Jumat, 03 Juli 2020

CARA MERUQYAH RUMAH

Meruqyah rumah adalah salah satu metode mengusir Jin pengganggu di dalam rumah. Juga untuk memusnahkan gangguan sihir yang di kirim penyihir ke dalam rumah. Biasanya setiap korban sihir selalu diikat dengan ikatan sihir yang di letakan di dalam rumah oleh penyihir, baik di letakan secara nyata ataupun di letakan secara ghaib.

Meruqyah rumah adalah satu terapi wajib bagi semua penderita gangguan sihir, untuk memastikan terputusnya ikatan-ikatan yang di letakan di sekitaran rumah.

CIRI-CIRI GANGGUAN JIN DALAM RUMAH :

1. Penghuni rumah sering sakit-sakitan.

2. Suasana rumah panas, gelap, pengap,
padahal sebenarnya tidak.

3. Sering terdengar suara ghaib.

4. Anak-anak sering nangis di waktu malam.

5. Sering terlihat jin atau penampakan.

6. Rumah tangga tidak harmonis, sering gaduh.

7. Selalu mendapat musibah.

8. Rumah susah di jual.

9. Penghuni rumah sulit akur, atau selalu gaduh.

10. Suasana rumah tidak tenang.

11. Sering terjadi kejadian aneh, seperti mati lampu, suara benda jatuh di atas atap, dll.

CARA BUAT AIR RUQYAH UNTUK RUMAH :

1. Ambil wudhu.

2. Shalat hajat 2 rakaat.

3. Siapkan air 1 ember.

4. Niat kuat, bacakan : Surah Al-Fatihah, Ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-falaq, An-Nas, masing-masing bacakan 3 kali, sambil menyentuh air.

5. Bacakan juga Surat Ash-Shoffat : 1- 10 satu kali.

6. Ambil air di ember kemudian percikan
ke seluruh ruangan rumah, ruang tamu, kamar, dapur, teras, dan tempat-tempat yang dirasa ada pengaruh gangguan sihirnya.

7. Ulangi sampai pengaruh gangguan yang di rasakan dirumah hilang total.

8. Bertawakallah pada Allah.

9. Perbanyak membaca Al-Qur’an di rumah.

10. Tinggalkan semua bentuk kemaksiatan dan dosa dalam rumah, seperti mendengar musik, dll.

Semoga bermanfa'at.. Wallahu A'lam..

Kamis, 02 Juli 2020

MENDETEKSI/MENETRALISIR RUANGAN BERENERGI NEGATIF

IJAZAH MENDETEKSI/MENETRALISIR RUANGAN BERENERGI NEGATIF

Al-Mujiz: Ust. Miftah el-Banjary

Jika di sebuah rumah atau ruangan yang dirasakan ada aura energi yang tidak mengenakkan, sering menimbulkan rasa gerah,  tidak tenang dan nyaman, sering merasa takut atau was-was, atau selalu terbawa emosi, anak kecil sering menangis tanpa sebab, sering terjadi pertengkaran atau percekcokan atau serasa ada orang lain atau suara yang mengganggu.

Maka, rumah atau ruangan itu bisa dideteksi atau dinetralisir. Ada beberapa guru saya yang mengijazahkan beberapa cara untuk mendeteksi dan menetralisirnya. Malam ini saya ijazahkan salah satu caranya, semoga bermanfaat. Ini hanya sekedar ikhtiar saja, jangan dijadikan alasan takut pada selain Allah.

Caranya:
1. Ambil gelas bening;
2. Masukkan garam seperampat gelas;
3. Masukkan air cuka seperampat gelas;
4. Masukkan air seperampat gelas.
5. Sisakan seperampat akhir.

Setelah itu bacakan surah al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq dan Annas masing-masing sebanyak 7 kali, lalu tiupkan pada gelas yang sudah terisi garam dan cuka. Letakkan di tempat yang diyakini auranya negatif. Dan biarkan selama 24 jam jangan dilihat dulu.

Jika air berubah warna kemungkinan ada pengaruh aura negatif. Tapi, air bisa juga bisa tidak berpengaruh apa-apa, namun auranya kembali adem dan nyaman, itu disebabkan aura negatifnya menjauhi ruangan itu.

Saya ijazahkan khusus teman di FB akun ini saja. Ajaztulakum..

