataku tertuju pada seorang bapak yg taksiranku berusia sekitar 60 tahun, berjenggot putih panjang, menjual kripik dengan sepeda tuanya.
Segera kuhampiri bapak itu dan kusapa :" Jualan apa ini pak?".
Lalu dia jawab sambil menatapku : "Oooh .. Ini jual kripik singkong dan kripik pisang".
"Berapa harga sebungkus pak?", tanyaku.
"Rp.5.000,- perbungkus mas", jawabnya datar.
"Sepuluh ribu boleh dapat 3 bungkus gak pak?", tanyaku lagi.
Spontan wajahnya berubah seperti orang yg kesal, tapi tetap mencoba senyum pak tua menjawab :
" Maaf mas .. Harga sudah murah, dan sudah jadi banderol. Tapi kalo sampean mau saya sedekahi ya gapapa, saya tambah 1 bungkus buat sampean".
Sontak saya jadi malu hati. Bayangkan ! Saya naik mobil Fortuner, mau disedekahi sebungkus kripik sama bapak tua yg bersepeda !!
Lalu supaya jangan kalah malu, saya mencoba berargumentasi dgn bapak tua itu :
" Masa ga boleh ditawar ? Tawar menawar kan biasa pak dalam jual beli !".
" Sampean tadi waktu belanja dia Alfamart, ada nawar harga barang yg tertera di label harga gak?".
Sekali lagi aku terkejut malu, dan gak mampu menjawab.
Lalu pak tua nyambung ceritanya :
" Saya kasi contoh sama sampean ya mas. Misal sampean pergi ke showroom mobil, mau beli sebuah mobil. Mobil itu berharga Rp. 500 juta, lalu sampean tawar 3 mobil dengan harga Rp. 1 milyar. Kira-kira apa kata pemilik showroom tadi?".
Aku jadi tambah malu. Speechless !!

" Mas .. Alfamart itu pemiliknya konglomerat. Orang Tajir. Sampean pasti kenal pemiliknya. Mungkin uang sumbangan yg sampean donasikan lewat struk belanja itu, jika dikumpulin se Indonesia, dalam sehari bisa puluhan milyar rupiah, betul ga?. Itu baru dari donasinya doang !! Dan pemilik Alfamart itu juga punya beberapa perusahaan besar lain, bahkan mungkin punya partai politik juga, hahaha ..".
Saya tambah malu dan cuma bisa nunduk dgn rasa menyesal.
Lalu pak tua menambahkan lagi dengan semangatnya :
"Kalo saya jualan kripik ini, cuma buat buat nyambung hidup, buat nyekolahin anak saya di pesantren Hafidz Qur'an di Pantai Cermin Perbaungan dan buat bayar kontrakan rumah bulanan !! Boro-boro mau bikin partai, buat makan harian aja saya harus mangkal disini dari jam 5 sore sampai malam jam 12 !! Bagi saya yg penting berkah dan halal".
Tak terasa tenggorokanku tercekat, dan airmataku menggenang disudut kelopak mataku.
Kupandangin wajah pak tua itu, bukan orang tua sembarangan yg tak berpendidikan. Tatap matanya yg tajam tapi tetap santun. 
Aku jadi malu sendiri dengan celotehan beliau yang tadinya kuanggap sepele.
Ada perasaan berdosa menzhalimi orang tua yang masih mau bersusah payah mencari uang dgn mengayuh sepeda tuanya.
Terus terang aku jadi teringat almarhum orang tua sendiri.
Dalam hatiku, aku berjanji akan mampir lagi, jika nanti aku balik ke Jakarta lagi.
Akan kuborong bbrp bungkus kripik pak tua itu untuk oleh - oleh buat teman - teman kantorku.

Akhirnya aku sadar, cepat - cepat kuambil dompet disaku celanaku dan aku minta dibungkuskan 4 bungkus kripik singkong dan pisangnya. 
Setelah itu dia serahkan ke aku, sambil berkata :" Ini saya lebihkan sebungkus buat anak-anak sampean dalam mobil itu".
Lalu kugenggamkan uang ratusan ribuan dua lembar sambil kusalami tangannya tanda terima kasihku yg telah menyadarkanku, betapa selama ini kita selalu bangga bila bisa menawar harga pada pedagang kecil yg hidupnya dibawah standar cukup.
"Lho mas .. Apa ini? Uangnya kelebihan ini !!".
"Ambillah buat bapak, saya ikhlas. Buat bantu uang sekolah anak bapak", kataku.
Gantian pak tua itu yg tak dapat berkata - kata dan ada bulir bening menggelembung disudut mata tuanya.
Masih banyak obrolan kami yg lain yg gak kutulis disini.
Didalam perjalanan ke Medan kami cicipi kripik pak tua itu, ternyata rasanya gak kalah dgn kripik kemasan industri besar yg selama ini dijual di supermarket sekalipun.
Terimakasih Tuhan, Engkau telah mempertemukan aku dengan guru baruku yg ketemu dalam perjalanan pulang kampungku dari Jakarta ke Medan.

