Senin, 02 Maret 2020

SEKARANG ANDA KELAS BERAPA

*_Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*

*SEKARANG ANDA KELAS BERAPA ?*

Setiap kita ingin 'naik kelas'.

Yang sekarang mahasiswa, pengen jadi sarjana.

Yang sekarang nganggur, pengen jadi karyawan.

Yang sekarang staf, pengen jadi supervisor atau manajer.

Yang sekarang entrepreneur, pengen jadi miliarder.

Yang sekarang jomblo, pengen? Pengen nangis, hehehe.

Nah, begitu kita naik level, sebenarnya kadar masalah pun bertambah. Betul apa betul?
Masalah yang dihadapi seorang manajer tentulah lebih rumit daripada masalah yang dihadapi seorang staf.

Masalah yang dihadapi seorang gubernur tentulah lebih rumit daripada masalah yang dihadapi seorang walikota.
Mana mungkin berkurang?
Dengan kata lain, bertambahnya kadar masalah itu sesuatu yang wajar.

Sebagai hamba Alloh Ta'ala mesti paham soal kadar masalah seperti ini.

*Jangan berharap segala sesuatu jadi lebih mudah. Lebih baik berharap dan mempersiapkan diri untuk lebih tangguh.*

_Bila hari ini masih menjadi bagian hidup kami..._
*Berikanlah kemudahan dan kelancaran untuk menjalaninya...*

_Bila kelopak mata kami masih dapat terbuka..._
*Bimbinglah penglihatan kami untuk senantiasa melihat kebaikan dan kebenaran...*

_Bila mulut kami masih diizinkan berucap..._
*Tuntunlah agar senantiasa mengatakan kejujuran...*

_Bila kaki kami masih diberi kemampuan untuk melangkah..._
*Hantarkanlah ke tempat tempat yang menjadi ibadah kami...*

_Bila tangan kami masih dapat digerakkan..._
*Gerakkanlah untuk memberikan kebaikan bagi orang lain...*

_Bila Matahari masih diperkenankan menyentuh raga ini..._
*Sempurnakanlah cahaya-nya di pagi hari untuk menyehatkan tubuh kami...*

_Bila udara masih menjadi bagian dari nafas kami..._
*Lapangkanlah rongga dada ini untuk menghirupnya...*

_Bila dari rezeki yang diturunkan di muka bumi ini masih ada bagian haq kami..._
*Datangkanlah dalam jumlah yang banyak bagi kami, yang _halalan thoyiban_ dari segala arah...*
*Agar kami dapat memberi manfaat bagi orang lain yang membutuhkan...*

_Bila keluarga dan saudara-2ku disini masih diperkenankan mewarnai kehidupan kami..._
*Jadikanlah mereka sebagai warna-warni yang penuh keindahan, penuh kasih sayang, rukun dan damai selalu...*

*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info

https://t.me/semangatsubuh

*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA

*_Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*

Seorang pemuda kehilangan sepatunya di laut,
lalu dia menulis di pinggir pantai ...
LAUT INI MALING ...

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI BAIK HATI ...

Seorang pemuda tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai,
LAUT INI PEMBUNUH ...

Tak lama datanglah Seorang lelaki yg menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai..
LAUT INI PENUH BERKAH ...

Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu !!!!!!

Maka .......

JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.
.
Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik.
Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.

Ali bin abi thalib berkata:
"Jangan menjelaskan tentang diri mu kepada
siapa pun,
Karena yang menyukai mu tidak butuh itu,
Dan yang membenci mu tidak percaya itu.
.
Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi
Siapa yang mau berbuat baik.
Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan ...
Namun Hapuslah kesalahan...
demi lanjutnya Persaudaraan..
.
Jika datang kepadamu gangguan...
Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik.
.
Kurangi mengeluh teruslah berdoa dan berikhtiar.
Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti mu.” 

*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

Satu JAM UNTUK KEHIDUPAN

*_Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*

"1 Jam Untuk Kehidupan"

Suatu hari seorang anak datang kepada ayahnya & bertanya : ”Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita ayah..?“

Ayahnya memandang sang anak & berkata : ”Tidak bisa nak… “ Putri kecil ini kemudian berkata lagi…

” Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun…?”

Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.

”Bagaimana kalau 1bulan, bisakah kita hidup tanpa melakukan kesalahan..?”

Ayahnya tertawa. ”Mungkin tidak bisa juga nak..”

”OK, ini yang terakhir kali, bisakah kita hidup tidak berdosa dalam 1jam saja ayah…?”

Akhirnya ayahnya mengangguk. “Kemungkinan besar bisa nak..”

Sang anak tersenyum lega…. ”Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam ayah, lebih mudah menjalaninya & aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar..“

Pernyataan ini mengandung Kebenaran Sejati.. Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dgn perhatikan cara kita menjalani hidup ini.

Dari latihan yang paling kecil & sederhana.. Akan menjadikan kita terbiasa.

Dan dari apa yang sudah terbiasa kita lakukan akan menjadi sifat. Dan sifat akan berubah menjadi karakter.

HIDUPLAH 1 JAM :

Tanpa kemarahan, Tanpa hati yang jahat, Tanpa pikiran negatif, Tanpa keserakahan, Tanpa pemborosan, Tanpa kesombongan, Tanpa kebohongan, Tanpa kepalsuan… Lalu ulangi lagi utk 1 jam berikutnya..

HIDUPLAH 1 JAM :

Dengan kasih sayang, Dengan damai, Dengan kesabaran, Dengan kelemah lembutan, Dengan kemurahan hati, Dengan kerendahan hati, Dengan ketulusan.. Dan Mulailah dari Jam ini..

1 jam yang sederhana, tapi sangat berarti bagi perjalanan hidup 10 tahun kedepan, bahkan mungkin sampai akhir hayat ,

Semoga Alloh paring manfaat dan barokah
Aamiin

https://t.me/semangatsubuh

*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

Sabtu, 29 Februari 2020

BERUBAHLAH KARENA INGIN BAIK BUKAN KARENA PERKATAAN ORANG




*_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*
" Dunia ini BERUBAH setiap hari dan TIDAK AKAN menunggu Anda. "

- Ketika mancis ( korek GAS ) ditemukan, korek api perlahan mulai menghilang.

- Ketika kalkulator diciptakan, sempoa mulai dilupakan.

- Ketika kamera digital dibuat, kamera film mulai hilang.

- Ketika penjualan langsung ( network marketing) & penjualan via internet ( online ) meningkat, pemasaran secara tradisional menurun.

- Ketika smartphone dengan teknologi 4G ( internet tanpa kabel ) diperkenalkan, kita bahkan tidak perlu lagi menghidupkan komputer di rumah.

- Ketika Whatsapp / BBM dikembangkan, SMS sudah tidak sepopuler jaman dahulu.

Jangan Anda menyalahkan " Siapa merebut bisnis siapa ". Ini terjadi karena manusia dapat diubah dan menyesuaikan diri terhadap ide2 baru serta perubahan di dunia ini.

Ada yg bertanya kepada Jack Ma, " Apa rahasia Anda untuk sukses ? "

Dia menjawab, " Sangat sederhana. Saya melakukan sesuatu ( ACTION ) ketika Anda hanya MELIHAT / MENGAMATI "

Ingatlah, dunia berubah setiap hari. Bila Anda tidak berubah, maka Anda akan TERTINGGAL.

https://t.me/semangatsubuh

*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

Minggu, 23 Februari 2020

3 MACAM TIDUR YG BAIK UNTUK DIKETAHUI

*BIASAKAN SETIAP HARI MELAKUKAN TIDUR QAILULAH*

Ternyata Tidur selain dimalam hari ada 3 jenis tidur yang perlu kita ketahui yaitu:

TIDUR HAILULAH,
TIDUR QAILULAH & TIDUR 'AILULAH

*1* . Tidur *HAILULAH* : Tidur yg menghalangi rizqy.

*2* .Tidur *QOILULAH* : Tidur yg di sunnahkan Rasulullah.

*3* .Tidur ' *AILULAH* : Tidur yg menyebabkan datangnya penyakit.