Selasa, 30 Juni 2020

CERPEN PENYEMANGAT PAGI INI baca sampai habis

*Seorang Pria Yang Tidak Lulus Ujian Masuk Universitas , DiNikahkan Orang Tuanya.*

*Untuk mendapat penghasilan , ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar , belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.*

*Setibanya di rumah , sang istri menghapuskan air mata nya , menghiburnya dengan berkata : "Banyak Ilmu Dalam Otak , Ada Orang Yang Bisa Menuangkannya , Ada Pula Yang Tidak Bisa. Tidak Perlu Bersedih Karena Hal Ini. Mungkin Ada Pekerjaan Lain Yang Lebih Cocok Untukmu Sedang Menantimu."*

*Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain , namun dipecat juga karena geraknya lambat.*

*Saat itu sang istri berkata : Kegesitan Kaki Dan Tangan Setiap Orang Berbeda , Orang Lain Sudah Bekerja Beberapa Tahun Lamanya , Kamu Hanya Belajar Di Sekolah , Bagaimana Bisa Cepat....?*

*Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain , namun tidak ada satu pun yg berhasil , semua gagal di tengah jalan.*

*Namun demikian , tiap kali pulang dengan patah semangat , sang istri selalu menghiburnya , tidak pernah mengeluh.*

*Ketika sudah berumur 30 tahun-an , ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya , menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.*

*Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat , dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.*

*Akhirnya ia menjadi Boss yang memiliki Kekayaan Berlimpah.*

*Suatu hari , ia yang sekarang sudah sukses besar , bertanya kepada sang istri , kenapa ketika masa depan nya masih suram , engkau tetap begitu percaya kepada ku.........?*

*Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana : Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum , bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik , coba tanami buah-buahan , jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh , semaikan bibit gandum hitam , pasti bisa berbunga , karena pada sebidang tanah , pasti ada bibit yang cocok untuknya , pasti bisa menghasilkan panen dari nya.*

*Mendengar penjelasan sang istri , ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat , ketabahan serta kasih sayang sang istri , bagaikan sebutir bibit unggul.*

*Semua prestasi dirinya , adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.*

*Di Dunia Ini Tidak Ada Seorang pun Yang Hanya Sekedar Sampah , Dia Hanya Tidak Berada Di Posisi Yang Tepat.*

*Setelah membaca cerita ini , jangan dibiarkan saja , teruskan ke orang lain.*

*Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.*

*Delapan kalimat di bawah ini , adalah intisari kehidupan :*

*1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu , biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.*

*2. Orang yang tidak bisa toleran , seberapa banyak pun temannya , akhirnya akan sendirian.*

*3. Orang yang tidak tahu bersyukur , seberapa pintar pun , tidak akan sukses.*

*4. Orang yang tidak bertindak nyata , seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*

*5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain , seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*

*6. Orang yang tidak bisa menabung , dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*

*7. Orang yang tidak bisa merasa puas , seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*

*8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan , berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*

*~Jangan Tunggu , Segera Bagikan Motivasi Yang Bagus Ini ~*

Kamis, 11 Juni 2020

Renungan dimalam jumat.

Ustadz ABDUL SOMAD, bertanya kepada jama'ahnya,_

UAS :* : "Andai kita hidup pd zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa ?"._

Jama'ah : "Musaaaaa."_ (Jawab jama'ah dgn kompak).

UAS :* _"Yakiiin ?"._
Jama'ah :* _"Yakiiiiiin....."_

UAS :* _Tapi yang membangun kota Mesir...., Fir'aun. Yang bangun infrastruktur juga dia. Yang bangun piramida...., Fir'aun. Yang paling kaya...., Fir'aun. Yang punya bala tentara banyak dan kuat...., Fir'aun. Yang punya banyak pengikut....., Fir'aun. Yang bisa memberi perlindungan dan jaminan......, Fir'aun. Yang Berkuasa......., Fir'aun. Yang bisa menyediakan makanan Dan minuman........, Fir'aun. Yang bisa adakan hiburan......., Fir'aun. Yang bisa buat pusat perbelanjaan........, Fir'aun. Bahkan jika teknologinya sudah ada mungkin Kartu Mesir Sehat dan Kartu Mesir Pintar juga dibuatnya."_

Sementara Nabi Musa......, siapa dia ???. Hanya seorang penggembala kambing. Bicara saja tidak fasih alias cadel (akibat pernah memakan bara api diwaktu bayi). Hanya memiliki sebatang tongkat butut_

Masih yakin mau ikut Nabi Musa........???._ Tanya *UAS* sekali lagi.