Pesan moralnya : *Jangan pernah menawar terlalu berlebihan pada pedagang kecil, yang notabenenya mereka adalah orang yang kurang mampu. Untuk makan besok harus mencari uang hari ini. Dan bayangkan jika orang tua itu adalah saudara kita atau bahkan orang tua kita sendiri.*

*Jika artikelku ini dirasa bermanfaat, silakan share keteman-teman kalian.*

Medan, 04-12-2020.

Minggu, 05 Juli 2020

REZEKI ITU PUNYA ALAMAT

REZEKI ITU PUNYA ALAMAT

Kalau rizqi itu diukur dari kerja keras...
maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya.
 
Jika rizqi itu ditentukan dr waktu kerja...
maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya..
bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD

Jika rizki itu milik orang pintar...
maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya...

Jika rizqi itu karena jabatan...
maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia..

Rizqi itu karena kasih sayang Allah.

" Mengejar rizqi, jangan mengejar jumlahnya, tetapi berkahnya."
( Ali bin Abi Thalib )

MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU

“Kalaulah anak Adam lari dari rizqinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rizqinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down",  dalem terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. 
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. 

Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur, Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira. 
Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga, sebab berharap
jatuh miskin!

Masya Allah, hebat.

Coba kalau kita ? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. 

Namun, Masya Allah
Rencana Allah Subhanahu wa ta'ala itu memang terbaik...

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Subhanalloh
Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

"Wahai manusia, di langit ada rizqi bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi, yang banyak memberi rizqi itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

Allah Subhanahu wa ta'ala lah yang Memberi rizqi

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH dibanding urusan dunia yang sementara ini...

*آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ*

BERLATIH MATI

*K E M A T I A A N*

Finalisasi dari kehidupan adalah kematian, proses, dimana dan kapan terjadinya, masuk dalam *ranah gaib prerogatifnya Tuhan* Setiap manusia, pasti yakin, akan mengalaminya, tapi belum tentu yakin adanya *kehidupan setelah kematian*, karena hal itu merupakan *hidayah*. Sejauh mana persiapan bekal menuju garis finish kehidupan ?

*READY TO DIE.*

_Mari kita sesekali berhenti membicarakan orang lain dan sejenak mulai merenung untuk diri kita sendiri menghadapi suatu kepastian yang akan terjadi, entah kapan, di masa datang nanti :_

*BERLATIH MATI.*

Saya ingin share tulisan seorang dokter yang bertugas di RS Swasta - Yogyakarta...

Seringnya mendapat giliran tugas menunggui mereka yang sedang menghadapi sakaratul maut alias detik-detik menjelang lepasnya nyawa dari tubuh fisiknya, membuat saya banyak merenungkan apa arti dari semua ini. Sebuah kesempatan belajar yang langka dan tidak semua orang bisa mengalaminya.

Apa pentingnya buat saya? Sangat penting, karena dari peristiwa itulah saya terus disadarkan bagaimana mengisi hari-hari yang saya jalani ini, agar bisa berakhir dengan penuh makna, mencapai tujuan yang diagendakan sejak sebelum saya diturunkan ke dunia, dan belajar menghargai waktu yang tersisa dengan hidup yang lebih berkualitas.

Cara orang meninggal dunia itu berbeda-beda. Kemiripannya hanya pada tanda-tanda yang menyertai sebelum maut menjemput.