*💠 HAILULLAH* adalah :
tidur sehabis melaksanakan sholat Subuh, dinamakan demikian karena tidur tersebut dapat menghalangimu dari rizki yg ALLAH SUBHANALLAHU WATA'ALA tebar pada waktu pagi hari.

*💠 QAILULLAH* adalah :
tidur sebelum melakukan sholat Dhuhur sekitar 90 menit sebelum dikumandangkannya adzan Dhuhur, tidur jenis ini sangat bemanfaat dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Dijelaskan bahwa ketika musim panas rasulullah tidur sebelum Dhuhur. dan ketika musim dingin beliau Nabi Muhammad tidur setelah Dhuhur.

*💠 'AILULLAH* adalah :
tidur sehabis melakukan sholat Ashar, tidur jenis satu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah: sesak napas, murung + gelisah & mudah pelupa/pikun

* Sebarkanlah,,,*
Karena jarang diantara kita yg faham apa itu
*TIDUR QAILULAH, HAILULAH & 'AILULAH*
" *Subhanallah* "

Semoga kita dpt mengambil pengetahuan yg bernilai ibadah lewat tulisan ini & mengamalkan dlm kehidupan kita sehari - hari"

آمِÙŠْÙ†ُ ÙŠَا رَبَّ الْعَالَÙ…ِÙŠْÙ†

Semoga bermanfaat, insya Allah. Aamiin.

Minggu, 16 Februari 2020

MAKNA KEMATIAN


*_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*

Sahabat...

Andaikan rupa & jasad lebih penting dibandingkan ruh. .
Tentulah ruh tidak naik ke langit. .

Akhir dari jasad hanyalah akan dikubur di bawah tanah !!

Betapa banyak orang yg terkenal di bumi. .. mereka malah tidak dikenal di langit.

Dan betapa banyak orang yang tidak terkenal di bumi ... justru sangat terkenal di langit

Ukurannya adalah yg paling bertakwa bukan yg paling kuat / berkuasa

"Sesungguhnya yg paling mulia di sisi Allah adalah yg paling bertakwa diantara kalian"

Mari kita tengok nilai kita di sisi Allah, dan sejenak kita tinggalkan penilaian manusia...

#####$$$$#####

3 NASEHAT
Ali Bin Abi Thalib berkata:
1. Dari sekian banyak nikmat dunia, cukuplah Islam sebagai nikmat bagimu

2. Dari sekian banyak kesibukan, cukuplah ketaatan sebagai kesibukan bagimu

3. Dari sekian banyak pelajaran, cukuplah kematian sebagai pelajaran bagimu.

- Islam adalah nikmat terbesar, pangkal keselamatan, hal yang paling diinginkan oleh orang-orang kafir kelak di akhirat.

Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim. (15:2)

- Ketaatan adalah bekal kehidupan, sumber kebahagiaan.

Siapa yang di dunia sibuk dengan ketaatan, maka di akhirat dia akan sibuk dengan kebahagiaan

Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu sibuk dengan bersenang-senang. (36:55)

- Kematian adalah akhir dari masa beramal dan awal dari masa memetik hasil amal. Kematian adalah hal yang pasti datang, siap tidak siap, mau tidak mau.

Orang yang cerdas adalah orang yang dapat menundukkan hawa nafsu dan beramal untuk bekal sesudah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan panjang angan-angan. (HR Tirmidzi)

Dinukil dari Nashaihul 'Ibad, Imam Nawai Al-Bantani.

Sumber: kisah inspirasi motivasi

https://t.me/semangatsubuh

*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

Jumat, 14 Februari 2020

KEJARLAH ISINYA, JAGA BUNGKUSNYA

*_Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*

Apa itu "BUNGKUS"-nya dan apa itu "ISI"-nya?.