Jamaah terdiam...

UAS :* _"Kerjaan Nabi Musa hanya sebagai penjaga kambing, tiba-tiba mau mengajak kita menyeberangi lautan,,, tanpa memakai sampan, tanpa prahu, tanpa kapal. Apakah yakin kita mau ikut Nabi Musa ????"_

Tak satupun jama'ah berani menjawab, semua tertunduk, diam seribu bahasa.

UAS :* _Betapa sesungguhnya manusia zaman Firaun dan zaman sekarang, tidak Ada bedanya. Di Zaman sekarang ini, mayoritas semua tergila² pada harta, wanita, pangkat, jabatan, pujian, rayuan. Al Wahn (cinta keduniawian)._

Sungguh......, Fir'aun itu akan tetap ada hingga akhir zaman. Hanya saja berubah wajah Dan bentuknya...., juga namanya. Namun secara hakikat dia akan terus ada. Sebab sejarah akan berulang, dan kita harus tetap yakin seyakinnya biidznillah Fir'aun dikalahkan oleh Musa karena Kuasa ALLAH Azza Wa Jalla..._

Siapapun yang akan terpilih itu sudah menjadi takdir/sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, tetapi Allah akan mencatat dimana kita berpihak.....*_

Belajaralah DARI CICAK dan Burung Pipit.....*_

Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu di atas api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam.

Cicak* yang melihatnya tertawa.....: *_"Hai pipit........!, bodohnya yang kau lakukan itu. Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja, mana mungkin bisa memadamkan api itu.....???._*

Burung pipit* pun menjawab : *_"Wahai cicak......, memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yang besar itu, tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai dizholimi, Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak, tetapi Allah akan melihat dimana aku berpihak......"._*

Cicak terus tertawa, dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam agar cepat membesar.

Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yang membakar Nabi ibrahim Alaihi Salam, tetapi Allah melihat dimana Cicak berpihak.

Hikayat ini terjadi sekarang....., dan akan terus berulang Saat Al-Qur'an dinistakan, suara Azan dipermasalahkan, bendera tauhid dibakar dan pembela Agama dikriminalisasi.

Aku bertanya padamu sahabat : Dimanakah kau berpihak......?????. Memang....., Pilihanmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah..., Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak. Berada di Barisan mana dirimu....., Siapa yang kamu dukung...., Siapa yang kamu pilih untuk jadi pemimpin....?.*_

Ingat-ingat......, pilihanmu akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti.....*_

Renungkanlah sejenak saudara Muslimku, Semoga Allah Menyatukan kita kelak di SurgaNya._

Aamiin....
SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 03 Juni 2020

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM

Cara Sunnah Minum Air Adalah :

1. Minumlah air dengan
    tangan kanan.
2. Minum air dengan
    duduk.
3. Mulailah minum air
    dengan mengucapkan
    Bismillaah.
4. Lihat air sebelum
    minum.
5. Minumlah air dalam 3
    teguk. 
6. Setelah selesai setiap
    tegukan, katakanlah
    Alhamdulillaah
7.Setelah 3 teguk air minum,
    katakan akhirnya
    Alhamdulillaahi Wassyukru Lillaah.

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM
Dengan Duduk dan  3 teguk air minum:

1. Ginjal tidak pernah
    gagal.
2. Lutut selalu berfungsi.
3. Tulang punggung
     selalu kuat.
4. Katup Jantung tidak
     pernah berhenti.
5. Pikiran selalu aktif.

Subhaanallaah, bagikan manfa'at ini dengan semua orang!!?

Majlis Al MADAD

.
.
.
Follow @ahlussunah._ .
.
#sufi #guru #guruzuhdianoor #guruzuhdiannor #guruzaini #gurubakhiet #guruudin #ppags_sekumpul #ppags #ppagz #ppagz_banjarmasin #aswaja #ahlusunnah #ahlusunnahwaljamaah #infobanjar #banjarinfo #pondok #darussalam #sholawat #pecintasholawat #pecintaquran #hadis #muhasabbahdiri #kata #gurusekumpul #arraudhah #sekumpul #mahabbahcinta #mahabbah #ulamabanjarquotes

Senin, 01 Juni 2020

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika anda mendo'akn mereka..?