Wajah yang mendadak berubah, seperti bukan yang kita kenali selama ini. Pucat, bahkan putih seperti tembok. Terutama sorot mata mereka, yang sebentar kosong, sebentar gelisah, sebentar marah. Perilaku juga berubah. Ada yang keinginannya harus dituruti betapapun anehnya. Atau membuat orang lain kesal, dan yang bersangkutan sendiri marah atau uring-uringan. Mereka juga jadi labil secara emosi. Sedih, sering menangis tanpa tertahan lagi, takut ditinggal sendirian. Semakin mendekati waktunya, semakin gelisah menanyakan hari, tanggal atau jam. Juga tak betah lagi mengenakan segala macam alat bantu medis yang dimaksudkan untuk membuat mereka lebih lama bertahan hidup.

Yang membedakan adalah seberapa pasrah atau seberapa besar keyakinan mereka terhadap Allah Tuhan Yang Maha Esa, semasa hidupnya. Kebanyakan mereka yang simpel dan lurus-lurus saja hidupnya, tak banyak kuatir memikirkan ini itu hingga detil, lebih cepat "berangkat"nya. Tapi jika masih ada banyak ganjalan di hati dan pikirannya, seringkali mengalami kesusahan pada saat jiwanya akan lepas dari tubuhnya.

Hal ini membuat saya berpikir, bahwa untuk mati dengan mudah tanpa melalui banyak siksaan, adalah dengan melatihnya semasa kita masih hidup di dunia.

Berlatih mati? Ya, Anda tidak salah baca, dan saya tidak sedang bercanda.

Yang pertama perlu dilatih adalah soal keyakinan kita. Yakin dan menyadari dengan sesadar-sadarnya bahwa segala sesuatu itu baik adanya, berujung kebaikan, dan selalu ada kebaikan walau nampaknya susah sekalipun.

Ini adalah fondasi yang sangat penting ketika nyawa kita tengah berada di ujung tanduk nanti.
Kebaikan yang selalu kita yakini dan pikirkan akan membuat kita menyambut kematian dengan keprasahan dan kerelaan.

Putusnya nyawa dan keluarnya jiwa dari tubuh fisik kita akan lancar sama seperti ketika buang hajat besar, semakin kita rileks, akan semakin mudah, tapi semakin kita tegang, semakin susah lepas.

Latihan kedua adalah berlatih melepas. Melepas apa saja yang selama ini kita anggap sebagai hak kita.

Sadarilah bahwa kita tidak memiliki apa-apa dan tidak berhak atas apapun, termasuk memikirkan nasib orang-orang yang kita kasihi yang akan kita tinggalkan. Itu bukan urusan dan tanggung jawab kita. Mereka adalah milik Allah Tuhan Yang Maha Esa dan masing-masing memiliki urusannya sendiri-sendiri dengan semesta.

Lepaskan juga segala urusan harta, kekayaan dan apapun yang masih mengikat dan menguasai kita, sejak sekarang ini, selagi kita masih hidup. Artinya, ini adalah latihan mental agar kita tidak terus menerus kuatir dan memikirkan sesuatu yang nantinya akan kita tinggalkan. Melepaskan juga berarti melepaskan dendam, kemarahan, kepahitan, luka batin yang masih ada.

Bersihkan mulai dari sekarang ini, hingga tak ada sisa sama sekali.
Berilah ma'af kepada mereka yang pernah menyakiti hati, mengkhianati, mengakali kita, seikhlas-ikhlasnya.

Latihan juga tidak berhenti di aspek spiritual dan mental saja, namun juga di aspek fisik.

Memang tubuh fisik kita nantinya akan kita tinggalkan. Tapi lebih enak mana meninggal dengan sehat atau dengan sakit? Berlatihlah menghormati dan menghargai tubuh kita mulai dari sekarang.

Mulailah belajar mendengarkan suaranya, apa yang sebenarnya ia butuhkan, bukan apa yang kita (ego/nafsu) butuhkan.

Berikanlah apa yang tubuh inginkan sejak sekarang, agar ia tak membangkang atau menusuk di belakang pada saat kita tak berdaya lagi.

Tapi ini bukan berarti manipulasi ya. Lakukanlah dengan ikhlas, karena mengasihi tubuh sendiri sama dengan melayani orang yang sedang sekarat.

Perlu hati-hati, cermat, penuh hormat. Daripada nantinya tubuh kita habis dimakan obat, lebih baik memeliharanya dengan baik semasa kita masih bisa. Berikan makanan yang sehat, olahraga yang cukup, sinar matahari pagi, dan air bersih yang sesuai kebutuhan.

Banyak lagi yang bisa kita latihkan untuk menyambut kematian dengan gembira dan bukan dengan air mata.