"Rumah yang indah" hanya bungkusnya..
"Keluarga bahagia" itu isinya…
"Pesta pernikahan" hanya bungkusnya..
"Sakinah, mawaddah, warahmah" itu isinya…

"Ranjang mewah" hanya bungkusnya..
"Tidur nyenyak" itu isinya…

"Kekayaan" itu hanya bungkusnya..
"Hati yang bahagia" itu isinya…

"Makan enak" hanya bungkusnya..
"Gizi, energi, dan sehat" itu isinya…
"Kecantikan dan Ketampanan" hanya bungkusnya..
"Kepribadian dan hati" itu isinya…
"Bicara" itu hanya bungkusnya..
"Amal nyata" itu isinya…
"Buku" hanya bungkusnya..
"Pengetahuan" itu isinya…

"Jabatan" hanya bungkusnya..
"Pengabdian dan pelayanan" itu isinya..
"Kharisma" hanya bungkusnya..
"Akhlaqul karimah" itu isinya…
"Hidup di dunia" itu bungkusnya..
"Hidup sesudah mati" itu isinya…

Utamakanlah ISI-nya..
Namun rawatlah BUNGKUS-nya…
Jangan memandang rendah & hina setiap BUNGKUS yang kita terima, karena berkah tak selalu datang dari BUNGKUS kain sutera melainkan juga datang dari BUNGKUS koran bekas..
Janganlah setengah mati mengejar apa yang tak bisa kita bawa mati..

#goresan hati

https://t.me/semangatsubuh

*_Selamat menunaikan ibadah shalat Subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

8 LELAH YANG DISUKAI ALLAH S.W.T.


Assalamu'alaikum wr wb.

*INGAT ! ! DULUR DULUR*

_*Biarlah Kelelahan Itu Mengejarmu*_


*Ada 8 kelelahan yang disukai Allah SWT dan RasulNya :*

1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya (QS. 9:111)

2. Lelah dalam berda'wah/mengajak kepada kebaikan (QS.41:33)

3. Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh (QS.29:69)

4. Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Illahi (QS. 31:14)

5. Lelah dalam mencari nafkah halal (QS. 62:10)

6. Lelah mengurus keluarga (QS. 66:6)

7. Lelah dalam belajar/menuntut ilmu (QS. 3:79)

8. Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit (QS.2:155)

Semoga kelelahan dan kepayahan yang kita rasakan menjadi bagian yang disukai Allah dan RasulNya. Aamiin yaa Rabbal-'aalamiin

Lelah itu nikmat. Bagaimana mungkin? Logikanya bagaimana? Jika anda seorang ayah, yang seharian bekerja keras mencari nafkah sehingga pulang ke rumah dalam kelelahan yang sangat. Itu adalah nikmat Allah swt yang luar biasa, karena banyak orang yang saat ini menganggur dan bingung mencari kerja.

Jika anda seorang istri yang selalu kelelahan dengan tugas rumah tangga dan tugas melayani suami yang tidak pernah habis. Sungguh itu nikmat luar biasa, karena betapa banyak wanita sedang menanti-nanti untuk menjadi seorang istri, namun jodoh tak kunjung hadir.

Jika kita orang tua yang sangat lelah tiap hari, karena merawat dan mendidik anak-anak, sungguh itu nikmat yang luar biasa. Karena betapa banyak pasangan yang sedang menanti hadirnya buah hati, sementara Allah swt belum berkenan memberi amanah.

Lelah dalam Mencari Nafkah

Suatu ketika Nabi saw dan para sahabat melihat ada seorang laki-laki yang sangat rajin dan ulet dalam bekerja, seorang sahabat berkomentar: “Wahai Rasulullah, andai saja keuletannya itu dipergunakannya di jalan Allah.”

Rasulullah saw menjawab: “Apabila dia keluar mencari rezeki karena anaknya yang masih kecil, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena kedua orang tuanya yang sudah renta, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena dirinya sendiri supaya terjaga harga dirinya, maka dia di jalan Al
lah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena riya’ dan kesombongan, maka dia di jalan setan.” (Al-Mundziri, At-Targhîb wa At-Tarhîb).

Sungguh penghargaan yang luar biasa kepada siapa pun yang lelah bekerja mencari nafkah. Islam memandang bahwa usaha mencukupi kebutuhan hidup di dunia juga memiliki dimensi akhirat.