Syeikh Muhammad Al syanqithi, berkata: 
" Semoga Allah mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis betapa perlunya Ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui ini "

Ustman bin sawad, ulama salaf, bercerita tentang ibunya. Seorang wanita yang Ahli ibadah. Ketika ibunya akan  meninggal dunia ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata: " wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaran ku alam hidup ku dan setelah kematian ku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku."  Kemudian ia meninggal dunia

Aku suka berziarah ke makam nya setiap hari jum'ah. Aku berdo'a untuknya dan aku memohon ampun baginya dan semua Ahli kubur di situ.

Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku. Aku berkata : " wahai ibuku, bagaimana keadaanmu..? "
Ia menjawab : " wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku Alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terbuat dari tenunan kain sutera."
Aku berkata : " apakah ibu ada keperluan kepadaku..?"
Ia menjawab : " iya, janganlah kamu tinggalkn ziaroh yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang kedatangan mu pada hari jum'ah ketika berangkat dari keluargamu. Orang-orang akan berkata kepadaku : " ini anakmu sudah datang," dan aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang."

Basysyar bin gholib, ulama salaf juga berkata :" aku bermimpi Robiah Al-adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendo'akannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku :" Wahai basysyar , hadiah-hadiahmu selalu Sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, di tutupi dengan sapu tangan sutera. "
Aku berkata:" bagaimana hal itu bisa terjadi..?"
Ia menjawab: "  begitulah do'a orang-orang yang masih hidup, dan do'a itu di kabulkan, maka do'a itu di letakan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera, lalu hadiah itu di berikan kepada orang mati yang di do'akan itu. Lalu di katakan kepadanya: " Terimalah ini hadiah si Fulan kepadamu."

Seberapa sering kita berZiaroh ke makam orang tua, keluarga, dan guru kita yang telah meninggal dunia..?
Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah..?
Sesungguhnya ziaroh dan do'a kita sangatlah penting bagi mereka.

Allahu ta'ala a'lam bishowab.

Minggu, 31 Mei 2020

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

SEORANG lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah toko megah. Dari bajunya, terlihat lelaki tua itu adalah seorang fakir.

Para pengunjung di toko tersebut yang mayoritas adalah orang² berada (borjuis), mereka rata-rata melihat dengan pandangan aneh kepada lelaki tua tersebut. Tetapi tidak dengan sang pemilik toko.

”Mau cari apa pak?” Tanya pemilik toko dengan ramah.

”Anu… Saya mau beli selimut enam helai untuk saya dan anak istri saya. Tapi…” Jawabnya ragu.

”Tapi kenapa pak?”

“Saya hanya punya uang 100 riyal. Apa cukup untuk membeli enam helai selimut? Tak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin,” Ucap lelaki tua tersebut.

”Oh tentu cukup pak. Saya punya selimut bagus dari Turki. Harganya cuma 20 riyal saja. Kalau bapak membeli lima saya kasih bonus satu helai", jawab sang pemilik toko sigap.

Lega, wajah lelaki tua itu bersinar cerah. Ia menyodorkan uang 100 riyal, lalu membawa pulang selimut yang dibelinya.

Seorang teman pemilik toko yang sedari tadi melihat dan mendengar percakapan tersebut kemudian bertanya pada pemilik toko,

”Tidak salah??? Kau bilang selimut itu yang paling bagus dan mahal yang ada di tokomu ini. Kemarin kau jual kepadaku 450 riyal. Sekarang kau jual kepada lelaki tua itu 20 riyal??” Protesnya heran.

”Benar. Memang harga selimut itu 450 riyal, dan aku menjualnya padamu tidak kurang dan tidak lebih. Tetapi kemarin aku berdagang dengan manusia. Sekarang aku berdagang dengan Allah ﷻ,” Ucap sang pemilik toko dengan tenang.

“Demi Allah ﷻ! Sesungguhnya aku tidak menginginkan uangnya sedikitpun. Tapi aku ingin menjaga harga diri lelaki tua tersebut agar dia seolah tidak sedang menerima sedekah dariku hingga bisa membuatnya malu,” sambungnya.

Menghela nafas sejenak, sambungnya kembali, “Demi Allah ﷻ! Aku hanya ingin lelaki tua itu dan keluarganya terhindar dari cuaca musim dingin yang sebentar lagi datang. Dan aku pun berharap Allah ﷻ menghindarkanku dan keluargaku dari panasnya api neraka.”