*PELUANG*

Sebelum mencapai garis finish, merupakan *peluang emas* untuk mempersiapkan bekal kehidupan pasca kematian, istiqomah dan berkelanjutan mengamalkan *akhlah yang mulia, empati dan simpati kepada sesama makhluk Tuhan*

Sudah waktunya kita mengubah persepsi tentang kematian bukan lagi sebagai peristiwa duka cita tapi kemenangan dalam perjalanan hidup.

*Selamat merenungkan dan mulai berlatih. Selamat pagi salam seroja*

Sabtu, 04 Juli 2020

Amalan AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

IJAZAH AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Musibah kecurian dan kebakaran tentu sama sekali tidak kita harapkan, terlebih di saat kita sedang terlelap tidur. Nah, agar terhindar dari musibah itu ada baiknya, sebelum tidur membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sebanyak 21 kali (usahakan satu kali tarikan nafas).

Kemudian tiupkan ke badan dan seluruh ruangan. Insya Allah dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya, pada malam itu Allah akan menjaga orang yang membacanya terjaga dari kecurian, kebarakan atau kejahatan lainnya.

Ijazah ini saya peroleh pada tahun 1997. Dan saya ijazahkan secara umum kepada kaum muslimin untuk diamalkan. Semoga pahala jariyah mengalir pada guru dan masyaikh yang telah mengijazahkan.

أَجَزْتُكُمْ كَمَا أَجَازَ مَنْ أَجَازَنِي...

Amalan AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

IJAZAH AGAR TERHINDAR DARI KECURIAN DAN KEBAKARAN

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Musibah kecurian dan kebakaran tentu sama sekali tidak kita harapkan, terlebih di saat kita sedang terlelap tidur. Nah, agar terhindar dari musibah itu ada baiknya, sebelum tidur membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sebanyak 21 kali (usahakan satu kali tarikan nafas).

Kemudian tiupkan ke badan dan seluruh ruangan. Insya Allah dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya, pada malam itu Allah akan menjaga orang yang membacanya terjaga dari kecurian, kebarakan atau kejahatan lainnya.

Ijazah ini saya peroleh pada tahun 1997. Dan saya ijazahkan secara umum kepada kaum muslimin untuk diamalkan. Semoga pahala jariyah mengalir pada guru dan masyaikh yang telah mengijazahkan.

أَجَزْتُكُمْ كَمَا أَجَازَ مَنْ أَجَازَنِي...

Jumat, 03 Juli 2020

CARA MERUQYAH RUMAH

Meruqyah rumah adalah salah satu metode mengusir Jin pengganggu di dalam rumah. Juga untuk memusnahkan gangguan sihir yang di kirim penyihir ke dalam rumah. Biasanya setiap korban sihir selalu diikat dengan ikatan sihir yang di letakan di dalam rumah oleh penyihir, baik di letakan secara nyata ataupun di letakan secara ghaib.

Meruqyah rumah adalah satu terapi wajib bagi semua penderita gangguan sihir, untuk memastikan terputusnya ikatan-ikatan yang di letakan di sekitaran rumah.

CIRI-CIRI GANGGUAN JIN DALAM RUMAH :

1. Penghuni rumah sering sakit-sakitan.

2. Suasana rumah panas, gelap, pengap,
padahal sebenarnya tidak.

3. Sering terdengar suara ghaib.

4. Anak-anak sering nangis di waktu malam.

5. Sering terlihat jin atau penampakan.

6. Rumah tangga tidak harmonis, sering gaduh.

7. Selalu mendapat musibah.

8. Rumah susah di jual.

9. Penghuni rumah sulit akur, atau selalu gaduh.

10. Suasana rumah tidak tenang.

11. Sering terjadi kejadian aneh, seperti mati lampu, suara benda jatuh di atas atap, dll.

CARA BUAT AIR RUQYAH UNTUK RUMAH :

1. Ambil wudhu.

2. Shalat hajat 2 rakaat.

3. Siapkan air 1 ember.

4. Niat kuat, bacakan : Surah Al-Fatihah, Ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-falaq, An-Nas, masing-masing bacakan 3 kali, sambil menyentuh air.

5. Bacakan juga Surat Ash-Shoffat : 1- 10 satu kali.

6. Ambil air di ember kemudian percikan
ke seluruh ruangan rumah, ruang tamu, kamar, dapur, teras, dan tempat-tempat yang dirasa ada pengaruh gangguan sihirnya.