Bahkan secara khusus Rasulullah saw memberikan kabar gembira kepada siapa pun yang kelelahan dalam mencari rejeki. “Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan mencari rejeki pada siang harinya, maka pada malam itu ia diampuni dosanya oleh Allah swt.”

Subhanallah, tidak ada yang sia-sia bagi seorang muslim, kecuali di dalamnya selalu ada keutamaan.

Kelelahan dalam bekerja bisa mengantarkan meraih kebahagiaan dunia berupa harta, di sisi lain dia mendapatkan keutamaan akhirat dengan terhapusnya dosa-dosa. Syaratnya bekerja dan lelah. Bukankah ini bukti tak terbantahkan, bahwa kelelahan ternyata nikmat yang luar biasa?

Kelelahan Mendidik Anak

Di hari kiamat kelak, ada sepasang orangtua yang diberi dua pakaian (teramat indah) yang belum pernah dikenakan oleh penduduk bumi.

Keduanya bingung dan bertanya: ”Dengan amalan apa kami bisa memperoleh pakaian seperti ini?” Dikatakan kepada mereka: “Dengan (kesabaran)mu dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anakmu.”

Merawat dan mendidik anak untuk menjadi generasi shaleh/shalehah bukan urusan yang mudah. Betapa berat dan sangat melelahkan. Harta saja tidak cukup.

Betapa banyak orang-orang kaya yang anaknya “gagal” karena mereka sibuk mencari harta, namun abai terhadap pendidikan anak. Mereka mengira dengan uang segalanya bisa diwujudkan. Namun, uang dibuat tidak berdaya saat anak-anak telah menjadi pendurhaka.

Berbahagialah manusia yang selama ini merasakan kelelahan dan berhati-hatilah yang tidak mau berlelah-lelah. Segala sesuatu ada hitungannya di sisi Allah swt. Kebaikan yang besar mendapat keutamaan, kebaikan kecil tidak akan pernah terlupakan.

Rasulullah saw bersabda: “Pahalamu sesuai dengan kadar lelahmu.”

Berbahagialah selagi bisa lelah ...

Selasa, 04 Februari 2020

Contoh betapa merugikannya jika ada orang munafik.

Simak baik baik...kenapa org yg ingkar janji termasuk org " Munafik"

Janji

"Pisang neng, mateng dipohon!"

Kakek, penjual pisang yang sering mangkal di pasar Cileungsi, menghampiri begitu aku turun dari mobil.

"Saya belanja dulu ya Kek, nanti balik baru beli."

"Iya Neng, Kake tungguin yaa!"

Aku mengunci mobil dengan remote, lalu berjalan dengan sedikit jinjit, karena semalam hujan, jadi pasar agak becek.

Belanja di fress market sih jauh lebih nyaman, tapi harganya selangit boo, beda jauh dengan di pasar tradisional ini, meskipun yaa harus relah berbecek ria.

Setelah belanja, aku pulang. Dalam perjalanan menuju Kota Wisata, macetnya minta ampun.

Saat di depan pom bensin, aku lihat banyak pisang yang tergantung, tiba-tiba aku ingat janjiku pada si kakek penjual pisang.

Astaghfirullah, mau putar balik, tapi macet.

Pikiranku bercabang, jika tidak balik, bagaimana kalau si kakek terus menunggu.

Tapi, kalau nunggu lama, kan si kakek pasti bosan, dan pulang. Gak mungkin dia tunggu sampai pasar bubar, batinku.

Macet belum juga usai, rasa lapar juga menyerang. Bayangan kakek tua, dengan kopiah miring, dengan kemeja putih yang usang terus menari dipikiranku.

"Mbaak, jangan melamun dong, jalaaan, nambahin macet ajaaa!"

Aku terkejut, kuinjak gas, mengikuti antrian panjang kendaraan. Hatiku belum juga tenang.

Aku masuk area perumahan Kota Wisata, lewat ruko Canadian. Begitu melewati jembatan, seseorang melintas, hampir saja kutabrak.

Sampai di rumah, mbak Eni menurunkan belanja. Bani ponakanku yang memanggilku ibu, keluar, dia meneriksa belanjaan.