Sungguh, diperlukan SENI dan TRIK dalam beramal dan BERSEDEKAH agar membuat hati orang lain senang dan bahagia tanpa merasa malu atau rendah.

Allah ﷻ berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَــنَّةَ 

"Sesungguhnya Allah ﷻ Membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka". (QS. At-Taubah : 111)

Rasulullah ﷺ bersabda,

وَأَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِم

"Dan amal perbuatan yang paling dicintai Allah adalah menggembirakan seorang muslim". (HR. Thabrani di dalam al-Mu’jam al-Kabir, no. 13646).

#SEMOGA_KITA_BISA
#Aamiiin

سُبْحَانَ اللَّهِ ، وَالْحَمْدُ لِلَّه ، وَلاَ اِلهَ إِلاَّ اللَّه ، وَاللَّهُ أَكْبَر .
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّـدِنَا مُحَمَّدْ

"BERDAGANG DENGAN ALLAH"

"BERDAGANG DENGAN ALLAH". 

Seorang petani di Cipanas Cianjur jawabarat, mengurus lahan pertaniannya yang ditanami sayuran kangkung cabut, bayam, caisim, dan sawi putih selama berbulan bulan, menggarap lahan, menyemai bibit, dan memupuk serta merawat nya hingga panen.. 

Telah diperhitungkan waktu panen saat ramadhan menjelang lebaran, karena biasanya pengalaman tahun tahun sebelumnya sayuran dihargai lebih tinggi..

Qadarullaah..  terjadi pandemi.. hati petani resah, setiap hari mencari informasi tentang  perkembangan  kondisi , dan ternyata berhembus kabar bahwa pemerintah melakukan pencegahan penyebaran dengan melaksanakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Petani ini adalah salah satu suplier sayuran ke pasar induk di Jakarta , namun dengan psbb tak ada lagi aktifitas jual beli kesana. Hatinya semakin gundah.. terbayang panen kali ini tak bisa di jual sesuai ekspektasi.

Tengkulak berkeliaran, menawarkan "solusi" ,membeli semua hasil panen namun dengan harga murah.

" Kami cuma mau bantu aja, sebenarnya belum tau juga mau jual kemana, orang ga boleh kemana-mana, ya..itu sih terserah kalo mau(jual) silahkan, kalo ga mau ya gapapa.. kita kasian aja..sayuran ga di panen kan sayang.." bujuk tengkulak menekan. Harga.

Petani bimbang.. harga beli tengkulak ga masuk akal seandainya setara dengan modal pun sudah rugi tenaga dan waktu, apalagi ini dibawah modal, ruginya banyak...

Teman teman petani ini banyak juga yang akhirnya menjual ke tengkulak..

" Tuh si Acep juga jualnya ke saya, dari pada udah dipetik dibawa ke Jakarta dijalan nanti disuruh puter balik, rugi ongkos rugi tenaga mau dikemanain ntar sayurannya?" Ujar tengkulak..

Petani memilih bersabar.. 

"Nanti saya diskusi dulu sama orang rumah" petani berdiplomasi

" Ya ,terserah jangan lama lama ya, ntar keburu kehabisan duit saya sama yang lain.." tengkulak pakai jurus pamungkas..

"Ditunggu sampai seminggu sebelum lebaran aja pak siapa tau ada perubahan peraturan" nasihat istrinya

Tiba sepekan sebelum hari raya, keadaan tak kunjung  membaik, harga sayur jungkir balik.

Betapa sedihnya petani..

Selepas shalat subuh, ia pergi ke kebun..
Sepanjang jalan ia terus bershalawat..
Tiba di kebun, ia lepaskan pandangan ke hamparan sayur yang subur,segar dan menghijau. Butiran airmata menetes membasahi pipinya, disentuhnya daun daun sawi itu lembut seraya, berdoa kepada Allaah swt.

"Ya Allaah, Engkau menjadi saksi hamba sudah maksimal ikhtiar, mohon berikan hamba ampunan dan rahmatMu.. jika sekira dosa dosa hamba menjadi penghalang datangnya rezeki mu ampuni lah hambaMu ini ya Allaah.. berikanlah kami rahmatMu petunjuk agar kami tak salah langkah.. ya Allaah.. beri hamba kekuatan dan ketenangan menghadapi takdir ini..hamba percaya tak ada yang sia sia atas segala ciptaanMu." Doa petani pagi itu diantara pohon pohon sayur..