7. Ulangi sampai pengaruh gangguan yang di rasakan dirumah hilang total.

8. Bertawakallah pada Allah.

9. Perbanyak membaca Al-Qur’an di rumah.

10. Tinggalkan semua bentuk kemaksiatan dan dosa dalam rumah, seperti mendengar musik, dll.

Semoga bermanfa'at.. Wallahu A'lam..

Kamis, 02 Juli 2020

MENDETEKSI/MENETRALISIR RUANGAN BERENERGI NEGATIF

IJAZAH MENDETEKSI/MENETRALISIR RUANGAN BERENERGI NEGATIF

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Jika di sebuah rumah atau ruangan yang dirasakan ada aura energi yang tidak mengenakkan, sering menimbulkan rasa gerah,  tidak tenang dan nyaman, sering merasa takut atau was-was, atau selalu terbawa emosi, anak kecil sering menangis tanpa sebab, sering terjadi pertengkaran atau percekcokan atau serasa ada orang lain atau suara yang mengganggu.

Maka, rumah atau ruangan itu bisa dideteksi atau dinetralisir. Ada beberapa guru saya yang mengijazahkan beberapa cara untuk mendeteksi dan menetralisirnya. Malam ini saya ijazahkan salah satu caranya, semoga bermanfaat. Ini hanya sekedar ikhtiar saja, jangan dijadikan alasan takut pada selain Allah.

Caranya:
1. Ambil gelas bening;
2. Masukkan garam seperampat gelas;
3. Masukkan air cuka seperampat gelas;
4. Masukkan air seperampat gelas.
5. Sisakan seperampat akhir.

Setelah itu bacakan surah al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq dan Annas masing-masing sebanyak 7 kali, lalu tiupkan pada gelas yang sudah terisi garam dan cuka. Letakkan di tempat yang diyakini auranya negatif. Dan biarkan selama 24 jam jangan dilihat dulu.

Jika air berubah warna kemungkinan ada pengaruh aura negatif. Tapi, air bisa juga bisa tidak berpengaruh apa-apa, namun auranya kembali adem dan nyaman, itu disebabkan aura negatifnya menjauhi ruangan itu.

Saya ijazahkan khusus teman di FB akun ini saja. Ajaztulakum..

Selasa, 30 Juni 2020

CERPEN PENYEMANGAT PAGI INI baca sampai habis

*Seorang Pria Yang Tidak Lulus Ujian Masuk Universitas , DiNikahkan Orang Tuanya.*

*Untuk mendapat penghasilan , ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar , belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.*

*Setibanya di rumah , sang istri menghapuskan air mata nya , menghiburnya dengan berkata : "Banyak Ilmu Dalam Otak , Ada Orang Yang Bisa Menuangkannya , Ada Pula Yang Tidak Bisa. Tidak Perlu Bersedih Karena Hal Ini. Mungkin Ada Pekerjaan Lain Yang Lebih Cocok Untukmu Sedang Menantimu."*

*Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain , namun dipecat juga karena geraknya lambat.*

*Saat itu sang istri berkata : Kegesitan Kaki Dan Tangan Setiap Orang Berbeda , Orang Lain Sudah Bekerja Beberapa Tahun Lamanya , Kamu Hanya Belajar Di Sekolah , Bagaimana Bisa Cepat....?*

*Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain , namun tidak ada satu pun yg berhasil , semua gagal di tengah jalan.*

*Namun demikian , tiap kali pulang dengan patah semangat , sang istri selalu menghiburnya , tidak pernah mengeluh.*

*Ketika sudah berumur 30 tahun-an , ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya , menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.*

*Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat , dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.*

*Akhirnya ia menjadi Boss yang memiliki Kekayaan Berlimpah.*

*Suatu hari , ia yang sekarang sudah sukses besar , bertanya kepada sang istri , kenapa ketika masa depan nya masih suram , engkau tetap begitu percaya kepada ku.........?*

*Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana : Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum , bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik , coba tanami buah-buahan , jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh , semaikan bibit gandum hitam , pasti bisa berbunga , karena pada sebidang tanah , pasti ada bibit yang cocok untuknya , pasti bisa menghasilkan panen dari nya.*

*Mendengar penjelasan sang istri , ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat , ketabahan serta kasih sayang sang istri , bagaikan sebutir bibit unggul.*

*Semua prestasi dirinya , adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.*