"Ibu, gak beli pisang!"

Aku diam, terbayang wajah kakek tua, mungkin dia masih menungguku.

"Kakak mau pisang?"

Dia mengangguk, matanya penu harap. Ya Allah, jika Bani saja menyiratkan harapan, yang tiap hari bisa makan buah, bagaimana dengan si kakek, yang jualan demi memenuhi kebutuhannya sendiri, meski sudah renta.

Aku meneguk segelas air, lalu kekamar mengambil jaket dan masker.

Kupacu motor, tidak ada lagi macet. Terik matahari mampu menembus tebalnya jaketku. Tapi tidak kuhiraukan. Dipikiranku hanya ada kakek dengan kayu dipundaknya.

Tiba di pasar, hatiku pilu, bagaimana kalau aku tidak kembali, si kakek masih duduk menunggui beberapa sisir pisang uli dan raja.

"Kek, pisangnya masukin ke kantong ini ya!"

Aku berjongkok, kurentangkan kantong plastik putih, tanganku meraih lima sisir pisang.

"Jangan Neng, jangan semua, tadi kakek sudah janji sama Neng yang pake mobil item, nanti dia kecewa! Tadi juga banyak yang mau beli, tapi kakek sudah janji."

Air mataku menetes dibalik kaca mata hitam. Kulepas masker, helm dan kaca mata.

"Kek, maafkan saya, sudah membuat kakek menunggu, kakek belum makan yaa karena nungguin saya!"

Dia melihatku dengan seksama, dari kaki hingga kepala.

"Kok Neng berubah?"

"Iya, tadi pulang dulu, kek!"

Tidak kukatakan kalau aku lupa. Setelah membayar harga pisang, kuselipkan satu lembaran merah ke saku bajunya.

"Jangan Neng, kan pisang kakek sudah diborong!"

Tangannya, menahan tanganku. Tapi tetap kutinggalkan disakunya.

'Inilah, kenapa salah satu ciri-ciri orang munafik menurut Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam, adalah jika berjanji tidak ditepati. Karena bisa jadi, orang yang kita janji, betul-betul berharap'

Real story, tahun 2016

#Copas

*MERENCANAKAN HUSNUL KHOTIMAH, MERAIH BAHAGIA SAAT MENUTUP USIA*

*RENUNGAN PAGI *

   *MERENCANAKAN HUSNUL KHOTIMAH, MERAIH BAHAGIA SAAT MENUTUP USIA*


Bagaimana kita merencanakan husnul khotimah?
Ini langkah-langkahnya:

*1. Membiasakan melakukan ketaatan.*

Agar wafat dalam ketaatan kepada Allah, meninggal saat sujud dalam sholat, meninggal saat umroh atau haji, menuntut ilmu, zikir dan ketaatan-ketaatan lainya.

*2. Membayangkan beratnya kematian atau beratnya sakaratul maut.*

Sakaratul maut di rasakan seperti kambing yang dikuliti hidup-hidup. (hadits shahih Muslim)

Ibnu Abas menyebutkan Rosulullah bersabda:
_"Sesungguhnya malaikat maut datang kepada kalian 70 kali setiap hari, tapi kalian tenggelam dalam gelak tawa._

Jika sehari 70 kali malaikat maut menjeguk kita itu artinya setiap 21 menit sekali malaikat maut mendatangi kita.
Sudahkah anda meyadarinya?

*3. Membayangkan mati sebelum mati.*

Cara ini banyak di lakukan para ulama salaf.

*4. Memohon kepada Allah dengan doa-doa agar meninggal dunia dalam keadaan istikhomah sampai akhir hayat.*

*5. Bergaul dengan orang orang sholeh, karena seseorang itu dengan siapa dia berkawan.*

*6. Meminta taufiq kepada Allah.*

*7. Menjauhi kebiasaan buruk.*

*8. Melazimi zikir pagi dan petang, jangan tinggalkan juga sayyidul istighfar.*

*9. Membiasakan berwudhu sebelum tidur.*

Agar saat nyawa kita di ambil kita dalam keadaan suci setelah berwudhu.