Dilihatnya berita dari handphone, kabar tentang betapa banyak orang yang tak punya meski hanya untuk sekedar makan. Mereka tak mampu beli lauk atau sayur.. padahal biasanya mungkin merekalah konsumen petani selama ini .

Dan siapakah yang mampu menggerakkan hati, tangan dan langkah petani yang kemudian memiliki keyakinan untuk menjual semua sayuran itu hari ini.. iya, beliau menjual semua sayurnya bukan kepada manusia, melainkan kepada pemilik rezeki pecipta manusia. Di tutupnya portal berita setika itu juga, dan dengan mantap ia berkata " wahai Allaah aku akan jual semua sayuran ini kepadaMu, jika semua pasar tak mampu membeli dengan harga yang pantas, maka aku yakin hanya Engkaulah yang sanggup membayar dengan harga terbaik, akan aku panen semua sayuran ini dan aku akan anterkan pada mahlukMu yang membutuhkannya, aku mohon ya Allaah terimalah amal kami.." seru petani sambil berderai airmata..

Matahari belum terlalu tinggi ini ramadhan hari ke 26 besok hari ke 27, di waktu duha diantarnya segerobak penuh sayur ke pesantren disekitar tempat tinggal petani .

"Ambillah, semua sayuran ini sudah di bayar, saya hanya diminta mengantarkannya kesini" jawab petani ketika ditanya berapa harga semua sayur tersebut. 

Selanjutnya diantar ke RS ,ke puskesmas, ke mesjid ,ke kampung pemulung, ke tetangga tetangga, yang mampu apalagi yang kurang mampu, ke rumah para assatidz ,sampai ke balai desa.

Menjelang magrib baru selesai prosesi kurir sayuran dikerjakan.

Selepas shalat magrib dan berbuka ,badan petani terasa amat kelelahan, kakinya pegel pegel, sakit semua. Namun entah bagaimana hatinya bahagia, tak ada sedih, tak ada kuatir,tak ada penyesalan atas "kekonyolan" yang ia kerjakan bersama keluarganya seharian ini  

Sore itu entah ada berapa ratus perut yang terisi dengan menu sayuran yang sehat, dan setiap pemilik perut tersebut berdoa dan bersyukur kepada Allaah.. doa mereka hampir sama " semoga Allah , membalas kebaikan siapapun yang memberi sayuran ini dengan kebaikan dan keberkahan yang berlimpah"

Barangkali itulah asbab ketenangan jiwa yang dirasakan petani..

Tak ada serupiah pun yang ia bawa meski seluruh "dagangannya" habis terjual hari ini..

Hingga keesokan harinya tiba tiba seseorang menghubunginya via Wa, dari nomor yang tak ia kenal..

" Pak Ade, saya Imron kita belum pernah jumpa tapi saya mendengar tentang bapak dari pak Kades tadi siang, katanya bapak panen sayur lalu dibagikan gratis ke warga, kalo boleh saya ingin menitipkan infaq kebetulan ini bulan Ramdhan , mungkin Tak banyak, namun semoga bermanfaat untuk membeli benih dan pupuk agar bapak bisa tetap bertani setelah ini..bisa saya minta no.rek bapak?"

Demikian isi pesan di what's up yang diterima petani

Kawan jika ditaksir tengkulak seluruh kebun dihargai 1,5 juta. 

Padahal modalnya 3.5 juta rupiah.. panen diharapkan pak tani mendapat 5 juta rupiah. 

Namun karena dijual kepada Allah maka harganya diberi harga terbaik ...dibayar dua kali lipat yaitu mnjd  *Rp.10.000.000,-* 

dan masih ada harapan balasan pahala surga insyaallaah..

Ibarat petani, sebenarnya kita semua  juga bs memiliki peluang yang sama. 

Sungguh jual beli yang tak akan pernah menemukan kata rugi adalah berjual beli dengan Rabb kita Allaah SWT.

Copas Ummi Mira
judul merupakan kesimpulan'Ku saja(dausfz)
:Nm, BALLMOON.
#ceritaDiBalikCovid19
#hikmahRamadhan

*gambar sbg gambaran petani sayur yg hebat.

Senin, 18 Mei 2020

13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi

_*Syaikh Mahir Al Mu’aiqily*_, pemilik suara emas yang menjadi Imam Masjidil Haram memberikan 13 pesan penting pada kita sebelum Ramadhan beranjak pergi agar bisa meraih keutamaan dan keberkahan _*malam Lailatul Qadar*_.