*Di Dunia Ini Tidak Ada Seorang pun Yang Hanya Sekedar Sampah , Dia Hanya Tidak Berada Di Posisi Yang Tepat.*

*Setelah membaca cerita ini , jangan dibiarkan saja , teruskan ke orang lain.*

*Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.*

*Delapan kalimat di bawah ini , adalah intisari kehidupan :*

*1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu , biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.*

*2. Orang yang tidak bisa toleran , seberapa banyak pun temannya , akhirnya akan sendirian.*

*3. Orang yang tidak tahu bersyukur , seberapa pintar pun , tidak akan sukses.*

*4. Orang yang tidak bertindak nyata , seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*

*5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain , seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*

*6. Orang yang tidak bisa menabung , dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*

*7. Orang yang tidak bisa merasa puas , seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*

*8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan , berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*

*~Jangan Tunggu , Segera Bagikan Motivasi Yang Bagus Ini ~*

Kamis, 11 Juni 2020

Renungan dimalam jumat.

Ustadz ABDUL SOMAD, bertanya kepada jama'ahnya,_

UAS :* : "Andai kita hidup pd zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa ?"._

Jama'ah : "Musaaaaa."_ (Jawab jama'ah dgn kompak).

UAS :* _"Yakiiin ?"._
Jama'ah :* _"Yakiiiiiin....."_

UAS :* _Tapi yang membangun kota Mesir...., Fir'aun. Yang bangun infrastruktur juga dia. Yang bangun piramida...., Fir'aun. Yang paling kaya...., Fir'aun. Yang punya bala tentara banyak dan kuat...., Fir'aun. Yang punya banyak pengikut....., Fir'aun. Yang bisa memberi perlindungan dan jaminan......, Fir'aun. Yang Berkuasa......., Fir'aun. Yang bisa menyediakan makanan Dan minuman........, Fir'aun. Yang bisa adakan hiburan......., Fir'aun. Yang bisa buat pusat perbelanjaan........, Fir'aun. Bahkan jika teknologinya sudah ada mungkin Kartu Mesir Sehat dan Kartu Mesir Pintar juga dibuatnya."_

Sementara Nabi Musa......, siapa dia ???. Hanya seorang penggembala kambing. Bicara saja tidak fasih alias cadel (akibat pernah memakan bara api diwaktu bayi). Hanya memiliki sebatang tongkat butut_

Masih yakin mau ikut Nabi Musa........???._ Tanya *UAS* sekali lagi.

Jamaah terdiam...

UAS :* _"Kerjaan Nabi Musa hanya sebagai penjaga kambing, tiba-tiba mau mengajak kita menyeberangi lautan,,, tanpa memakai sampan, tanpa prahu, tanpa kapal. Apakah yakin kita mau ikut Nabi Musa ????"_

Tak satupun jama'ah berani menjawab, semua tertunduk, diam seribu bahasa.

UAS :* _Betapa sesungguhnya manusia zaman Firaun dan zaman sekarang, tidak Ada bedanya. Di Zaman sekarang ini, mayoritas semua tergila² pada harta, wanita, pangkat, jabatan, pujian, rayuan. Al Wahn (cinta keduniawian)._

Sungguh......, Fir'aun itu akan tetap ada hingga akhir zaman. Hanya saja berubah wajah Dan bentuknya...., juga namanya. Namun secara hakikat dia akan terus ada. Sebab sejarah akan berulang, dan kita harus tetap yakin seyakinnya biidznillah Fir'aun dikalahkan oleh Musa karena Kuasa ALLAH Azza Wa Jalla..._

Siapapun yang akan terpilih itu sudah menjadi takdir/sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, tetapi Allah akan mencatat dimana kita berpihak.....*_

Belajaralah DARI CICAK dan Burung Pipit.....*_

Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu di atas api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam.

Cicak* yang melihatnya tertawa.....: *_"Hai pipit........!, bodohnya yang kau lakukan itu. Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja, mana mungkin bisa memadamkan api itu.....???._*

Burung pipit* pun menjawab : *_"Wahai cicak......, memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yang besar itu, tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai dizholimi, Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak, tetapi Allah akan melihat dimana aku berpihak......"._*

Cicak terus tertawa, dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam agar cepat membesar.

Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yang membakar Nabi ibrahim Alaihi Salam, tetapi Allah melihat dimana Cicak berpihak.

Hikayat ini terjadi sekarang....., dan akan terus berulang Saat Al-Qur'an dinistakan, suara Azan dipermasalahkan, bendera tauhid dibakar dan pembela Agama dikriminalisasi.