*10. Buang jauh-jauh sifat mudah marah.*

Pesan Nabi:
*_"La taghdob walakal jannah"_*
*Jangan marah dan untukmu adalah syurga!*

Mudah-marah juga menunjukkan rendahnya kualitas kita.
Penelitian terkini, mudah marah membuat pembuluh darah mudah pecah dan membawa pada kematian.

*Semoga kita semua di wafatkan Allah dalam keadaan husnul khotimah.*

*Aamiin Yaa Robbal Alaamiin*

JANGAN MEN "JERUK NIPIS" KAN KEADAAN


*_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh_*

*_Semangat Subuh_*

*JANGAN MEN "JERUK NIPIS" KAN KEADAAN*

Mari sedikit kita bermain imajinasi dengan teori Jeruk Nipis

Bayangkan ada sebuah Jeruk Nipis berwarna hijau agak ke kuning2an.

Lalu Jeruk tersebut anda potong jadi dua.
Kemudian pegang salah satunya dan peraslah...
Sampai air tetesan nya mengucurr...

Apa yang anda rasakan..? 
Asam bukan..?
Setiap tetesannya membuat anda menelan ludah.
Kalau imajinasi anda kuat sekarang anda sedang
Menelan air liur, saking asamnya betul..?

Padahal jeruknya tidak ada...
Tapi rasa asamnya terasa hingga anda harus menelan ludah.

Jika anda merasakan kejadian serupa itulah yang disebut
*TEORI JERUK NIPIS*

Bahwa tubuh manusia dirancang untuk merespon apa yang dibayangkan.
Apa yang dipikirkan itulah yang jadi kenyataan.

Sehingga jika kita sedang menghadapi masalah
Lalu kita berpikir yang aneh-aneh
Maka yang terjadi biasanya tubuh akan drop...
Kemungkinan jatuh sakit bahkan depresi...

Padahal semua kekhawatiran itu belum tentu terjadi.
Kita sebenarnya sedang “meneteskan Jeruk nipis” di kehidupan kita.
Semakin banyak tetesannya semakin berat masalahnya.

Kuncinya ada dalam pikiran.
Jika air liur saja bisa dipancing hanya dengan memikirkan sebuah jeruk.
Maka sebetulnya masalahpun bisa diatasi dengan permainan pikiran.

Maaf….
Coba anda perhatikan orang yang kelainan jiwa...
Secara fisik mereka sehat.
Namun mereka hidup di dunia yang berbeda.

Mereka menciptakan dunianya sendiri.
Jeruk Nipis yang mereka teteskan terlalu banyak.
Sehingga muncul lawan bicara yang begitu nyata.
Yang bisa diajak bicara.

Sekarang ubah Mindset anda, jika didera masalah bertubi-tubi anggap itu “proses pondasi”
Bahwa Alloh Ta'ala hendak membangun Hotel berlantai 100.

Bayangkan sebuah proyek Hotel dengan tinggi 100 lantai.
Pondasinya pasti dalam sekali dan kuat sekali.
Dan pengerjaannya pun pasti lama.

Jika pondasinya selesai dia akan mampu menopang beban
Hingga 100 lantai sekalipun ...

Alloh Ta'ala tidak iseng memberi kita masalah.
Dia ingin kita kuat bukan ingin kita sekarat.

Maka berhati-hatilah dengan pikiran anda...
Berbaik sangkalah maka kehidupan pun atas ijin Alloh Ta'ala akan membaik.

Berfikir baik dan berbuat baik terhadap orang lain menjadikan kita awet muda.
Usia hanya angka, jiwa tetap semangat muda.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta'ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta'ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Sumber: www.sejenakpagi.info

https://t.me/semangatsubuh

*_Selamat menunaikan ibadah shalat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin_*

“Kami Cuma Bersihkan Rumput… Tapi yang Datang Malah Pengawas 😳”

Dua hari sebelum hari H, tak ada yang terasa istimewa. Kami hanya melakukan hal yang biasa: membersihkan plang nama ...