1. Sedekahkan kepada siapa saja setiap hari minimal Rp 1.000 dalam 10 malam terakhir ini sehingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau menyedekahkan sebanyak Rp 1.000 selama 84 tahun atau Rp 1.000 x 365 hari x 84 tahun.

2. Kerjakan shalat sunah minimal 2 rakaat tiap malam sehingga jika Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau shalat 2 rakaat selama 84 tahun atau 2 rakaat x 365 hari x 84 tahun.

3. Bacalah surat Al Ikhlas minimal 3 kali setiap malam hingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan engkau mengkhatamkan Quran selama 84 tahun.

4. Bacalah tafsir surat Al-Qadar, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada Lailatul Qadar. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya, insya Allah.

5. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk memperbanyak amal shaleh dan beribadah semaksimal mungkin. Karena seluruh malam dari sepuluh malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai kesempatan meraih Lailatul Qadar terlewati begitu saja.

6. Hafalkan doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan oleh baginda Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wasallam ini:

_*ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN, TUHIBBUL ‘AFWA FA’ FU’ANNI*_

(Ya Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku)

7. Sempatkan tidur siang (qaylulah) sejenak jika memungkinkan.

8. Jangan lupakan keluargamu! Nabi Muhammad senantiasa membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. semangati dan berilah motivasi pada mereka!

9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri akan berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian yang syar’i ketika beribadah.

10. Jagalah perut agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isya dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk mendirikan sholat malam.

11. Seluruh ibadah di bulan Ramadhan ini bukan lah ajang untuk pasang status (misalnya : “Alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-Nya malam ini” dsb) di Facebook atau media sosial seperti *Tahajud call..mari tahajud..dan lainnya* Biarlah itu jadi rahasia indah antara engkau dengan Allah.

12. Sabar adalah kunci untuk mendapatkannya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Di siang hari anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau aktifitas lainnya. Ini adalah saat untuk mengerahkan kesabaran semaksimal mungkin. Ingatlah Allah telah memberi kita kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang lagi.

13. Ini yang paling penting: Berbaik sangkalah pada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah dan Pengampun. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-Nya. Jangan biarkan keragu-raguan dan prasangka buruk menjauhkanmu dari-Nya.

Senin, 11 Mei 2020

SOLUSI ANAK TANTRUM KARENA SUKA MAIN HAPE

SIAPA BOSS NYA?

A= "Anak saya kecanduan Hp, sampai susah makan, dipanggil ngga peduli, disuruh malah berontak, gimana solusinya? "

B= "Ya diambil saja Hp nya, sembunyikan chargernya, power bank nya, jangan isi pulsa, jangan isi paket data. "

A= "Tapi dia marah-marah, menangis, tantrum. Saya ngga sanggup mengatasi. "

B= "Harus sanggup. Yang memberi Hp pertama kali ke anak, siapa? Orang tua kan? Maka orang tua juga yang harus mengambil Hp nya, menghentikannya. "

*
💕💕💕✅✅✅✅✅✅✅
Saya lalu melihat si ibu berusaha mengambil hp dari anaknya. Si anak marah-marah.
Dijambaknya jilbab ibunya, dipukulinya badan ibunya.
Dan saya lihat si ibu diam saja.
Jilbab dijambak pun kepalanya dibiarkan ketarik sampai kesakitan.
Hanya lirih mengatakan "Ngga boleh hp-an kata bu Afi itu loh.. "

Hhmm... 😭😭😭😭😭
Disitulah salahnya.
Anak-anak sudah dikondisikan menjadi "bos".
Dan orang tua menjadi "pelayan" yang sendika dawuh.
Makin lama makin menjadi hingga akhirnya orang tua merasa ngga sanggup meng-handle lalu dibawalah ke tempat terapi 😑

Kata seorang trainer terapi dari Australia, ketika ditanya oleh peserta bagaimana mengatasi anak tantrum, jawabnya simple, "Who's the boss? "
Orang tua atau anak yang jadi bosnya?