Aku bertanya padamu sahabat : Dimanakah kau berpihak......?????. Memang....., Pilihanmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah..., Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak. Berada di Barisan mana dirimu....., Siapa yang kamu dukung...., Siapa yang kamu pilih untuk jadi pemimpin....?.*_

Ingat-ingat......, pilihanmu akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti.....*_

Renungkanlah sejenak saudara Muslimku, Semoga Allah Menyatukan kita kelak di SurgaNya._

Aamiin....
SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 03 Juni 2020

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM

Cara Sunnah Minum Air Adalah :

1. Minumlah air dengan
    tangan kanan.
2. Minum air dengan
    duduk.
3. Mulailah minum air
    dengan mengucapkan
    Bismillaah.
4. Lihat air sebelum
    minum.
5. Minumlah air dalam 3
    teguk. 
6. Setelah selesai setiap
    tegukan, katakanlah
    Alhamdulillaah
7.Setelah 3 teguk air minum,
    katakan akhirnya
    Alhamdulillaahi Wassyukru Lillaah.

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM
Dengan Duduk dan  3 teguk air minum:

1. Ginjal tidak pernah
    gagal.
2. Lutut selalu berfungsi.
3. Tulang punggung
     selalu kuat.
4. Katup Jantung tidak
     pernah berhenti.
5. Pikiran selalu aktif.

Subhaanallaah, bagikan manfa'at ini dengan semua orang!!?

Majlis Al MADAD

.
.
.
Follow @ahlussunah._ .
.
#sufi #guru #guruzuhdianoor #guruzuhdiannor #guruzaini #gurubakhiet #guruudin #ppags_sekumpul #ppags #ppagz #ppagz_banjarmasin #aswaja #ahlusunnah #ahlusunnahwaljamaah #infobanjar #banjarinfo #pondok #darussalam #sholawat #pecintasholawat #pecintaquran #hadis #muhasabbahdiri #kata #gurusekumpul #arraudhah #sekumpul #mahabbahcinta #mahabbah #ulamabanjarquotes

Senin, 01 Juni 2020

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Syeikh Muhammad Al syanqithi, berkata: 
" Semoga Allah mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis betapa perlunya Ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui ini "

Ustman bin sawad, ulama salaf, bercerita tentang ibunya. Seorang wanita yang Ahli ibadah. Ketika ibunya akan  meninggal dunia ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata: " wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaran ku alam hidup ku dan setelah kematian ku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku."  Kemudian ia meninggal dunia

Aku suka berziarah ke makam nya setiap hari jum'ah. Aku berdo'a untuknya dan aku memohon ampun baginya dan semua Ahli kubur di situ.

Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku. Aku berkata : " wahai ibuku, bagaimana keadaanmu..? "
Ia menjawab : " wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku Alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terbuat dari tenunan kain sutera."
Aku berkata : " apakah ibu ada keperluan kepadaku..?"
Ia menjawab : " iya, janganlah kamu tinggalkn ziaroh yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang kedatangan mu pada hari jum'ah ketika berangkat dari keluargamu. Orang-orang akan berkata kepadaku : " ini anakmu sudah datang," dan aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang."

Basysyar bin gholib, ulama salaf juga berkata :" aku bermimpi Robiah Al-adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendo'akannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku :" Wahai basysyar , hadiah-hadiahmu selalu Sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, di tutupi dengan sapu tangan sutera. "
Aku berkata:" bagaimana hal itu bisa terjadi..?"
Ia menjawab: "  begitulah do'a orang-orang yang masih hidup, dan do'a itu di kabulkan, maka do'a itu di letakan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera, lalu hadiah itu di berikan kepada orang mati yang di do'akan itu. Lalu di katakan kepadanya: " Terimalah ini hadiah si Fulan kepadamu."

Seberapa sering kita berZiaroh ke makam orang tua, keluarga, dan guru kita yang telah meninggal dunia..?
Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah..?
Sesungguhnya ziaroh dan do'a kita sangatlah penting bagi mereka.

Allahu ta'ala a'lam bishowab.

“Kami Cuma Bersihkan Rumput… Tapi yang Datang Malah Pengawas 😳”

Dua hari sebelum hari H, tak ada yang terasa istimewa. Kami hanya melakukan hal yang biasa: membersihkan plang nama ...