Jangan kalah sama anak.🙏🙏🙏🙏🙏
Anak menangis? Tantrum? Biar saja.
Tetap jangan diberi apa yang dia inginkan.
Karena tantrumnya akan terus dijadikan senjata saat minta sesuatu.
Jangan panik lihat anak menangis.
Nanti juga akan diam sendiri.
Harus tahan mendengar dan melihat tangisnya.
Ngga ada ceritanya anak mati karena menangis kok.
(Duh... Sadis ya jawabannya 😂)

Tetap tenang, pegang tangannya, sigap mencegah jika anak mau memukul dsb.😁😁😁

Teknik khusus menangani anak tantrum bisa bervariasi tergantung kondisi tantrumnya.
Bisa didekap dari belakang, atau kaki ditekuk, atau didudukkan di bean bag, atau yang sangat parah ditengkurapkan di atas matras.
Dan banyak teknik lainnya. Intinya terapis harus sigap.
Telat sedikit, terapisnya yang bonyok kena pukulan, jambakan, cakaran 😂

Prinsipnya, anak harus diberi pemahaman bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi, bahwa dia tidak boleh menjadi raja yang harus dituruti semua semuanya.

Setelah anak akhirnya paham bahwa usaha (tantrum) nya ngga membuahkan hasil dan akhirnya tenang, beri reward pelukan, usapan kepala atau punggung penuh kasing sayang, lalu bisikkan "Kamu hebat. Ibu sayang sama kamu. "

Lalu, jangan biarkan anak bengong tanpa aktivitas.
Berikan permainan-permainan yang menarik.
Lebih menarik dari gadget. Main pasir, main air, atau main bubble.
Banyak ragamnya.

Orang tua juga jangan lupa. Ikutlah bermain bersama anak.
Jangan minta anak lepas Hp tapi diri sendiri selalu main Hp di depan anak.
"Children see, children do."

Tulisan bunda Afiyah Latifah Tauhid di wall fb nya.
👇👇👇👇👇👇

Ingatlah,
jangan biarkan si kecil lupa akan dunianya..
jagalah ia, beri ia perhatian dan kasih sayang dengan tidak kasih gadget dengan alasan "yg penting dia tenang , ga rewel, dst...."

STOP! Jangan beri Gadget pada si kecil...

Minggu, 10 Mei 2020

**USTADZ TERTUDUH MENCURI*

**USTADZ TERTUDUH MENCURI*

Seorang Ustadz diundang makan malam oleh sepasang suami istri di rumah mereka.

Setelah Ustadz itu pergi,
si istri berkata kepada suaminya,
Uang kita hilang, aku pikir Pak Ustadz yang mengambil uang 5jt di meja itu..

"Padahal uang itu akan aku berikan untuknya."

Dengan marahnya si suami berkata, "Jika begitu dia pencuri!
Jadi kita tidak perlu datang ke pengajiannya lagi.

Dua bulan kemudian si wanita bertemu dengan Ustadz itu di jalan dan dengan terpaksa menyapa Sang Ustadz.

"Ass. Wr. Wb. Pak Ustadz, tentu anda menyadari bahwa sudah lama kami tidak hadir di pengajian karena kami marah padamu.

Ketika anda makan malam di rumah kami, di meja ada uang 5jt yang hilang, setelah anda pergi.

Dan Pak Ustadz adalah satu-satunya orang yang datang ke rumah kami hari itu."

Sang Ustadz dengan tersenyum menjawab:
Ya benar aku yang mengambil uang itu dan menaruhnya dalam Alqur’an anda, agar tidak terkena tumpahan saus."

Maafkan saya kalau waktu itu saya tidak beri tau anda, karena saya pikir kalian tiap hari pasti buka Alqur’an.

Wanita itupun amat malu dan meminta maaf kepada sang Ustadz.

Setelah Kembali ke rumah, dia mengambil Alqur’an dan menemukan 5jt berada didalam Alqur’an sudah selama dua bulan.

Selama dua bulan si wanita dan suaminya tidak pernah membuka dan membaca Alqur’an.

Selama dua bulan mereka telah menuduh Ustad-nya itu telah mencuri uang mereka.

Sahabat..
Semoga kita tidak seperti kisah suami dan isteri diatas..

Jarang Membaca Alqur’an,
berprasangka buruk dan menghakimi orang lain yang belum tentu bersalah.

Selamat memperingati Malam Nuzulul Qur'an
Tiada Hari tanpa membaca Alqur'an..
semangat ya saudara saudariku...💪🏾

“Kami Cuma Bersihkan Rumput… Tapi yang Datang Malah Pengawas 😳”

Dua hari sebelum hari H, tak ada yang terasa istimewa. Kami hanya melakukan hal yang biasa: membersihkan plang nama ...